Rehabilitasi Berbasis Komunitas dalam Penanganan Difabel: Studi Kasus Penanganan Difabel di Yayasan Khadijah Sharaswaty Indonesia di Kota Medan

Penelitian

Authors

  • Joice Margaretha Zebua Universitas Sumatera Utara
  • Erni Asneli Asbi Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6457

Keywords:

Rehabilitasi Berbasis Komunitas, Difabel, Khadijah Sharaswaty Indonesia

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), terdapat sekitar 1,3 miliar orang atau 16% dari populasi dunia yang hidup dengan disabilitas signifikan. Di Indonesia, jumlah penyandang disabilitas mencapai 22,97 juta jiwa atau 8,5% dari total penduduk, sementara di Sumatera Utara tercatat sebanyak 22.622 orang. Fakta ini menunjukkan perlunya strategi yang efektif dalam menangani isu disabilitas secara holistik. Rehabilitasi Berbasis Komunitas (CBR) merupakan strategi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas secara melalui pemberdayaan komunitas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSI telah mengimplementasikan lima komponen utama CBR, yaitu kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan, sosial, dan pemberdayaan dengan berkolaborasi dengan berbagai mitra ataupun lembaga terkait. Meskipun demikian, terdapat beberapa tantangan seperti kurangnya tenaga profesional, pendanaan, dan sistem evaluasi yang terstruktur, serta stigma yang masih ada di masyarakat.

References

WHO. (2022). Almost one billion children and adults with disabilities and older persons in need of assistive technology denied access, according to new report. https://www.who.int/news/item/16-05-2022-almost-one-billion-children-and-adults-with-disabilities-and-older-persons-in-need-of-assistive-technology-denied-access--according-to-new-report

Kristiana, I. F., & Ganes, W. C. (2016). Buku Ajar Anak Berkebutuhan Khusus. In Book.

Link, B. G., & Phelan, J. C. (2001). Conceptualizing Stigma. Annual Review of Sociology. 27, 363–385.https://www.annualreviews.org/content/journals/10.1146/annurev.soc.27.1.63

Nagaring, D. D., Sambiran, S., & Sumampow, I. (2021). Peran Pemerintah Dalam Mengatasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kota Manado (Studi Di Dinas Sosial Dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Manado). Jurnal Governance, 1(2), 1–9.

Siregar, H., Ritonga, F. U., & Sinaga, R. P. K. (2023). Penanganan Anak Jalanan di Kota Medan menggunakan Sistem Pelayanan Panti dan Non Panti (H. N. Phasa (ed.); Issue January). Jejak Pustaka.

Helander, E. (1993). Prejudice and dignity : an introduction to community-based rehabilitation. United Nations Development Programme, Division for Global and Interregional Programmes. https://archive.org/details/prejudicedignity0000hela/page/n5/mode/2up

Creswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry & Research Design. In Sustainability (Switzerland) (3rd edition, Vol. 11, Issue 1). Vicki Knight Associate.

WHO. (2010). Introductory booklet: CBR Guidelines. World Health Organization, 1–70.

Midgley, J. (2005). Pembangunan Sosial: Perspektif Pembangunan Dalam Kesejahteraan Sosial

Novianti, R., & Akbar, H. A. (2017). Rehabilitasi Berbasis Masyarakat Sebagai Upaya Memenuhi Kebutuhan Anak Dengan Disabilitas. Inclusive: Journal of Special Education, 3(02), 109–115.

Downloads

Published

20-05-2026

How to Cite

Zebua, J. M., & Asbi, E. A. (2026). Rehabilitasi Berbasis Komunitas dalam Penanganan Difabel: Studi Kasus Penanganan Difabel di Yayasan Khadijah Sharaswaty Indonesia di Kota Medan: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 25689–25693. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6457