Perkembangan Konsumsi Rumah Tangga di Indonesia Periode 2019–2024
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6258Keywords:
konsumsi rumah tangga, inflasi, pendapatan per kapita, pertumbuhan ekonomi, IndonesiaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan konsumsi rumah tangga di Indonesia serta faktor-faktor yang memengaruhinya selama periode 2020–2025. Konsumsi rumah tangga merupakan komponen utama dalam perekonomian yang berkontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sehingga perubahannya dapat mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi dokumentasi (data sekunder) yang diperoleh dari berbagai sumber resmi seperti Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia. Data yang dianalisis meliputi konsumsi rumah tangga, inflasi, pendapatan per kapita, dan upah minimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga mengalami penurunan pada masa pandemi COVID-19, kemudian mengalami pemulihan dan stabil pada periode setelahnya. Kontribusi konsumsi terhadap PDB tetap dominan di atas 50%. Selain itu, terjadi perubahan pola konsumsi dari makanan ke non-makanan yang mengindikasikan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Faktor utama yang memengaruhi konsumsi adalah pendapatan, inflasi, dan kebijakan upah. Pendapatan memiliki hubungan positif dengan konsumsi, sedangkan inflasi cenderung berdampak negatif terhadap daya beli masyarakat, meskipun pengaruhnya tidak selalu bersifat mutlak. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga tetap menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Oleh karena itu, stabilitas inflasi dan peningkatan pendapatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
References
Badan Pusat Statistik. (2024). Perkembangan kemiskinan di Indonesia September 2024. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik. (2024). Produk domestik bruto Indonesia dan pendapatan per kapita. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik. (2025). Persentase penduduk miskin Maret 2025 turun menjadi 8,47 persen. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik. (2025). Inflasi year-on-year (y-on-y) pada Desember 2024 sebesar 1,57 persen. Diakses dari https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2025/01/02/2397/pasa-desember-2024-inflasi-year-on-year%E2%80%94y-o-y%E2%80%94adalah-sebesar-1-57-persen-.html
Badan Pusat Statistik. (2025). Seri 2010: Distribusi PDB triwulanan atas dasar harga berlaku menurut pengeluaran. Diakses dari https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTEwIzI%3D/-seri-2010-3-distribusi-pdb-triwulanan-atas-dasar-harga-berlaku-menurut-pengeluaran.html
Badan Pusat Statistik. (2025). Persentase pengeluaran rata-rata per kapita sebulan menurut kelompok barang di Indonesia, 1999–2025. Diakses dari https://www.bps.go.id/id/statistics-table/1/OTM3IzE=/persentase-pengeluaran-rata-rata-per-kapita-sebulan-menurut-kelompok-barang--indonesia--1999--2002-2025.html
Badan Pusat Statistik. (2026). Inflasi year-on-year (y-on-y) pada Desember 2025 sebesar 2,92 persen. Diakses dari https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/01/05/2527/inflasi-year-on-year--y-on-y--pada-desember-2025-sebesar-2-92-persen.html
Bank Indonesia. (2021). Analisis inflasi TPIP Desember 2021. Diakses dari https://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan/Documents/Analisis-Inflasi-TPIP-Desember-2021.pdf
Bank Indonesia. (2025). Laporan perekonomian Indonesia 2024–2025. Jakarta: Bank Indonesia.
Bank Indonesia. (n.d.). Laporan perekonomian Indonesia. Jakarta: Bank Indonesia.
Friana, H. (2024). Pendapatan per kapita Indonesia 2023 naik jadi Rp75 juta. Fortune Indonesia.
VOI. (2025). BPS laporkan PDB per kapita 2024 naik jadi Rp78,62 juta.
Wikipedia contributors. (2026). Economy of Indonesia. Diakses 7 April 2026, dari https://en.wikipedia.org/wiki/Economy_of_Indonesia
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fadila Khairunnisa, Haza Ulandari, Endah Sekar Rini, Nuraini Bilqis, Yasmin Imtyaz

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












