Pemberdayaan Guru SD dalam Literasi Digital: Strategi Komunikasi Aman dan Pengendalian Akses Media Sosial Siswa

Pengabdian

Authors

  • Anna Nurjanah Universitas Dian Nusantara
  • Novida Irawan Universitas Dian Nusantara
  • Salfhaocta Friemay Universitas Dian Nusantara
  • Jennifer Sarnest Universitas Dian Nusantara
  • Cindy Stefania Teofilus Universitas Dian Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7288

Keywords:

Literasi Digital, Kesenjangan PCK, Cyberbullying, Strategi Komunikasi, Guru SD

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya paparan gawai dan internet pada anak sekolah dasar serta rendahnya skor awal literasi digital (rata-rata 65 dari 100) dari 35 guru di Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Taman Cahaya Global School (T.C.G.S.), Jakarta Barat, yang mengindikasikan kesenjangan Pedagogical Content Knowledge (PCK) dan ketiadaan pedoman institusional terkait insiden digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan metode campuran (kuantitatif dan kualitatif), yang tahapannya meliputi asesmen kebutuhan, pelatihan intensif dan simulasi, Focus Group Discussion (FGD), serta evaluasi post-test. Hasil program menunjukkan tingkat efektivitas yang tinggi dalam menutup kesenjangan PCK melalui pendekatan andragogi dan experiential learning, yang terbukti dari kemampuan guru dalam menangani cyberbullying dan mencegah penyebaran hoaks. Selain itu, program ini berhasil menyusun Model Strategi Komunikasi Aman yang berlandaskan etika kewarganegaraan digital dan perumusan Pedoman Pengendalian Akses Media Sosial Siswa yang diselaraskan dengan nilai keagamaan madrasah. Sebagai kesimpulan, program ini berhasil mentransformasi guru dari sekadar pengguna teknologi menjadi fasilitator pendamping digital yang tanggap dan kompeten. Disarankan agar pihak sekolah memfasilitasi sesi penyegaran secara berkala, mengevaluasi indikator kualitas interaksi daring guru, serta membakukan materi pelatihan ini menjadi modul in-house training wajib bagi seluruh pendidik di masa mendatang.

References

Adam, M. R. R., Handra, T., & Annas, M. (2022). Pengaruh celebrity endorser dan periklanan terhadap brand image (Peran digital marketing). Technomedia Journal, 7(2), 189–201. https://doi.org/10.33050/tmj.v7i2.1905

Agustina, R., Nur’aini, S., Nazla, L., Hanapiah, S., & Marlina, L. (2023). Era digital: Tantangan dan peluang dalam dunia kerja. Journal of Economics and Business, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.61994/econis.v1i1.138

Ayu, N. G. S. N. (2023). Mengintegrasikan media sosial dalam pendidikan etika anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini PG-PAUD Fakultas Pedagogi dan Psikologi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, 5(2), 21–28.

Fransiska, A., Fauziah, S., & Lita. (2022). Upaya mengatasi anak yang sudah terkontaminasi efek negatif dari literasi digital. Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar, 1(2), 116–125.

Hetilaniar, Rokhman, F., & Pristiwati, R. (2023). Dari dunia offline ke dunia online: Merangkul literasi digital. Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia), 13(1), 44–54. https://doi.org/10.31851/pembahsi.v13i1.11936

Ivan, R. (2023). Cara mengajarkan hidup hemat untuk anak yang Anda sayangi. Fidusiana. https://fidusiana.com/cara-mengajarkan-hidup-hemat-untuk-anak-yang-anda-sayangi/

'Izza, N. L. (2023). Upaya penanaman penggunaan media sosial dalam melindungi anak-anak dari dampak negatif media sosial. Journal of Islamic Education Studies, 8(2).

Komalasari, M. D. (2024). Strategi pembelajaran literasi digital untuk siswa SD: Menyiapkan anak di era teknologi. 5, 91–101.

Livingstone, S. (2014). Children and the Internet. Polity Press.

Nuzuli, A. K., Rimin., Aldian, S., Mariana, S., & Aulia, T. (2024). Peran komunikasi orang tua dalam mengawasi penggunaan media sosial oleh anak di Desa Pondok Beringin. Binna' Al-Ummah, 19(1), 14–23.

Purnama, S. (2018). Pengasuhan digital untuk anak Generasi Alpha. Al Hikmah Proceedings on Islamic Early Childhood Education.

Ribble, M. (2015). Digital citizenship in schools (3rd ed.). International Society for Technology in Education.

Sugiarto, & Farid, A. (2023). Literasi digital sebagai jalan penguatan pendidikan karakter di era Society 5.0. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(3), 580–597. https://doi.org/10.37329/cetta.v6i3.2603

Tapscott, D. (2009). Grown up digital: How the Net Generation is changing your world. McGraw-Hill.

Yee, A. Z. H., & Bailenson, J. N. (2019). The extended mind: The power of thinking outside the brain. Mariner Books.

Yolanda, A., & Pramudyo, G. N. (2024). Literasi digital sebagai sarana mencegah perilaku cyberbullying pada remaja Kota Tangerang di media sosial Instagram. Anuva, 8(1), 161–172.

Downloads

Published

16-07-2026

How to Cite

Anna Nurjanah, Novida Irawan, Salfhaocta Friemay, Jennifer Sarnest, & Cindy Stefania Teofilus. (2026). Pemberdayaan Guru SD dalam Literasi Digital: Strategi Komunikasi Aman dan Pengendalian Akses Media Sosial Siswa: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 1298–1305. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7288