Pendampingan Pengembangan Komunikasi Efektif untuk Guru dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Kelas
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6344Keywords:
kelas internasional, komunikasi efektif, pendampingan guru, public speakingAbstract
Perkembangan pendidikan global menuntut pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga kemampuan komunikasi guru, khususnya di kelas bilingual. Dalam International Class Program (ICP), guru perlu memiliki keterampilan komunikasi efektif dan public speaking agar pembelajaran berbahasa Inggris berlangsung optimal. Salah satu sekolah yang menghadapi tantangan tersebut adalah SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik. Hasil observasi menunjukkan keterbatasan kemampuan komunikasi guru yang berdampak pada kurang optimalnya interaksi dan pemahaman siswa, sehingga diperlukan program penguatan kompetensi secara sistematis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan pelatihan dan mentoring melalui Focus Group Discussion (FGD), workshop, demonstrasi praktik, diskusi terbimbing, dan pendampingan berkelanjutan. Data diperoleh melalui observasi, FGD, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi komunikasi guru, baik verbal maupun nonverbal. Guru lebih mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris secara runtut, jelas, dan sistematis, dengan peningkatan intonasi, kejelasan suara, bahasa tubuh, serta kemampuan berbicara spontan dan responsif. Penerapan strategi komunikasi interaktif juga meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
References
Brown, H. D. (2019). Language Assessment: Principles and Classroom Practices. Pearson.
Derakhshan, A., et al. (2021). Teacher communication competence in classroom interaction. System, 99, 102–115.
Farrell, T. S. C. (2018). Reflective Language Teaching. Bloomsbury.
Handayani. (2016). Pentingnya Kemampuan Berbahasa Inggris dalam Menyongsong ASEAN. Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) Jawa Tengah, 3(1).
Haswin, Z. (2020). Pengaruh Kemampuan Komunikasi Guru Jenjang Sekolah Menengah Atas (Sma) terhadap Peningkatan Kualitas Hasil Belajar Di Kabupaten Majene. Thesis, Universitas Hasanuddin.
Knowles, M. S., Holton, E. F., & Swanson, R. A. (2015). The Adult Learner. Routledge.
Li, L. (2020). Storytelling in language teaching: Effects on comprehension and engagement. Language Teaching Research, 24(5), 567–589.
Merriam, S. B., & Baumgartner, L. M. (2020). Learning in Adulthood. Jossey-Bass.
Nation, I. S. P., & Macalister, J. (2017). Language Curriculum Design. Routledge.
Richards, J. C., & Rodgers, T. S. (2014). Approaches and Methods in Language Teaching. Cambridge University Press.
Richards, J. C. (2017). Curriculum development in language teaching. RELC Journal, 48(2), 1–15.
Sari, D. R. (2024). Pengaruh Keterampilan Komunikasi Guru terhadap Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Tematik, 5(2).
Taylor, D. C. M., & Hamdy, H. (2017). Adult learning theories. Medical Teacher, 39(2), 1–7.
Walsh, S. (2018). Classroom discourse and teacher development. Language Teaching, 51(3), 1–15.
Zhang, Z., & Hyland, K. (2018). Student engagement with teacher feedback. Journal of Second Language Writing, 40, 1–12.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tri Yuli Ardiyansah, Noviatul Rochmah, Muhammad Rizki, Imelda Zaskia Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












