Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Tentang Pencegahan Penyakit Ginjal dengan Pola Hidup Sehat Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa di SMP Negeri 1 Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang

Pengabdian

Authors

  • Irfan Sazali Nasution Universitas Islam Negeri Sumatra Utara
  • Fitriya Ramadani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Ainun Jariyah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nurul Amalia Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Ulfa Zuhaida Lubis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nezza Syaira P Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Reghyna Makruf Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Azmi Muammar Lubis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7001

Keywords:

Penyakit Ginjal Kronik, Penyuluhan Kesehatan, Pengetahuan Remaja, Pola Hidup Sehat, Promosi Kesehatan Sekolah

Abstract

Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang kasusnya terus meningkat secara signifikan di Indonesia, sehingga upaya pencegahan melalui edukasi kesehatan sejak dini menjadi sangat penting. Remaja merupakan kelompok sasaran strategis karena kebiasaan hidup yang terbentuk pada usia ini cenderung bertahan hingga dewasa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengevaluasi pengetahuan siswa mengenai pencegahan penyakit ginjal melalui penerapan pola hidup sehat setelah diberikan penyuluhan kesehatan di SMP Negeri 1 Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kegiatan ini menggunakan pendekatan pre-experimental dengan desain one-group pre-test–post-test dan melibatkan 26 siswa kelas VIII-II yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi dilaksanakan pada tanggal 4 April 2025 melalui penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah interaktif berbantuan media PowerPoint, yang dipadukan dengan kegiatan ice breaking dan kuis berhadiah sebagai penguatan materi. Instrumen evaluasi berupa kuesioner terstruktur yang terdiri atas 10 butir pertanyaan pilihan ganda yang mencakup fungsi ginjal, pengertian penyakit ginjal kronik, faktor risiko, gejala klinis, serta upaya pencegahannya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang bermakna, yaitu rata-rata skor pre-test sebesar 87,69 meningkat menjadi 98,08 pada post-test dengan selisih peningkatan sebesar 10,39 poin (10,4%). Sebanyak 20 dari 26 siswa (76,9%) memperoleh nilai sempurna (100) setelah mengikuti penyuluhan, dan tidak terdapat peserta yang memperoleh nilai di bawah 90 pada post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan melalui metode ceramah interaktif yang didukung media PowerPoint, ice breaking, dan kuis edukatif efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan ginjal pada remaja. Oleh karena itu, kegiatan penyuluhan kesehatan berbasis sekolah direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dan diintegrasikan ke dalam program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai salah satu upaya promotif dan preventif dalam mencegah penyakit ginjal kronik sejak usia remaja.

References

Anggraini, D. (2022). Aspek klinis dan pemeriksaan laboratorium penyakit ginjal kronik. An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 236–239. https://doi.org/10.31602/ann.v9i2.9229

Dharmapatni, N. W. K., et al. (2024). Studi gaya hidup mahasiswa terkait faktor risiko PGK. The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan. https://tscs1kep.ejournal.unan.ac.id/index.php/1/article/view/61

Fairuz, N., et al. (2024). Determinan penyakit ginjal kronik di Tangerang Indonesia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 16(2). https://doi.org/10.52022/jikm.v16i2.478

Hidayat, T., & Kurniawati, R. (2023). Analisis efektivitas metode pretest-posttest pada penelitian kuantitatif bidang kesehatan masyarakat. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 15(2), 120–128.

Kurniawati, R., Sari, D. P., & Lestari, A. (2024). Efektivitas media PowerPoint dalam peningkatan pengetahuan remaja pada edukasi kesehatan di sekolah. Jurnal EduHealth, 14(1), 45–52.

Lestari, N., Kurniawan, A., & Sari, D. (2024). Efektivitas penyuluhan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan remaja di sekolah menengah. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 19(2). https://doi.org/10.14710/jpki.v19i2.2024

Nasution, M. Z. (2025). Analisis tren pembiayaan penyakit ginjal kronik di Indonesia. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia. https://doi.org/10.22146/jkki.107401

Ningsih, H. T., Pratama, R., & Wulandari, S. (2024). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest terhadap pengetahuan remaja. Mitra Raflesia Journal of Health Science, 13(2), 89–96.

Pratama, R., et al. (2023). Peran peer education dalam peningkatan literasi kesehatan remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia.

Pratiwi, R., et al. (2023). Pengaruh media visual terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan pada siswa SMP. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia.

Putri, K. A., et al. (2024). Efektivitas program edukasi kesehatan berkelanjutan di sekolah dalam perubahan perilaku remaja. Jurnal EduHealth.

Rahmawati, F., Kurniawan, R., & Sari, D. P. (2023). Efektivitas ceramah interaktif terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang penyakit tidak menular. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia. https://doi.org/10.14710/jpki.v18i2.2023

Rohmatika, A. N., & Yuliani, I. (2023). Efektivitas edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan remaja menggunakan desain pretest-posttest. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(3), 102–110. https://doi.org/10.54082/jupin.155

Sari, D. P., et al. (2024). Efektivitas komunikasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan remaja di sekolah. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia.

Sari, D. P., & Wahyuni, S. (2024). Penerapan total sampling dalam penelitian kesehatan berbasis sekolah. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(1), 55–62.

Siregar, M., et al. (2024). Efektivitas metode kuis edukatif dalam meningkatkan retensi pengetahuan siswa sekolah. Jurnal EduHealth.

Sukrillah, U. A., et al. (2025). Efektivitas edukasi kesehatan dalam mencegah penyakit ginjal pada remaja. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia. https://ejournal.upnvj.ac.id/Gantari/article/view/10740

Suryani, L., Putra, I. G., & Aisyah, N. (2023). Validitas instrumen kuesioner pretest-posttest pada penelitian edukasi kesehatan remaja. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 12(2), 77–84.

Tirta, J., et al. (2025). Efektivitas edukasi kesehatan dan skrining proteinuria dalam deteksi dini risiko gagal ginjal kronik pada remaja. JIPPM. https://doi.org/10.36990/jippm.v5i2.1783

Wijaya, R., & Firmansyah, A. (2023). Analisis deskriptif perubahan pengetahuan pada desain one group pretest-posttest. Jurnal Keperawatan Indonesia, 26(3), 150–158.

Yuliani, F., et al. (2023). Literasi kesehatan remaja dan pengaruh media digital terhadap pengetahuan kesehatan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat.

Downloads

Published

10-07-2026

How to Cite

Irfan Sazali Nasution, Fitriya Ramadani, Ainun Jariyah, Nurul Amalia, Ulfa Zuhaida Lubis, Nezza Syaira P, Reghyna Makruf Nasution, & Azmi Muammar Lubis. (2026). Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Tentang Pencegahan Penyakit Ginjal dengan Pola Hidup Sehat Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa di SMP Negeri 1 Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang : Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 825–833. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7001