Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Berperspektif Masyarakat Perbatasan Bagi Guru di SDN Metamauk

Pengabdian

Authors

  • Fadil Mas'ud Universitas Nusa Cendana
  • Meryana Micselen Doko Universitas Nusa Cendana
  • Daud Yefkanius Nassa Universitas Nusa Cendana
  • Dorkas Yufice Ariyanti Kale Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7261

Keywords:

Modul Ajar, Masyarakat Perbatasan, Pendidikan Kewarganegaraan, Kearifan Lokal, Kompetensi Guru

Abstract

Pendidikan di wilayah perbatasan berperan penting dalam menumbuhkan kesadaran kritis dan nasionalisme. Namun, keterbatasan kompetensi guru dan penggunaan perangkat ajar yang kurang kontekstual masih menjadi kendala di SDN Metamauk, Kabupaten Malaka. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogis guru dalam menyusun modul ajar berbasis masyarakat perbatasan yang mengintegrasikan kearifan lokal dan nilai-nilai Pancasila. Program dilaksanakan melalui sosialisasi, lokakarya, dan pendampingan intensif secara luring dan daring. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, dan penilaian draf modul. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi 80% guru, sementara lebih dari 75% peserta berhasil menyusun modul kontekstual yang memuat budaya lokal dan isu perbatasan. Program juga meningkatkan kepercayaan diri guru dalam menerapkan pembelajaran yang lebih inovatif. Dengan demikian, kegiatan ini efektif memperkuat kemandirian guru dalam mengembangkan perangkat ajar yang mendukung pembentukan identitas kebangsaan generasi muda di wilayah perbatasan.

References

Alifah, H. N., Utami, S., & Inayah, L. (2024). Teacher Welfare Management and Its Implications for Improving Students’ Numeracy Literacy in Indonesia: Literature Review. International Journal of Educational Research. https://doi.org/10.62951/ijer.v1i3.359

Atolan, B. (2025). Rapor Pendidikan Malaka Terendah di Provinsi NTT !! Tahun 2025 Kabupaten Malaka Harus Berjuang Keluar Dari Zona Merah Pendidikan!! ( Catatan Pinggir Boni Atolan, Wartawan, Tinggal di Malaka). Radar Malaka. https://radarmalaka.com/rapor-pendidikan-malaka-terendah-di-provinsi-ntt-tahun-2025-kabupaten-malaka-harus-berjuang-keluar-dari-zona-merah-pendidikan-catatan-pinggir-boni-atolan-wartawan-tinggal-di-malaka/

Böhm, H. (2023). Five Roles of Cross-border Cooperation Against Re-bordering. Journal of Borderlands Studies, 38(3), 487–506. https://doi.org/10.1080/08865655.2021.1948900

Chiu, T. K. F. (2021). Digital support for student engagement in blended learning based on self-determination theory. Computers in Human Behavior, 124, 106909. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.chb.2021.106909

Ferdiansyah, M. F., Timur, F. G. C., & Sumarno, A. P. (2023). Pancasila And Citizenship Education For Border Communities And Indonesia’s Outermost Regions. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 13(2), 78–84. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v13i2.17246

Hoskins, B., & Janmaat, J. G. (2019). Education, Democracy and Inequality: Political Engagement and Citizenship Education in Europe. Palgrave Macmillan.

Lalonde, C. (2020). Civic Resilience and the Ethics of Citizenship in Uncertain Times. Journal of Civic Studies, 5(2), 45–59.

Lickona, T. (2004). Character Matters: How to Help Our Children Develop Good Judgment, Integrity, and Other Essential Virtues. Simon and Schuster.

Murtiningsih, I., & Wijaya, A. P. (2024). Keterlibatan warga negara (civic engagement) dalam penguatan profil pelajar Pancasila. Civic Education And Social Science Journal (CESSJ), 6(1), 89–99. https://doi.org/https://doi.org/10.32585/cessj.v6i1.5582

Nasrullah, R. (2023). Literasi Digital dan Civic Engagement di Era Media Baru. Simbiosa Rekatama Media.

Roulston, S., Bates, J., McAuley, C., O’Connor-Bones, U., Murtagh, S., & Cook, S. (2024). Education along border regions in Ireland: Challenges and opportunities. International Journal of Educational Research, 128, 102472. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.ijer.2024.102472

Sutomo, M., & Siregar, E. (2022). Teacher Professional Development in Indonesia’s Remote Areas with Driven Educational Philanthropic Institutions. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 6, 500–509. https://doi.org/10.23887/jppp.v6i3.55742

Suyato, Sapriya, & Budimansyah, D. (2022). Civic disposition dalam pendidikan kewarganegaraan. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 19(2), 173–184.

Sysoieva, S. (2024). PEDAGOGY OF BORDERLANDS IN THE SCIENTIFIC-EDUCATIONAL DISCOURSE OF THE REPUBLIC OF POLAND. Continuing Professional Education: Theory and Practice, 78(1), 88–98. https://doi.org/10.28925/1609-8595.2024.1.7

Wahyudi, A. B. E., Salimi, Moh., Hidayah, R., Surya, A., Suhartono, S., & Wahyono, W. (2025). Local wisdom-based science e-module to improve cultural literacy and critical thinking skills of elementary school students. Journal of Environment and Sustainability Education, 3(3), 387–395. https://doi.org/10.62672/joease.v3i3.91

Wahyudi, W., Affandi, I., Darmawan, C., Tippe, S., Nursnaeny, P., & Dewantara, J. (2020). COMMUNITY CIVIC EDUCATION IN THE INDONESIAN BORDER AREAS (STUDY IN THE CENTRAL SEBATIK DISTRICT, NORTH KALIMANTAN PROVINCE). Jurnal Pertahanan: Media Informasi Ttg Kajian & Strategi Pertahanan Yang Mengedepankan Identity, Nasionalism & Integrity, 6, 472. https://doi.org/10.33172/jp.v6i3.797

Wallace, D. (2020). Identifying with Borders and Boundaries: The Place of Critical Pedagogy as Social Responsibility Education. In E. Sengupta, P. Blessinger, & C. Mahoney (Eds.), University–Community Partnerships for Promoting Social Responsibility in Higher Education. Emerald Publishing Limited. https://doi.org/10.1108/S2055-364120200000023010

Downloads

Published

18-07-2026

How to Cite

Mas'ud, F., Doko, M. M., Nassa, D. Y., & Kale, D. Y. A. (2026). Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Berperspektif Masyarakat Perbatasan Bagi Guru di SDN Metamauk : Pengabdian . Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 1395–1401. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7261