Sosialisasi Pemakaian Obat untuk Perawatan Luka Pasca Sunat di MI Raudhathussolihin, Medan Johor
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6873Keywords:
Edukasi Kesehatan, Pemakaian Obat, Perawatan Luka, Pasca Sunat, Pengabdian MasyarakatAbstract
Sunat merupakan tindakan medis yang memerlukan perawatan luka yang tepat untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah infeksi. Perawatan yang kurang baik dapat menyebabkan infeksi, perdarahan, iritasi, nyeri berkepanjangan, dan keterlambatan penyembuhan. Selain itu, rendahnya pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat yang tepat turut memengaruhi keberhasilan perawatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta mengenai penggunaan obat pada perawatan luka pasca sunat di MI Raudhathussolihin, Medan Johor. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi kesehatan dengan metode ceramah, diskusi, demonstrasi, dan pembagian leaflet. Materi mencakup kebersihan luka, jenis dan cara penggunaan obat, waktu penggantian perban, serta tanda-tanda infeksi. Peserta terdiri atas anak pasca sunat dan orang tua atau wali. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang perawatan luka, penggunaan obat yang benar, dan pencegahan infeksi. Antusiasme peserta juga terlihat dari keaktifan dalam diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga proses penyembuhan luka pasca sunat lebih optimal dan risiko komplikasi dapat diminimalkan.
References
Arlis, A., & Sarah, M. (2021). Pengaruh edukasi terhadap peningkatan pengetahuan orang tua tentang perawatan luka pasca sirkumsisi. Jurnal Ilmiah Kesehatan.
Asa, G. A., Fauk, N. K., & Ward, P. R. (2023). Traditional male circumcision and the risk for HIV transmission among men: A systematic review. BMJ Open, 13(5), e072118.
Ezdha, A. U. A., Juliana, M. N. D., Anggraini, S. N., & Fitri, D. E. (2025). Penerapan edukasi perawatan luka post sectio caesarea menggunakan media booklet terhadap pencegahan infeksi luka operasi pada pasien post sectio caesarea. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(6).
Faradisi, F., Wirotomo, T. S., & Fijianto, D. (2023). Aplikasi digital medula (medikasi untuk luka) sebagai panduan perawatan luka di rumah. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 19(2).
Fruitasari, M. K. F., Pranata, L., Daeli, N. E., Rini, M. T., & Suryani, K. (2022). Pendampingan orangtua dalam perawatan luka pada anak post sirkumsisi. Suluh Abdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 119–122.
Herliawati, P. A., Hildayanti, R. A., & Astuti, N. L. S. (2023). The effectiveness of slow deep breathing on pain intensity in children through circumcision. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 7(1), 37–44.
Huang, P. H., Pan, Y. H., Luo, Y. S., Chen, Y. F., Lo, Y. C., Chen, T. P. C., & Perng, C. K. (2023). Development of a deep learning-based tool to assist wound classification. arXiv Preprint.
Isnaeni, I., Fauzi, A., Mulyanto, T., & Khamid, A. (2023). Edukasi perawatan luka post circumsisi. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(1), 150–156.
Kardiatun, T., Surtikanti, S., Fitrian, W., Ariyanti, S., & Fadila, Y. (2023). Family health promotion: Perawatan luka pascakhitan metode konvensional yang optimal di wilayah Pontianak Selatan. Abdimas Universal, 5(1), 49–54.
Kuddushi, M., Shah, A. A., Ayranci, C., & Zhanga, X. (2023). Recent advances in novel materials and techniques for developing transparent wound dressings. Materials Science Review.
Muhammad, & Nuh. (2019). Hukum-hukum fiqh Islam (Cet. 2). Pustaka Aman Press SDN BHD.
Mulki, M. M., Wangsa, A. K., Safitri, D., et al. (2024). Edukasi masyarakat tentang perawatan luka dengan metode moist wound healing. EJOIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 55–61.
Nuryani, N., Sembiring, R., Sari, I. Y. K., Fajriyah, L., Pambayun, R. A., Lantiani, S., & Suhaimah, S. (2023). Penyuluhan kesehatan tentang perawatan luka pada pasien post operasi dengan gangguan mobilitas fisik di RSU Kabupaten Tangerang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia, 2(9), 25–28.
Prasetyono, & Sumadi. (2020). Sirkumsisi dalam tinjauan medis. YARSI Press.
Putra, Y., Fauziah, F., Sakdah, N., & Daud, M. (2024). Edukasi sunat long skin short mucosa dan perawatan luka pasca sunat. Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak Bersama Masyarakat, 2(3), 104–108.
Sofhiashadza, B. A., Rahimah, S. B., & Bhatara, T. (2025). Hubungan status gizi dan perawatan luka mandiri terhadap penyembuhan pasca sirkumsisi. Bandung Conference Series: Medical Science, 6(1).
Waladani, B., Safitri, A., Wahid, B. N., et al. (2023). Perawatan luka post operasi di ICU: Strategi edukasi untuk meningkatkan pengetahuan keluarga. Jurnal Pengabdian Perawat, 2(2), 60–65.
Yuliastuti, C., Astuti, N. M., Irawandi, D., Huda, N., Setiadi, S., Rinarto, N. D., Farida, I., & Nurhayati, C. (2023). Edukasi sebagai upaya pencegahan infeksi pasca sirkumsisi massal. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(6), 11883–11886.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rahmadani Rahmadani, Minda Sari Lubis, Lilik Septiana, Ziza Putri Aisyia Fauzi, Hindri Syahputri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












