Pengolahan Kedelai Menjadi Produk Bernilai Ekonomis sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Kabupaten Puhuwato
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6343Keywords:
Kedelai, Stunting Pe, pemberdayaan ekonomi masyarakatAbstract
Stunting tetap menjadi isu gizi yang penting dan harus diperhatikan karena bisa mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak, serta mempengaruhi kualitas tenaga kerja di masa depan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara mencegah stunting dengan memanfaatkan kedelai sebagai sumber protein nabati. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong pengembangan ekonomi kreatif masyarakat melalui proses pengolahan produk yang menggunakan bahan dasar kedelai di Kabupaten Pohuwato. Kegiatan dilaksanakan dengan cara melibatkan partisipan masyarakat, melalui sosialisasi, pembelajaran gizi, pelatihan cara mengolah kedelai menjadi berbagai produk bernilai ekonomis seperi susu kedelai, nugget, dan makanan sehat lainnya, serta bantuan dalam memasarkan produk tersebut kepada kelompok masyarakat dan ibu-ibu rumah tangga. Kegiatan ini melibatkan warga desa, kader posyandu, dan pengusaha kecil sebagai target utama dalam program tersebut. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya asupan gizi protein dalam mencegah stunting pada anak, meningkatnya keterampilan masyarakat dalam pengolahan kedelai menjadi produk yang memiliki nilai jual, serta tumbuhnya minat masyarakat untuk mengembangkan usaha berbasis pangan lokal. Selain membantu mencegah stunting, program ini juga membawa manfaat baik untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat dengan pengembangan produk olahan kedelai yang kreatif dan ramah lingkungan.
References
Ariyani, S., Darma, O., Mufarida, N. A., Gunasti, A., Abidin, A., Firmansyah, M. A., & Al Farisi, A. W. (2024). Pelatihan kewirausahaan mandiri pengolahan soya nuggets dari limbah ampas kedelai (penggunaan teknologi tepat guna mesin ampas kedelai). Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi, 3(1), 14–21.
BUKU SAKU Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022—TP2S. (t.t.). Diambil 8 Mei 2026, dari https://stunting.go.id/buku-saku-hasil-survei-status-gizi-indonesia-ssgi-2022/?utm_source=chatgpt.com&btwaf=69204888
Cegah “Stunting”, Kemenkes Ganti Biskuit dengan Makanan Tambahan Lokal. (t.t.). Diambil 8 Mei 2026, dari https://nasional.kompas.com/read/2023/05/17/16371111/cegah-stunting-kemenkes-ganti-biskuit-dengan-makanan-tambahan-lokal?utm_source=chatgpt.com
Laila, K. N., Mashitoh, S., & Puspytasari, H. H. (2024). Pengolahan Kedelai menjadi Susu Kedelai Herbal Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Keluarga di Desa Kedungbetik. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 1389–1395.
Mufarida, N. A., Ariyani, S., Yanuar, S. F., Gunasti, A., & Abidin, A. (2023). Inovasi penerapan teknologi tepat guna pengolahan susu kedelai sebagai alternatif pengganti ASI pada ibu post partum. ABDIMASTEK, 2(2), 76–84.
PEBRIANI, E. (2021). PENDAMPINGAN PENGOLAHAN AMPAS KACANG KEDELAI MENJADI DONAT DI DESA SIDODADI KECAMATAN PONDOK KELAPA KABUPATEN BENGKULU TENGAH.
Puspita, L., & Komarudin, K. (2021). Peningkatan Ekonomi Masyarakat: Dampak Pemanfaatan Ampas Susu Kedelai Menjadi Nugget. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1).
Rida, R., Lubis, M. F., & Refiza, R. (2023). Pemanfaatan limbah/ampas susu kedelai untuk peningkatan value added. Jurnal Derma Pengabdian Dosen Perguruan Tinggi (Jurnal DEPUTI), 3(2), 231–234.
Rina Rismaya dkk, 2023. (t.t.). Diambil 8 Mei 2026, dari https://repository.ut.ac.id/10593/1/24-BU0004.pdf
Setiawan, H., & Choirunnisa, C. (2023). Intervensi Diversifikasi Pangan Lokal dalam Menurunkan Prevalensi Stunting di Kabupaten Batang: Analisis Kajian Politik Keamanan Non-tradisional. Salus Cult. J. Pembang. Mns. dan Kebud, 3(2), 78–90.
Susilawati, S. (2017). Penyuluhan dan pelatihan pembuatan kefir susu kambing dalam rangka meningkatkan gizi masyarakat di Desa Sumber Rejo Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan, 1(3), 140–144.
World Health Organization. (2023). Levels and trends in child malnutrition child malnutrition: UNICEF/WHO/World Bank Group Joint Child Malnutrition Estimates: Key findings of the 2023 edition. World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Lanto Miriatin Amali

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












