Implementasi Total Quality Management (TQM) dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Gerakan Bersih Pantai di Pantai Lasiana, Kupang
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7318Keywords:
Total Quality Management, Pemberdayaan Masyarakat, Kebersihan Pesisir, Pelaku Usaha Mikro, Aksi PartisipatifAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas pendekatan Total Quality Management (TQM) dalam mengatasi problematika limbah padat komersial di kawasan pesisir Pantai Lasiana, Kota Kupang. Program intervensi aksi ini diinisiasi oleh kelompok mahasiswa kelas 4B dan 4E Program Studi Administrasi Bisnis, Universitas Nusa Cendana, dengan menggandeng pelaku usaha mikro (pedagang) setempat sebagai mitra kolaborasi utama. Metode pelaksanaan difokuskan murni pada eksekusi fisik partisipatif secara langsung tanpa penyelenggaraan sesi diskusi maupun forum tanya jawab formal. Tahapan operasional mencakup pemetaan lokasi, persiapan logistik, pemberian instruksi taktis berlandaskan prinsip efisiensi operasional, serta eksekusi pembersihan pantai secara serentak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peniadaan birokrasi komunikasi formal terbukti mampu mengoptimalkan alokasi waktu dan tenaga partisipan. Keberhasilan ini dibuktikan dengan terevakuasinya lebih dari 100 kilogram limbah (setara 20 kantong polibag besar) yang langsung disortir ke dalam kategori plastik sekali pakai dan organik komersial, menghasilkan transformasi visual kebersihan kawasan pesisir secara seketika dan drastis. Kesimpulannya, penerapan TQM melalui aksi gotong royong langsung terbukti efektif mengatasi pencemaran lingkungan pesisir sekaligus menumbuhkan rasa kepemilikan kolektif (sense of belonging) di kalangan pelaku usaha, sehingga meletakkan fondasi tata kelola pelestarian ekosistem yang berkesinambungan.
References
Abdullah, R., & Kusuma, D. (2023). Degradasi ekosistem pesisir akibat aktivitas komersial di Indonesia Timur. Jurnal Ekologi Maritim, 12(2), 45-58.
Fernandez, A., Silva, B., & Costa, C. (2022). Applying Total Quality Management principles in environmental conservation. Journal of Environmental Management, 310, 114-128.
Gaspersz, V. (2021). Total Quality Management: Konsep dan aplikasi ekologi industri. Penerbit Universitas.
Hakim, A. R., & Lestari, P. (2024). Analisis kesenjangan partisipasi masyarakat dalam program kebersihan pesisir berkelanjutan. Jurnal Tata Kelola Lingkungan, 9(1), 22-35.
Hidayat, T. (2024). Behavioral engineering dalam ruang publik: Sebuah pendekatan sosiologis. Jurnal Sosiologi Perkotaan, 15(3), 210-225.
Hutagalung, M. (2023). Efisiensi operasional dalam manajemen krisis lingkungan daerah. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 8(4), 301-315.
Larasati, N., & Utama, R. (2023). Menumbuhkan sense of belonging melalui aksi gotong royong terarah. Jurnal Pemberdayaan Komunitas, 6(2), 88-102.
Nugroho, S., Widiastuti, R., & Setiawan, B. (2024). Implementasi project-based learning pada mahasiswa ilmu administrasi bisnis. Jurnal Inovasi Pendidikan Tinggi, 11(1), 45-60.
Pratama, H. (2021). Evaluasi efektivitas program gotong royong pembersihan pantai di Indonesia timur. Jurnal Pengabdian Sosial Bahari, 8(1), 28–39.
Pratama, Y., & Susanti, E. (2023). Efektivitas laboratorium hidup dalam mengasah kompetensi manajerial mahasiswa. Jurnal Pedagogi Akademik, 5(2), 112-125.
Rahmawati, D., Setiawan, K., & Yulianti, S. (2023). Dinamika sosial dan kegagalan program pelestarian pesisir konvensional. Jurnal Sosiologi Lingkungan, 11(3), 110–125.
Santoso, B., Putra, A., & Wijaya, C. (2022). Ancaman sampah plastik sekali pakai terhadap pariwisata bahari. Jurnal Studi Pariwisata, 14(3), 175-189.
Siregar, H., Lubis, A., & Tanjung, M. (2025). Mengukur dampak afektif keterlibatan pelaku usaha dalam kebersihan pasar. Jurnal Sosiologi Ekonomi, 10(1), 50-65.
Sudirman, M., & Hakim, L. (2022). Dampak pencemaran sampah plastik terhadap ekonomi pesisir di Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ekonomi Pariwisata, 9(4), 40–52.
Suryani, I., & Anwar, F. (2025). Mengeliminasi birokrasi prosedural dalam intervensi sosial. Review Manajemen Publik, 13(2), 140-155.
Susanto, D., & Marpaung, J. (2022). Kolaborasi lintas elemen dalam mitigasi polusi komersial. Jurnal Ekologi Sosial, 7(4), 220-235.
Wibowo, T., & Haryanto, A. (2024). Pemberdayaan masyarakat pesisir melalui model continuous improvement. Jurnal Riset Manajemen dan Pemberdayaan, 5(2), 195–210.
Wijaya, H., & Siregar, P. (2023). Adaptasi filosofi industri untuk perbaikan mutu ruang terbuka hijau. Jurnal Rekayasa Sistem, 9(1), 77-90.
Yuliana, S. (2024). Kapasitas masyarakat mitra sebagai agen pengendali mutu. Jurnal Kajian Pembangunan, 16(3), 205-220.
Zainuddin, A., & Firmansyah, R. (2026). Sinergi akademisi dan praktisi akar rumput dalam tata kelola lingkungan pesisir. Jurnal Administrasi Bisnis Terapan, 4(1), 15-30.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ravel Anwar, Sonnya Marliani, Yudi Adrian, Emilia Gie, Eunike Martha Gegung, Junita Cestilia Nenabu, Sari Angriany Natoni, Septimus Adrianus Mali, Johanis Oenunu, Abram Danial Lubertus Laleb, Theddy Bashkara Foenale, Viktor Amos, Rena Saputri Hilaria Sitanggang, Maria Karmelita Delistiani Sambang, Yunita Chrisna Riane Antonia Bere, Lukas Hattu, Erna Eryani Giri, Yoan Maureen Darianty Dara Odrada, Dendi Sigit Wahyudi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












