Living Hadis di Tengah Alunan Musik: Internalisasi Hadis Keutamaan Shalawat dalam Tradisi Shalawatan Jambesari Bondowoso

Penelitian

Authors

  • Dayat Program Studi Ilmu Hadis, Ma’had Aly Hasyim Asy’ari, Jombang, Jawa Timur, Indonesia
  • Abduk Karim Amrullah Program Studi Ilmu Hadis, Ma’had Aly Hasyim Asy’ari, Jombang, Jawa Timur, Indonesia
  • Muhammad Alamudin Program Studi Ilmu Hadis, Ma’had Aly Hasyim Asy’ari, Jombang, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6496

Keywords:

Living Hadis, shalawat, musik, Desa Jambesari, tradisi keagamaan.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi hadis-hadis yang digunakan sebagai landasan tradisi acara shalawatan yang diiringi musik di Desa Jambesari, Bondowoso; (2) mendeskripsikan praktik pelaksanaannya; dan (3) mengungkap dialektika antara teks hadis Nabi ﷺ dan praktik tradisi tersebut dalam kehidupan masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Living Hadis, melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap tiga informan kunci (Kyai Ghazali Utsman, Kyai Barmawi Burhan, dan Kyai Zainuri), serta dokumentasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, tradisi acara shalawatan dilandasi oleh delapan kelompok hadis yang mencakup keutamaan shalawat, kebolehan rebana, etika bersuara, dan pentingnya niat; kedua, acara dilaksanakan secara kolektif setelah salat Isya dengan iringan hadroh dan rebana, memadukan shalawat klasik dan kontemporer, serta melibatkan seluruh lapisan masyarakat; ketiga, terdapat dialektika yang dinamis antara teks hadis dan realitas sosial-budaya, di mana masyarakat memahami hadis secara kontekstual dan mengadaptasikannya dengan kearifan lokal di bawah bimbingan ulama setempat. Tradisi acara shalawatan beriringan musik di Desa Jambesari merupakan wujud nyata Living Hadis model praktik: hadis tentang anjuran memperbanyak shalawat kepada Nabi ﷺ dihidupkan dalam bentuk tradisi kolektif yang tumbuh, relevan, dan bermakna bagi komunitas yang mengamalkannya, selama tetap berlandaskan niat ikhlas dan tidak mengandung unsur kemaksiatan.

References

Dalimunthe, M. A. H., & Soiman, S. (2024). Efektivitas musik shalawat sebagai metode dakwah di kalangan Generasi Z. Cendekia: Jurnal Pendidikan dan Masyarakat, 16(2), 353–366. https://doi.org/10.21154/cendekia.v16i2.7821

Faizal, A. N., Masudi, M., & Putra, A. (2024). Nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam kegiatan majelis sholawat Nahdlatussholawat Kecamatan Kabawetan. Raushan Fikr: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 13(1), 1–15.

Hasbillah, A. U. (2018). Genealogi ilmu living hadis. Jurnal Living Hadis, 3(1), 1–24. https://doi.org/10.14421/livinghadis.2018.1537

Khoiriyah, N. (2019). Strategi dakwah melalui musik nasyid dalam mensosialisasikan shalawat. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 4(2), 1–15.

Mustaqim, A. (2015). Metode penelitian living Qur'an dan hadis. Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur'an dan Hadis, 16(1), 1–18. https://doi.org/10.14421/qh.2015.1601-01

Mustofa, A., & Khoirunni'mah, I. (2020). Kegiatan jam'iyah shalawat solusi pembentukan akhlakul karimah remaja di Jatirejo Diwek Jombang. Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 1–12.

Nurvijayanto, N., & Kiswanto, K. (2024). Sholawat global: Jalinan makna lintas iman. Selonding: Jurnal Etnomusikologi Indonesia, 20(1), 1–18.

