Masalah Sosial dalam Novelet Embah Sjéch Kiliniksakti Karya S.A Hikmat: Pendekatan Sosiologi Sastra
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6587Keywords:
Masalah Sosial, Sosiologi Sastra, Kemiskinan, Penyimpangan Agama, Grooming, Penipuan.Abstract
Penelitian ini bertujuan mengkaji masalah sosial yang tergambar dalam novelet Embah Sjéch Kiliniksakti (ESKS) karya S.A Hikmat (1964) menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori sosiologi sastra Wellek dan Warren, khususnya pada aspek sosiologi karya sastra. Sumber data primer berasal dari novelet ESKS, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku teori, artikel ilmiah, dan jurnal yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sementara analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat masalah sosial dalam novelet ini, yaitu kemiskinan, penyimpangan agama, grooming, dan penipuan. Kemiskinan tergambar melalui ketidakberdayaan tokoh Emod menghadapi tekanan sosial dan adat yang memaksanya mengeluarkan biaya di luar kemampuannya. Penyimpangan agama dibangun secara bertahap melalui manipulasi dalil hingga klaim wahyu palsu yang dibungkus dalam bahasa keagamaan. Grooming dilakukan melalui pendekatan lembut dan ritual ajian yang melumpuhkan kesadaran korban. Adapun penipuan merupakan rangkaian kejahatan berlapis berupa pemalsuan identitas dan penggunaan pertapaan sebagai markas operasi PKI. Keempat masalah sosial tersebut mencerminkan realitas kondisi masyarakat Sunda pada era 1960-an.
References
Dukhani, N., Syukur, L. O., & Suryana, S. (2024). Masalah-Masalah Sosial Dalam Novel Mereka Bilang Aku Kemlinthi Karya Hanifa Vidya. Jurnal Bastra, 8(2), 336–341. https://doi.org/DOI: 10.36709/bastra.v9i2.424
Faizah, & Thohri, M. (2018). Strategi Penanganan Paham Keagamaan Menyimpang Dalam Perspektif Dakwah. Jurnal Penelitian Keislaman, 14(1), 13–29. https://doi.org/https://doi.org/10.20414/jpk.v14i1.494
Haryani, A., Al, R., & Nur, O. (2023). Hukum Perlindungan Anak. Malang: PT Literasi Nusantara Abadi Grup.
Hikmat, S. (1964). Embah Sjéch Kiliniksakti. Bandung: CV Domas Bandung.
Krinawati, L. (2019). Waspada Aksi Penipuan. Klaten: Saka Mitra Kompetensi (SMKK).
Laelasari, R., Refitasari, K., Shobihah, S., & Mauludani, S. (2026). Analisi Masalah Sosial Dalam Novel Viral Karya Laili Muttamimah: Pendekatan Sosiologi Sastra. Tonil: Jurnal Kajian Sastra, Teater Dan Sinema, 23(1), 22–23. https://doi.org/10.24821/tnl.v23i1.17475
Moleong, L. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Ramadhani, M. (2024). Masalah Sosial Dalam Cerpen Karya Penulis Perempuan Di Situs Bacapetra.Co. Mabasan: Jurnal Ilmiah Bahasa Dan Sastra, 18(1), 69–86. https://doi.org/https://doi.org/10.62107/mab.v18i1.794
Soekanto, S. (2013). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: CV Alfabeta.
Supriyatna, T. (1997). Birokrasi, Pemberdayaan, dan Pengentasan Kemiskinan. Bandung: PT Humaniora Utama Pers.
Wellek, R., & Warren, A. (2016). Teori Kesusastraan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Desalwa Desalwa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












