Penerapan Sistem Akuaponik sebagai Upaya Penguatan Ketahanan Pangan Masyarakat Terdampak Banjir di Desa Pante Lhong

Pengabdian

Authors

  • Dani Pratama Putra Universitas Almuslim
  • Yusrizal Akmal Universitas Almuslim
  • Irfannur Universitas Almuslim
  • M. Radhi Universitas Almuslim
  • Akmal Izwar Universitas Almuslim
  • Rossy Azhar Universitas Almuslim

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6177

Keywords:

Akuaponik, Ketahanan Pangan, Pemberdayaan Masyarakat, Banjir Bandang

Abstract

Bencana banjir dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap sektor pertanian serta ketahanan pangan masyarakat, terutama pada wilayah pedesaan yang bergantung pada lahan pertanian sebagai sumber produksi pangan. Salah satu dampak yang terjadi di Desa Pante Lhong, Kabupaten Bireuen adalah rusaknya lahan pertanian akibat endapan sedimen berupa pasir dan lumpur sehingga sulit dimanfaatkan kembali untuk kegiatan budidaya tanaman secara konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan sistem akuaponik sebagai alternatif teknologi budidaya terpadu dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat terdampak banjir. Metode kegiatan meliputi identifikasi permasalahan masyarakat, sosialisasi teknologi akuaponik, instalasi sistem akuaponik, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Sistem akuaponik yang diterapkan mengintegrasikan budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) dengan tanaman sayuran seperti kangkung, sawi, dan pakcoy dalam satu sistem resirkulasi air. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ikan nila yang dipelihara selama 30 hari mengalami pertumbuhan yang baik dengan ukuran akhir rata-rata 18,5 cm dan berat sekitar 275 g dengan tingkat kelangsungan hidup sebesar 80%. Tanaman sayuran juga menunjukkan pertumbuhan yang optimal dengan waktu panen relatif singkat yaitu kangkung dua minggu, sawi tiga minggu, dan pakcoy empat minggu. Parameter kualitas air selama pemeliharaan berada dalam kisaran yang sesuai untuk pertumbuhan ikan dan tanaman. Penerapan akuaponik membantu warga mencukupi pangan sendiri sambil belajar cara bertani modern yang efisien.

References

Goddek, S., Joyce, A., Kotzen, B., & Burnell, G. (2019). Aquaponics food production systems: Combined aquaculture and hydroponic production technologies for the future. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-030-15943-6

Khan, M. A., Rahman, M. M., & Uddin, M. N. (2019). Impacts of flood on agricultural production and food security. Environmental Systems Research, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s40068-019-0139-0

Love, D. C., Fry, J. P., Li, X., Hill, E., Genello, L., Semmens, K., & Thompson, R. E. (2019). Commercial aquaponics production and profitability: Findings from an international survey. Aquaculture, 435, 67–74. https://doi.org/10.1016/j.aquaculture.2014.09.023

Maucieri, C., Nicoletto, C., Junge, R., Schmautz, Z., Sambo, P., & Borin, M. (2020). Hydroponic systems and water management in aquaponics: A review. Water, 12(3), 1–14. https://doi.org/10.3390/w12030710

Shrestha, S., & Shrestha, M. (2020). Flood impacts on soil properties and agricultural productivity. Journal of Environmental Management, 261, 110218. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2020.110218

Downloads

Published

13-05-2026

How to Cite

Dani Pratama Putra, Yusrizal Akmal, Irfannur, M. Radhi, Akmal Izwar, & Rossy Azhar. (2026). Penerapan Sistem Akuaponik sebagai Upaya Penguatan Ketahanan Pangan Masyarakat Terdampak Banjir di Desa Pante Lhong: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 25317–25324. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6177