Pemberdayaan UKM Industri Tahu dalam Meningkatkan Kapasitas Produksi
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6699Keywords:
Pemberdayaan UKM, Industri Tahu, Kapasitas Produksi, Pengembangan Usaha, Ekonomi MasyarakatAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pemberdayaan UKM industri tahu di Gampong Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, dalam meningkatkan kapasitas produksi. Industri tahu memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat lokal, namun masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan modal, tenaga kerja, teknologi produksi, dan sarana pendukung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan UKM industri tahu dilakukan melalui pembinaan oleh pemerintah gampong, pembimbingan tenaga kerja, upaya menjaga ketahanan dan keberlanjutan usaha, pemberdayaan kapasitas alat produksi, serta pengembangan jaringan pemasaran. Pembinaan yang diberikan meliputi bantuan modal usaha, pengawasan pengelolaan limbah, dan dukungan pemasaran produk. Meskipun demikian, peningkatan kapasitas produksi belum optimal karena jumlah tenaga kerja terbatas, penggunaan teknologi yang masih sederhana, dan minimnya dukungan pemerintah daerah dalam pengembangan usaha. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan akses permodalan, modernisasi peralatan produksi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta perluasan jaringan pemasaran untuk mendukung keberlanjutan dan daya saing industri tahu.
References
Almatsier, S. (2010). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia.
Astawan, M. (2008). Sehat dengan Hidangan Kacang dan Biji-Bijian. Jakarta: Penebar Swadaya.
Pakpahan, Helene Tatcher dkk, Konsep Pemberdayaan Masyarakat, Padang Sumatra Barat, CV Hei Publishing Indonesia
Koswara, S. (2009). Teknologi Pengolahan Kedelai. Bogor: IPB Press.
Said, N. I. (2006). Teknologi Pengolahan Limbah Cair. Jakarta: BPPT.
SNI 01-3142-1998. Standar Mutu Tahu.
Suryani, T. (2015). Teknologi Pengolahan Pangan Skala Kecil. Yogyakarta: Andi.
Widodo, W. (2011). Pemanfaatan Limbah Agroindustri. Yogyakarta: Andi.
Winarno, F. G. (2002; 2004). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia.
Koswara, S. (2009). Teknologi Pengolahan Kedelai. Bogor: IPB Press.
Suryani, T. (2015). Teknologi Pengolahan Pangan Skala Kecil. Yogyakarta: Andi.
Winarno, F. G. (2004). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia.
Astawan, M. (2008). Sehat dengan Hidangan Kacang dan Biji-Bijian. Jakarta: Penebar Swadaya.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2022). Indikator Kesejahteraan Rakyat.
Soekartawi. (2002). Agroindustri dalam Perspektif Pembangunan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sukirno, S. (2013). Makro ekonomi Teori Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Tambunan, T. (2012). Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Indonesia. Jakarta: LP3ES.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2011). Economic Development. Boston: Pearson
Grindle, M. S. (1997). Getting Good Government: Capacity Building in the Public Sectors of Developing Countries. Boston: Harvard Institute for International Development.
Hirschman, A. O. (1958). The Strategy of Economic Development. New Haven: Yale University Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ti Aisyah, Muhammad Hasyem, Muklir Muklir, Aiyub Aiyub, Syamsuddin Syamsuddin, Asrul Fahmi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












