Pelatihan Pembuatan Minuman Berbasis Tumbuhan Sebagai Penguatan Ekonomi Masyarakat

Pengabdian

Authors

  • Ashmarita Universitas Halu Oleo
  • Hidayah Rahman Universitas Halu Oleo
  • Wa Ode Winesty Universitas Halu Oleo
  • Sarlan Adi Jaya Universitas Halu Oleo
  • La Ode Aris Universitas Halu Oleo
  • Hasniah Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6796

Keywords:

Antropologi Ekonomi, Jahe, Sarabba, Kearifan Lokal, Ekonomi Kreatif

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan pengetahuan lokal mengenai pemanfaatan tanaman rempah sebagai bahan kesehatan tradisional dan produk ekonomi kreatif. Jahe merupakan salah satu tanaman lokal yang dekat dengan kehidupan masyarakat dan memiliki nilai budaya, kesehatan, serta potensi ekonomi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam mengolah jahe menjadi minuman Saraba sebagai produk berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis praktik dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan model service learning. Kegiatan dilaksanakan di area kebun, Konda, Sulawesi Tenggara, pada 19 Oktober 2025, dengan melibatkan 26 mahasiswa Program Studi Antropologi yang mengikuti mata kuliah Antropologi Ekonomi. Tahapan kegiatan meliputi penyuluhan, pengenalan bahan lokal, pembersihan dan pengolahan jahe, perebusan, pencampuran bahan, penyaringan, pengemasan, serta refleksi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai hubungan antara pengetahuan lokal, praktik ekonomi, dan kreativitas dalam pengembangan produk. Mahasiswa tidak hanya memahami Saraba sebagai minuman tradisional, tetapi juga sebagai produk budaya yang memiliki nilai jual. Kegiatan ini juga mendorong kerja sama, kepercayaan diri, dan motivasi berwirausaha berbasis sumber daya lokal. Pelatihan pembuatan Saraba jahe menjadi model pembelajaran Antropologi

References

Estiasih, T., Maligan, J. M., Witoyo, J. E., Mu’alim, A. A. H., Ahmadi, K., Mahatmanto, T., & Zubaidah, E. (2025). Indonesian traditional herbal drinks: diversity, processing, and health benefits. Journal of Ethnic Foods, 12(1). https://doi.org/10.1186/s42779-025-00267-5

Gudeman, S. (2001). The Anthropology of Economy: Community, Market, and Culture. Blackwell Publishers.

Indonesia, K. K. R. (2020). Kemenkes sarankan masyarakat manfaatkan obat tradisional. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Puspitasari, D. F., Ramona, D., Pratiwi, A. D. E., & Wulandari. (2025). Edukasi dan pelatihan pembuatan minyak gosok rimpang jahe dan sereh di Desa Ngawurejo, Kelurahan Kentengsari, Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(2), 1089–1095.

Setyowati, E., & Permata, A. (2018). Service learning: Mengintegrasikan tujuan akademik dan pendidikan karakter peserta didik melalui pengabdian kepada masyarakat. Bakti Budaya, 1(2), 143–192. https://doi.org/10.22146/bb.41076

Wahyono, S. (2017). Laporan Nasional Eksplorasi Pengetahuan Lokal Etnomedisin dan Tumbuhan Obat Berbasis Komunitas di Indonesia. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Downloads

Published

25-06-2026

How to Cite

Ashmarita, Hidayah Rahman, Wa Ode Winesty, Sarlan Adi Jaya, La Ode Aris, & Hasniah. (2026). Pelatihan Pembuatan Minuman Berbasis Tumbuhan Sebagai Penguatan Ekonomi Masyarakat: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 28119–28126. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6796