Pendampingan Penentuan Lokasi dan Program Ruang Bangunan Pengelolaan Limbah Organik
Pengabdian
Abstract
Kegiatan pemeliharaan vegetasi di kawasan Alun-Alun Kota Depok menghasilkan limbah organik berupa daun, ranting, batang kecil, dan sisa pemangkasan pohon yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan agar tidak menimbulkan permasalahan lingkungan dan penurunan kualitas kawasan. Sebagai tindak lanjut permohonan pendampingan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok kepada Universitas Gunadarma, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan rekomendasi pemilihan lokasi serta menyusun program ruang bangunan pengelolaan limbah vegetasi/organik. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui koordinasi dengan mitra, inventarisasi data, survei lapangan, identifikasi sumber limbah vegetasi, analisis alternatif lokasi, penyusunan matriks penilaian, dan penyusunan program kebutuhan ruang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari tiga alternatif lokasi yang dianalisis, alternatif pertama merupakan lokasi yang paling sesuai karena memiliki akses operasional yang baik, dekat dengan area parkir pengelola, serta mendukung efisiensi mobilisasi dan pengendalian operasional. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan program ruang bangunan pengelolaan limbah vegetasi dengan luas minimum sekitar 60 m² dan pola ruang linear yang mendukung proses pengolahan secara efektif. Luaran kegiatan berupa rekomendasi lokasi prioritas, matriks penilaian tapak, serta program ruang bangunan yang dapat menjadi acuan dalam pengembangan fasilitas pengelolaan limbah vegetasi di kawasan Alun-Alun Kota Depok
References
Hack, G. (2018). Site Planning International Practice Volume 3. The MIT Press.
Jr., J. A. L. (2013). Site Analysis: Informing Context-Sensitive and Sustainable Site Planning and Design, 3rd Edition. John Wiley & Sons.
M.Sunar, N., Stentiford, E. ., Stewart, D. ., & Fletcher, A. (2009). The Process and Pathogen Behavior in Composting: A Review. UMT-MSD 2009 Post Graduate Seminar 2009, 78–87. https://doi.org/https://doi.org/10.48550/arXiv.1404.5210
Pena, W. M., & Steven A. Parshall. (2012). Problem Seeking: An Architectural Programming Primer, 5th Edition. Wiley.
Polzer, V. R. (2016). COMPOSTING: A NECESSITY OF URBAN CENTERS. Revista Brasileira De Ciências Ambientais, n(40), 124–136. https://doi.org/https://doi.org/10.5327/z2176-947820164014
Pretty, J. N. (1995). Participatory learning for sustainable agriculture. World Development, 23. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/0305-750X(95)00046-F
Reyes-Torres, M., Oviedo-Ocaña, E. R., Dominguez, I., Komilis, D., & Sánchez, A. (2018). A systematic review on the composting of green waste: Feedstock quality and optimization strategies. Waste Management, 77, 486–499.
Shirvani, H. (1986). The Urban Design Process. Van Nostrand Reinold Company. Inc.
Silva, C. H. C. da, Rocha, F. C., & Silva, L. L. G. G. da. (2018). Production of organic compost from different plant waste generated in the management of a green urban space. Revista Ciência Agronômica, 4(49), 558–567. https://doi.org/https://doi.org/10.5935/1806-6690.20180063
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ade Syoufa, Agus Suparman, Agus Nugraha, Dimyati, Lilik S.H.P, Joko Slameto, lia Rosmala Schiffer, Wahyu Prakosa, X. Furuhitho, Yudi Nugraha Bahar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












