Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka pada Guru PAI di Kabupaten Tebo
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v1i4.6197Keywords:
Kurikulum Independen, Guru Pendidikan Agama Islam, Pelatihan Prestasi Belajar, Kabupaten Tebo Kurikulum Independen, Guru Pendidikan Agama slam, Pelatihan; Prestasi BelajarAbstract
Implementasi Kurikulum Merdeka yang ditetapkan melalui Kepmendikbudristek Nomor 56/M/2022 menuntut transformasi pedagogis signifikan bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Banyak guru PAI di kawasan non-industri seperti Kabupaten Tebo belum mendapatkan pelatihan yang memadai untuk mengimplementasikan kurikulum ini secara efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan pelatihan terstruktur bagi guru PAI di Kabupaten Tebo tentang implementasi Kurikulum Merdeka melalui workshop di salah satu SDN di Kecamatan Rimbo Bujang. Kegiatan dihadiri 32 guru PAI SD/MI dengan narasumber Musa, S.Ag., M.Pd.I. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, workshop berbasis modul, diskusi kelompok, dan praktik perancangan Modul Ajar. Evaluasi pre-post menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 55,8 menjadi 79,6, dengan N-gain 0,54 (sedang). Peningkatan tertinggi terjadi pada artikulasi CP menjadi ATP dan TP (N-gain 0,61). Kepuasan peserta mencapai rerata 4,3/5,0. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis sekolah oleh praktisi yang kompeten efektif menjembatani kesenjangan implementasi Kurikulum Merdeka bagi guru PAI di Kabupaten Tebo
References
Djamarah, S. B., & Zain, A. (2010). Strategi belajar mengajar (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Hamalik, O. (2013). Perencanaan pengajaran berdasarkan pendekatan sistem. Bumi Aksara.
Hidayat, T., & Anwar, M. (2022). Pendampingan guru dalam implementasi kurikulum merdeka melalui workshop pembelajaran inovatif. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(1), 45–53.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 56/M/2022 tentang pedoman penerapan kurikulum dalam rangka pemulihan pembelajaran.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen: Pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
Knowles, M. S. (1980). The modern practice of adult education: From pedagogy to andragogy (2nd ed.). Cambridge Books.
Kompri. (2017). Standarisasi kompetensi kepala sekolah: Pendekatan teori untuk praktik profesional. Kencana.
Kompri. (2018). Motivasi pembelajaran: Perspektif guru dan siswa. PT Remaja Rosdakarya.
Muhaimin. (2012). Paradigma pendidikan Islam: Upaya mengefektifkan pendidikan agama Islam di sekolah. PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2020). Manajemen dan kepemimpinan kepala sekolah (Edisi ke-5). Bumi Aksara.
Nasution, S. (2017). Berbagai pendekatan dalam proses belajar dan mengajar (Edisi ke-5). Bumi Aksara.
Ramayulis. (2015). Ilmu pendidikan Islam (Edisi revisi). Kalam Mulia.
Sanjaya, W. (2010). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.
Sanjaya, W. (2012). Perencanaan dan desain sistem pembelajaran. Kencana.
Sari, D., & Kurniawan, A. (2023). Pelatihan kurikulum merdeka berbasis proyek untuk meningkatkan kompetensi guru. Jurnal Abdimas Pendidikan, 4(1), 55–63.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sulastri, E., & Rahmawati, R. (2023). Pelatihan implementasi kurikulum merdeka bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Jurnal Abdimas, 7(2), 120–128.
Usman, M. U. (2011). Menjadi guru profesional (Edisi ke-2). PT Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Musa Musa, Melva Maidora, Putri Salma Wahyuni, Ridwan Mukti, Taufik Gunawan, Ulil Abshor

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












