Penyuluhan Pembelajaran Matematika: Optimalisasi Kompetensi Siswa Dalam Mengelola Asesmen Kompetensi Minimum (AKM Bagi Siswa)

Pengabdian

Authors

  • Friska Ledina Situngkir Universitas Katolik Santo Thomas
  • Jose Andre Universitas Katolik Santo Thomas
  • Martina Zebua Universitas Katolik Santo Thomas
  • Charmelita Saragi Universitas Katolik Santo Thomas

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6091

Keywords:

pengabdian kepada masyarakat, numerasi, pembelajaran matematika, AKM, literasi numerasi.

Abstract

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan bagian dari kebijakan Asesmen Nasional yang bertujuan untuk mengukur kemampuan literasi membaca dan numerasi siswa. Namun, pada kenyataannya kemampuan numerasi siswa masih tergolong rendah karena pembelajaran matematika di sekolah masih cenderung berorientasi pada prosedur dan perhitungan rutin. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap soal numerasi berbasis konteks melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi numerasi siswa melalui penyuluhan pembelajaran matematika berbasis AKM di SMP Budi Murni 3 Medan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan konsep AKM, pelatihan penyelesaian soal numerasi, diskusi kelompok, serta praktik penyelesaian soal berbasis konteks. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pemberian pretest dan posttest kepada 30 siswa kelas VIII. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan numerasi siswa yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 56,4 pada pretest menjadi 78,2 pada posttest. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan dalam memahami informasi pada soal, menentukan strategi penyelesaian, serta menarik kesimpulan dari permasalahan matematika yang diberikan. Dengan demikian, kegiatan penyuluhan pembelajaran matematika berbasis AKM dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa serta mempersiapkan mereka dalam menghadapi Asesmen Nasional.

References

Boaler, J. (2019). Developing mathematical mindsets to improve learning outcomes. Educational Studies in Mathematics, 101(1), 1–20. https://doi.org/10.1007/s10649-018-9859-7

Gravemeijer, K. (2018). Realistic mathematics education and problem solving. ZDM Mathematics Education, 50(1), 45–56. https://doi.org/10.1007/s11858-017-0901-1

Kemendikbud. (2020). Asesmen Nasional sebagai evaluasi sistem pendidikan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemendikbudristek. (2021). Panduan pembelajaran dan asesmen. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

OECD. (2019). PISA 2018 Results: What students know and can do. Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/5f07c754-en

Stacey, K. (2020). Mathematical literacy and numeracy in education. International Journal of Science and Mathematics Education, 18(3), 481–497.

Turner, R. (2019). Measuring numeracy in large-scale assessments. Educational Measurement: Issues and Practice, 38(3), 7–15.

Wijaya, A. (2018). Context-based mathematics tasks in Indonesian classrooms. Journal on Mathematics Education, 9(2), 123–134. https://doi.org/10.22342/jme.9.2.5238.123-134

Downloads

Published

01-05-2026

How to Cite

Friska Ledina Situngkir, Jose Andre, Martina Zebua, & Charmelita Saragi. (2026). Penyuluhan Pembelajaran Matematika: Optimalisasi Kompetensi Siswa Dalam Mengelola Asesmen Kompetensi Minimum (AKM Bagi Siswa): Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 24609–24614. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6091