Persepsi Siswa Laki-laki terhadap Pembelajaran Tari di SMP Negeri 1 Playen Gunungkidul

Penelitian

Authors

  • Zulina Ritma Indriani Institut Seni Indonesia Yogyakarta
  • Ujang Nendra Pratama Institut Seni Indonesia Yogyakarta https://orcid.org/0000-0003-2240-6012
  • Antonia Indrawati Institut Seni Indonesia Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.734

Keywords:

student perception, gender analysis, dance learning

Abstract

Mata Pelajaran Seni Budaya menjadi elemen kunci dalam pelajaran yang memberikan dasar-dasar untuk mengembangkan apresiasi, pemahaman, dan membentuk sikap kreatif. Pada tingkat pendidikan formal di sekolah, pendekatan seni memberikan kesempatan kepada murid untuk menguasai bidang atau keterampilan seni tertentu, tetapi pada pembelajaran tari terdapat adanya hambatan dalam proses pembelajarannya. Kasus yang terjadi di SMP Negeri 1 Playen Gunungkidul adanya sebagian siswa laki-laki yang tidak antusias dalam pembelajaran tari menyebabkan siswa laki-laki tidak mengikuti pembelajaran tari dengan baik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persepsi siswa laki-laki terhadap pembelajaran tari di SMP Negeri 1 Playen Gunungkidul, dengan menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis statistik deskriptif. Desain penelitian yang digunakan yaitu dengan desain penelitian survei, untuk meneliti seluruh anggota populasi yang ada yakni 86. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data yang masuk kategori skor tinggi sebanyak 13 (15%), kategori skor sedang sebanyak 61 (71%), dan kategori skor rendah sebanyak 12 (14%). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa persepsi siswa laki-laki di SMP Negeri 1 Playen Gunungkidul pada kategori sedang atau masih dalam ukuran moderat

References

Abidin, T. U. (2022). Perspektif Siswa Putri terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Kelas VIII SMP Negeri 4 Ngaglik [Undergraduate Thesis, Universitas Negeri Yogyakarta]. https://eprints.uny.ac.id/75630/

Anasta, N. D. C., & Wijayanti, D. K. (2021). Buku Panduan Guru Seni Tari Untuk SMP Kelas VII. Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemdikbud RI.

Asrori, M. (2009). Psikologi Pembelajaran. Wacana Prima.

Dalimonente, I. (2020). Sosiologi Gender. Bumi Aksara. https://books.google.co.id/books?id=cOUhEAAAQBAJ

Daryanti, F., & Rahayuningtyas, W. (2021). Buku Panduan Guru Seni Tari Untuk Kelas VIII. Pusat Perbukuan Kemdikbud RI.

Eliza, G., & Susmiarti, S. (2020). Persepsi Siswa Laki-Laki terhadap Seni Tari Kelas VIII di SMP Negeri 1 Payakumbuh. Jurnal Sendratasik, 9(1), 50–56. https://doi.org/10.24036/jsu.v8i3.108109

Fadillah, R., & Indrayuda. (2024). Kajian Penyebaran dan Marginalisasi Tari Godang Lasuang. IMAGINASI: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi, 1(2), 24–33. https://doi.org/10.62383/imajinasi.v1i2.131

Fahmi, D. (2021). PersepsiI: Bagaimana Sejatinya Persepsi Membentuk Konstruksi Berpikir Kita.

Fathoni, M. (2023). Pembelajaran Fiqih di Pesantren. Mitra Cendekia Media.

Hartono, & Wuryaningrum, A. (2018). Teknik Analisis Pembelajaran Tari. Lontar Mediatama.

Junaeda. (2020). Persepsi dan Partisipasi Siswa Laki-Laki Kelas VIII dalam Pembelajaran Seni Tari di SMP Negeri 8 Pinrang [Diploma Thesis, Universitas Negeri Makassar]. https://eprints.unm.ac.id/17711/

Karyono, T. (2022). Olah Pikir Menuju Guru Pembina Utama. Andi Publisher.

Lausandry, R., & Susmiarti. (2021). Persepsi Siswa Laki-Laki terhadap Pembelajaran Seni Budaya (Seni Tari) di SMP Negeri 6 Pariaman. Jurnal Sendratasik, 10(1), 383–391. https://doi.org/10.24036/jsu.v9i2.110571

Lesmana, G. (2021). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. UMSU Press.

Maidiana. (2021). Penelitian Survey. ALACRITY: Journal of Education, 1(2), 20–29. https://doi.org/10.52121/alacrity.v1i2.23

Novia, S. (2022). Persepsi Siswa Laki-Laki terhadap Pembelajaran Seni Tari di SMPN 3 Way Tuba [Undergraduate Thesis]. Universitas Lampung.

Paridawati, I., Daulay, M. I., & Amalia, R. (2021). Persepsi Orangtua terhadap Penggunaan Smartphone pada Anak Usia Dini di Desa Indrasakti Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Journal on Teacher Education, 2(2), 28–34. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jote/article/view/1329

Rakhmat, J. (2011). Psikologi Komunikasi. Remaja Rosdakarya.

Restian, A. (2017). Pembelajaran Seni Tari di Indonesia dan Mancanegara. UMM Press.

Rokhmansyah, A. (2016). Pengantar Gender dan Feminisme. Garudhawaca. https://ebooks.gramedia.com/id/buku/pengantar-gender-dan-feminisme

Soedarwo, V. S. D. (2010). Pengertian Gender dan Sosialisasi Gender. Dalam Sosiologi Gende (hlm. 1–32). Universitas Terbuka. https://repository.ut.ac.id/4666/

Susanti, L. (2019). Pengembangan Kreativitas Siswa Melalui Potensi Budaya Lokal dalam Pembelajaran Seni Tari. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang 2019, 417–429. https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/Prosidingpps/article/view/2564

Tohardi, A. (2019). Pengantar Metodologi Penelitian Sosial + Plus. Universitas Tanjungpura Press.

Walgito. (2019). Pengantar Psikologi Umum. Andi Publisher.

Wurarah, M. (2022). Implikasi Prior Knowledge, Persepsi Siswa pada Kemampuan Guru dan Kebiasaan Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Biologi. Bintang Semesta Media.

Yanti, F., & Alimni. (2023). Perbedaan Gaya Belajar Siswa Laki-Laki dan Perempuan pada Mata Pelajaran PAI di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu. Jurnal Hawa Studi Pengarus Utamaan Gender dan Anak, 5(1), 32–42. https://doi.org/10.29300/hawapsga.v5i1.3596

Yeniningsih, T. K. (2018). Pendidikan Seni Tari. Syiah Kuala University Press.

Downloads

Published

30-05-2025

How to Cite

Indriani, Z. R., Pratama, U. N., & Indrawati , A. (2025). Persepsi Siswa Laki-laki terhadap Pembelajaran Tari di SMP Negeri 1 Playen Gunungkidul: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 2538–2548. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.734