Edukasi Tanaman Obat Keluarga (Toga) Dalam Menurunkan Nyeri Sendi Pada Lansia Di Desa Baumata Utara, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang

Pengabdian

Authors

  • Yohana Teodosia Setu STIKES Maranatha Kupang
  • Joli Riyana Nubatonis STIKES Maranatha Kupang
  • Delice Pobas STIKES Maranatha Kupang
  • Engelbertus Kase STIKES Maranatha Kupang

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.7140

Abstract

Nyeri sendi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami lansia akibat proses degeneratif yang dapat mengganggu mobilitas dan kualitas hidup. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri sendi adalah pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Namun, pengetahuan lansia mengenai manfaat dan cara pengolahan TOGA masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan lansia tentang pemanfaatan TOGA dalam menurunkan nyeri sendi di Desa Baumata Utara, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi pengolahan TOGA, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 30 lansia. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 56,7 dan post-test sebesar 85,3. Peserta juga mampu mengidentifikasi jenis TOGA yang bermanfaat untuk nyeri sendi, seperti jahe, kunyit, sereh, dan daun kelor. Kegiatan edukasi TOGA terbukti meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam memanfaatkan tanaman obat sebagai alternatif terapi nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri sendi.

References

Ekayamti, E. (2021). Terapi nonfarmakologi sebagai bentuk swamedikasi lansia dalam manajemen nyeri osteoartritis. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 7(2), 95–101.

Faridah, F., Junaidi, A. S., & Hadi, P. (2023). Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai alternatif pengobatan mandiri nyeri sendi. Jurnal Abdimas Kesehatan, 5(3), 607–614.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman pemanfaatan tanaman obat keluarga untuk kesehatan masyarakat. Jakarta: Kemenkes RI.

Muchtar, R. S. U., Ismail, A., & Rahman, H. (2024). Lansia sehat dan bahagia: Menurunkan nyeri sendi rematik dengan senam dan kompres jahe. Community Development Journal, 5(1), 220–228.

Qomariah, N., Nursaid, & Mu'ah. (2025). Sosialisasi pemanfaatan tanaman herbal jahe (Zingiber officinale) bagi kesehatan lansia. Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage, 3(1), 15–22.

Syukkur, A., & Handini, F. S. (2025). Pendampingan kader lansia dalam pemanfaatan TOGA untuk mengatasi nyeri sendi pada lansia. Selaparang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 9(1), 345–352.

World Health Organization. (2024). Musculoskeletal health and ageing. Geneva: WHO.

Downloads

Published

26-06-2026

How to Cite

Yohana Teodosia Setu, Joli Riyana Nubatonis, Delice Pobas, & Engelbertus Kase. (2026). Edukasi Tanaman Obat Keluarga (Toga) Dalam Menurunkan Nyeri Sendi Pada Lansia Di Desa Baumata Utara, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 28191–28194. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.7140