Dari Catatan Manual Ke Digital, Transformasi Pembukuan UMKM Melalui Aplikasi Siapik
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.6908Keywords:
UMKM, Literasi Keuangan, Digitalisasi Pembukuan, SIAPIK, Laporan KeuanganAbstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peranan krusial dalam ekonomi suatu negara, tetapi banyak pelaku UMKM yang masih menghadapi masalah dalam hal pengelolaan dan pencatatan keuangan. Masih ada sebagian besar UMKM yang bergantung pada metode pencatatan manual yang tidak teratur, yang membuat penyusunan laporan keuangan dan pengambilan keputusan menjadi sangat sulit. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Dari Catatan Manual ke Digital: Transformasi Pembukuan UMKM Melalui Aplikasi SIAPIK” bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan finansial serta kemampuan pelaku UMKM dalam melaksanakan pembukuan digital menggunakan aplikasi SIAPIK. Kegiatan ini dilakukan di UMKM CV. Sinar Banten Gemilang melalui serangkaian langkah, mulai dari sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, evaluasi, hingga pendampingan. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya pencatatan keuangan, pencatatan transaksi yang sederhana,cara menggunakan aplikasi SIAPIK, serta cara menyusun laporan keuangan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan keuangan bisnis, kemampuan dalam melakukan pencatatan transaksi secara terstruktur, dan keterampilan menggunakan aplikasi SIAPIK untuk membuat laporan keuangan yang sederhana. Program ini juga memotivasi peserta untuk mulai mengimplementasikan pembukuan digital dalam usaha mereka. Dengan demikian, aplikasi SIAPIK terbukti efektif dalam membantu mengalihkan pembukuan UMKM dari metode manual ke digital, sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih efisien, efektif, dan terorganisir.
References
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik UMKM Indonesia. Jakarta: BPS.
Bank Indonesia. (2018). SIAPIK (Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan) untuk UMKM. Jakarta: Bank Indonesia.
Hery. (2021). Akuntansi Keuangan Menengah. Jakarta: Grasindo.
Ikatan Akuntan Indonesia. (2022). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Jakarta: IAI.
Kasmir. (2019). Pengantar Manajemen Keuangan. Jakarta: Rajawali Pers.
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The Economic Importance of Financial Literacy: Theory and
Evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.
Mulyadi. (2016). Sistem Akuntansi (Edisi Keempat). Jakarta: Salemba Empat.
Munawir, S. (2018). Analisis Laporan Keuangan. Yogyakarta: Liberty.
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia. Jakarta: OJK.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tambunan, T. T. H. (2019). UMKM di Indonesia: Perkembangan, Kendala, dan Tantangan. Jakarta: Kencana.
Ulfha, N., dkk. (2025). Implementasi Akuntansi Digital pada UMKM dan Dampaknya terhadap Efisiensi Pengelolaan Keuangan. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 10(1), 45–58.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yayah Syahriyah, Ririn Sari Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