Qudsy, S. Z. (2016). Living hadis: Genealogi, teori, dan aplikasi. Jurnal Living Hadis, 1(1), 177–196. https://doi.org/10.14421/livinghadis.2016.1037

Suryadilaga, M. A. (2014). Model-model living hadis. Jurnal Sahifa: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Hadis, 1(1), 1–18.

Waluyajati, R. S. R. (2019). Budaya pop dalam tradisi shalawatan pada masyarakat pedesaan. Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya, 3(2), 119–130. https://doi.org/10.15575/rjsalb.v3i2.5000

Wardani, F., & Najwah, N. (2024). Tradition of peutron aneuk in Matang Seulimeng Village, Aceh (Study of living hadiths). Nabawi: Journal of Hadith Studies, 5(1), 1–30. https://doi.org/10.55987/njhs.v5i1.142

Wibowo, H., Luthfi, A., & Mustofa, M. S. (2023). Inovasi kesenian rakyat di era global. Journal of Indonesian Social Studies Education, 1(1), 1–12.

Yuliarizki, D., & Apriana, D. (2023). Kajian alat musik dalam perspektif hadis dan korelasinya dengan shalawat. UInScof: Journal of Qur'an and Hadith Studies, 1(1), 437–448.

Al-Nawawi, Y. bin S. (1397 H). Al-Minhaj syarh Shahih Muslim bin al-Hajjaj (Juz 4). Dar Ihya' al-Turats al-Arabi.

Hasbillah, A. U. (2019). Ilmu living Qur'an-hadis: Ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Yayasan Wakaf Darus-Sunnah.

Ibn Hibban, M. (1433 H). Shahih Ibn Hibban (Juz 3). Mu'assasah al-Risalah.

Ibn Majah, M. bin Y. (t.t.). Sunan Ibn Majah. Dar Ihya' al-Kutub al-'Arabiyyah.

Mardawani. (2020). Praktis penelitian kualitatif: Teori dasar dan analisis data dalam perspektif kualitatif. Deepublish.

Muslim, A. al-H. bin al-H. (t.t.). Shahih Muslim (Juz 1). Dar Ihya' al-Turats al-'Arabi.

Surachman, W. (1995). Pengantar penelitian ilmiah: Dasar, metode, dan teknik. Tarsito.

Arzaqi, M. (2022). Dakwah riang gembira Mafia Sholawat (Studi kasus: Lagu Mars Mafia Sholawat) [Skripsi, Institut Seni Indonesia Surakarta].

Aulia, F. H. (2019). Maraknya musik shalawat [Skripsi, UIN Sunan Ampel Surabaya].

Bagaskara, D. (2019). Aktualisasi kaidah pertunjukan pengajian Mafia Sholawat [Tesis, Institut Seni Indonesia Surakarta].

Chakimah, R. L. (2017). Pembentukan karakter cinta Rasul pada santri melalui kegiatan pembacaan selawat di Pondok Pesantren Al-Hidayah Karangsuci Purwokerto Kabupaten Banyumas [Skripsi, IAIN Purwokerto].

Esyawati, F. A. (2024). Implikasi sakralitas sholawat versi DJ [Skripsi, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung].

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bondowoso. (2024). Kecamatan Jambesari Darus Sholah dalam angka tahun 2024. BPS Bondowoso.

Ghazali Utsman. (2024, Maret). Wawancara tentang hadis keutamaan shalawat dan praktik majelis shalawatan di Desa Jambesari [Wawancara pribadi].

Birmawi Burhan. (2024, Maret). Wawancara tentang hukum penggunaan rebana dan musik dalam majelis shalawat [Wawancara pribadi].

Zainuri. (2024, Maret). Wawancara tentang penggunaan sound system dan batas shalawat dalam acara shalawatan [Wawancara pribadi].

Downloads

Published

23-05-2026

How to Cite

Dayat, Abduk Karim Amrullah, & Muhammad Alamudin. (2026). Living Hadis di Tengah Alunan Musik: Internalisasi Hadis Keutamaan Shalawat dalam Tradisi Shalawatan Jambesari Bondowoso : Penelitian . Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 25835–25846. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6496