Pemberdayaan Keluarga dalam Implementasi Penanaman TOGA untuk Mengatasi Hipertensi
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.7141Keywords:
Pemberdayaan keluarga, TOGA, hipertensi, pengabdian masyarakat, tanaman obatAbstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama terjadinya komplikasi kardiovaskular dan memerlukan pengelolaan secara berkelanjutan. Upaya pengendalian hipertensi dapat dilakukan melalui pendekatan promotif dan preventif berbasis keluarga, salah satunya melalui pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian keluarga dalam implementasi penanaman TOGA sebagai upaya pendukung pengendalian hipertensi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan mengenai hipertensi dan manfaat TOGA, pelatihan penanaman dan pemeliharaan tanaman obat, demonstrasi pengolahan tanaman obat, serta pendampingan kepada keluarga sasaran. Jenis tanaman yang diperkenalkan antara lain seledri, daun salam, bawang putih, kumis kucing dan serai yang memiliki potensi sebagai terapi komplementer dalam membantu mengontrol tekanan darah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam pemanfaatan TOGA, meningkatnya partisipasi keluarga dalam perawatan anggota keluarga yang menderita hipertensi, serta terbentuknya kebiasaan hidup sehat melalui pemanfaatan tanaman obat yang tersedia di lingkungan rumah. Pemberdayaan keluarga melalui implementasi penanaman TOGA dapat menjadi salah satu strategi berbasis masyarakat yang efektif dalam mendukung pengelolaan hipertensi secara mandiri dan berkelanjutan.
References
Harmili, H., Pramudita, L. and Awaliyah, T. (2023) ‘Pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi penggunaan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) di Desa Sebotok’, Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal, 6(2), pp. 172–176. https://doi.org/10.58406/jpml.v6i2.1404.
Hidayat, T., Widniah, A.Z. and Febriana, A. (2022) ‘Foot soak therapy with warm ginger for families with elderly hypertension’, Community Empowerment, 7(12), pp. 2153–2160.https://doi.org/10.31603/ce.8396.
Hidayati, N.R., Nurjanah, S., Fatimah, R. and Wulandari, D. (2023) ‘Community empowerment in the use of family medicinal plants (TOGA)’, Community Empowerment, 8(9), pp. 1416–1423. https://doi.org/10.31603/ce.10315.
Ningrum, W.A., Rahmawati, E. and Sari, N. (2023) ‘Edukasi pemanfaatan TOGA sebagai pencegah hipertensi’, Jurnal Pengabdian Kesehatan, 6(2), pp. 89–95.
Prasetiyasmara, B., Kurniawati, D. and Yuliana, E. (2022) ‘Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan keluarga melalui penanaman tanaman obat keluarga’, Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(5), pp. 753–759.
Riasmini, N.M., Sari, C.W.M., Herawati, T. and Hidayati, N.O. (2023) ‘A Continuity of Care Model Based on Family Empowerment Improves the Family’s Ability in Managing Hypertension Among Elderly’, Jurnal Kesehatan Prima, 17(2), pp. 78–86. https://doi.org/10.32807/jkp.v17i2.1183.
Septianingrum, N.M.A., Pratiwi, R.D. and Nugroho, A. (2022) ‘Counseling on processed herbal plants to reduce blood pressure for the elderly in Wonolelo Hamlet, Bandongan, Magelang’, Community Empowerment, 7(6), pp. 1071–1078. https://doi.org/10.31603/ce.6662.
Situmorang, R. and Pasha, E.Y.M. (2023) ‘Interprofessional Education melalui promosi kesehatan keluarga tentang hipertensi di Kota Bandung’, Karya Kesehatan Siwalima, 2(1), pp. 15–20.
Suwarno, I., Handayani, S. and Wijayanti, R. (2022) ‘Community Empowerment Through Family Medicinal Plants (TOGA)’, Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia, 2(7), pp. 276–284. https://doi.org/10.55606/jppmi.v2i7.115.
Utari, D., Maharani, F.T. and Fitri, A.M. (2022) ‘Peci Tensi: Public education efforts on the dangers of hypertension in Cipayung Urban Village, West Java’, Community Empowerment, 7(7), pp. 1130–1135. https://doi.org/10.31603/ce.5790.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Welmince Paulina Nggorong, Kurnia B.Y. Pellondou, Meryano Misa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












