Pendampingan Pembelajaran Mendalam di SMA Negeri 1 Kupang Barat Kabupaten Kupang Provinsi NTT

Pengabdian

Authors

  • Amirulah Datuk Universitas Muhammadiyah Kupang
  • Arifin Arifin Universitas Muhammadiyah Kupang
  • Ahmad Atang Universitas Muhammadiyah Kupang
  • Yayuk Julyyanti Universitas Muhammadiyah Kupang
  • Idris Idris Universitas Muhammadiyah Kupang
  • Nur Wahida Yusuf Universitas Muhammadiyah Kupang
  • ST. Ramlah Universitas Muhammadiyah Kupang

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6698

Keywords:

Transformasi Pendidikan, Pembelajaran Mendalam,, Agen Pembelajaran, Pendidikan Berdampak.

Abstract

Transformasi pendidikan menjadi agenda strategis nasional dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. Pendidikan diarahkan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, komunikatif, dan adaptif terhadap perkembangan global. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogis guru melalui pendampingan implementasi pembelajaran mendalam di SMA Negeri 1 Kupang Barat Kabupaten Kupang sebagai bagian dari upaya mendukung pendidikan berkualitas yang adil dan mereta tanpa diskriminasi. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi kuranngya sosialisasi kepada  guru di SMA Negeri 1 Kupang Barat Kabupaten Kupang terkait implementasi pembelajaran mendalam, masih terdominasi pembelajaran berpusat pada guru, serta keterbatasan dalam menyusun aktivitas pembelajaran yang reflektif dan kontekstual. Dalam mewujudkan sebuah pendidikan yang berkualitas  diperlukan adanya seorang guru yang berkarakter yaitu guru yang mampu menjadi fasilitator bagi peserta didiknya. Seorang guru juga perlu memberikan ruang bagi peserta didiknya untuk mengeksplor guna mengasah potensi, talenta, serta kemampuannya dalam berpikir kritis dan juga kreatif dalam memecahkan suatu permasalahan dalam kehidupannya. Guru memiliki peran strategis sebagai agen pembelajaran (learning agent), yaitu sebagai fasilitator, motivator, penggerak, perancang, sekaligus pemberi inspirasi bagi peserta didik dalam proses belajar. Dengan demikian tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan peserta  pelatihan konsep tentang pembelajaran mendalam, pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran, implementasi pembelajaran, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru di SMA Negeri 1 Kupang Barat Kabupaten Kupang terkait pembelajaran mendalam, terutama pada aspek pengembangan aktivitas berpikir kritis, pembelajaran kontekstual, asesmen reflektif, dan keterlibatan aktif peserta didik. Guru di SMA Negeri 1 Kupang Barat Kabupaten Kupang juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam yang lebih kontekstual dan berorientasi pada pengalaman belajar peserta didik. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perubahan perspektif pedagogis guru serta mendukung penguatan kualitas pembelajaran. Kegiatan PKM ini dinilai efektif dalam membantu guru mengimplementasikan pembelajaran mendalam secara lebih aplikatif dan berkelanjutan serta berdampak terhadap hasil belajar siswa serta mutu pendidikan di di SMA Negeri 1 Kupang Barat Kabupaten Kupang.

References

Salman, A. (2025). Deep learning based educational transformation as a roadmap to Indonesia emas 2045. At-Turots, 639–644. https://doi.org/10.51468/jpi.v7i1.1171

Muslihatun, M., Hayyi, A., Mukhlisin, L., Hasanuddin, H., Misnawati, M., & Murcahyanto, H. (2023). Pengembangan Model Pembelajaran Sastra untuk Bahasa Indonesia yang Menginspirasi Siswa. LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra Dan Pengajaran, 4(1), 77–85. https://doi.org/10.31539/literatur.v4i1.7235

Wiswantoro, I. (2022). Peningkatan Motivasi Belajar Bahasa Indonesia dengan Metode

Tanya Jawab Berantai. Jurnal Guru Indonesia, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.51817/jgi.v2i1.228

Suryaningrum, S. (2023). Strategi Pengembangan Keterampilan Berbahasa Anak Sekolah Dasar Melalui Cerita Bergambar. Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah

Dasar, 4(1), 1–7. https://doi.org/10.59632/edukasitematik.v4i1.284

Pratiwi, A. A. S., Elizar, Apriza, B., & Sumarno. (2024). Evaluating K13 and Merdeka Curriculum implementation in primary education: A comprehensive literature review. Indonesian Journal of Educational Research and Review, 7(3), 491–499. https://doi.org/10.23887/IJERR.V7I3.83226

Adnyana, I. K. S. (2024). Jurnal Retorika Vol . 5 No . 1 Juni 2024 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Flores Implementasi Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. 5(1), 1–14.

Dwiki Ilmawan, “Implementasi Kurikulum Merdeka: Pemaknaan Merdeka Dalam Perencanaan Pembelajaran Di Sekolah Dasar,” Innovative: Journal Of Social Science Research 4, no. 3 (2024): 820–28, https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.10546.

Ilham Kamaruddin et al., “Transformasi Pendidikan Tinggi Melalui Kurikulum Merdeka: Peluang Dan Tantangan,” Indonesian Research Journal on Education 2, no. 3 (2022): 1030–37.

Agus Pahrudin Dkk, “Islamic Education Management Paradigm And Dynamics Of Contemporary Education In The Era Of Kurikulum Merdeka,” 12 Waiheru 10, No. 2 (2024): 126–34, Https://Doi.Org/10.70872/12waiheru.V10i2.271.

Alya Fitriani and Santiani, “Analisis Literatur: Pendekatan Pembelajaran Deep Learning Dalam Pendidikan,” Jurnal Ilmiah Nusantara (JINU) 2, no. 3 (2025): 50–57, https://doi.org/10.61722/jinu.v2i3.4357.

Fahdian Rahmandani et al., “Integrasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Dalam Mewujudkan Yang Bermutu Dan Bermakna Bagi Peserta Didik,” Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan 4, no. September (2025): 769–81.

Andrie Riomalen, Yordan Rissi, and Dameria Sinaga, “AI Dan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Meningkatkan Kualitas Pendidikan Di Era Digital,” Jayapangus Press Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan 8, no. 4 (2025): 10–

Downloads

Published

05-06-2026

How to Cite

Amirulah Datuk, Arifin, A., Ahmad Atang, Yayuk Julyyanti, Idris, I., Nur Wahida Yusuf, & ST. Ramlah. (2026). Pendampingan Pembelajaran Mendalam di SMA Negeri 1 Kupang Barat Kabupaten Kupang Provinsi NTT: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 26476–26483. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6698