Sosialisasi Media Audio Visual Berbasis Kearifan lokal di SD Negeri 091514 Buntu Turunan Kec. Hatonduhan

Pengabdian

Authors

  • Hetdy Sitio Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Minar Trisnawati L Tobing Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Debby Yuliana Sinaga Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7444

Keywords:

media video pembelajaran; YouTube; workshop; guru sekolah dasar; pengabdian kepada Masyarakat

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan terhadap proses pembelajaran di sekolah dasar. Guru dituntut mampu mengembangkan media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik abad ke-21. Namun demikian, hasil observasi di SD Negeri 091514 Buntu Turunan Kabupaten Simalungun menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum memiliki kompetensi yang memadai dalam merancang media pembelajaran berbasis video menggunakan platform digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media video pembelajaran berbasis YouTube melalui kegiatan workshop dan sosialisasi. Metode pelaksanaan terdiri atas tahap analisis kebutuhan, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi hasil pelatihan. Kegiatan diikuti oleh sepuluh guru yang berasal dari SD Negeri 091514 Buntu Turunan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu merancang media video pembelajaran sederhana sesuai mata pelajaran yang diampu serta memahami proses publikasi video pada platform YouTube sebagai media pembelajaran digital. Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga meningkatkan motivasi guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka. Pendekatan workshop yang dipadukan dengan praktik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru sehingga dapat menjadi model pelatihan berkelanjutan bagi sekolah dasar yang memiliki karakteristik serupa. Program ini diharapkan mampu mendukung transformasi pembelajaran digital di sekolah dasar sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik

References

Akhyar, Y., Jamaluddin, J., & Rahman, A. (2023). Digital literacy and teacher professional development in elementary education. Journal of Education and Learning, 17(2), 258–269.

Arsyad, A. (2021). Media pembelajaran (Edisi Revisi). PT RajaGrafindo Persada.

Azizah, N., & Prasetyo, Z. K. (2023). Strengthening digital competence of elementary school teachers through educational technology training. Jurnal Prima Edukasia, 11(1), 32–44.

Bond, M., Bedenlier, S., Marín, V. I., & Händel, M. (2021). Emergency remote teaching in higher education: Mapping the first global online semester. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 18(50), 1–24.

Cabero-Almenara, J., & Palacios-Rodríguez, A. (2022). Digital competence framework for teachers: A systematic review. Education Sciences, 12(5), 1–18.

Hidayat, D., & Hasbullah, M. (2022). Pengembangan media pembelajaran Videoscribe materi IPA sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 7545–7553.

Indarta, Y., Ambiyar, A., Samala, A. D., & Watrianthos, R. (2022). Digital transformation in Indonesian education: Challenges and opportunities. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 28(1), 45–58.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan implementasi Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Komalasari, K., & Saripudin, D. (2022). The implementation of digital learning in elementary schools. Journal of Social Studies Education Research, 13(1), 127–145.

Mishra, P., & Koehler, M. J. (2021). Technological pedagogical content knowledge (TPACK): A framework for teacher knowledge. Teachers College Record, 123(4), 1–24.

Munandar, A., Sari, D. P., & Kurniawan, F. (2023). Workshop media pembelajaran digital untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia, 4(3), 198–207.

Rahmadi, I. F. (2021). Teachers' digital literacy during post-pandemic learning. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(3), 456–468.

Redmond, P., Lock, J., & Smart, V. (2023). Developing digital capability in teachers through professional learning. Education and Information Technologies, 28, 5643–5662.

Sari, N., & Yuniarti, E. (2024). Peningkatan kompetensi guru dalam pembuatan media pembelajaran berbasis video melalui workshop. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9(1), 51–61.

Suartama, I. K., Setyosari, P., Sulthoni, S., & Ulfa, S. (2023). Development of interactive learning media to improve students' engagement. International Journal of Instruction, 16(1), 245–262.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.

UNESCO. (2023). Global education monitoring report 2023: Technology in education. UNESCO Publishing.

Widodo, A., & Nurhayati, S. (2022). Pengembangan media video pembelajaran berbasis YouTube pada sekolah dasar. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4521–4532.

Yusuf, M., & Kurniawan, R. (2023). Digital learning innovation for elementary school teachers in the era of Merdeka Curriculum. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 42(2), 338–350.

Zainuddin, Z., & Perera, C. J. (2022). Supporting digital transformation in education through teacher professional development. Education and Information Technologies, 27, 10215–10237.

Downloads

Published

20-07-2026

How to Cite

Hetdy Sitio, Minar Trisnawati L Tobing, & Debby Yuliana Sinaga. (2026). Sosialisasi Media Audio Visual Berbasis Kearifan lokal di SD Negeri 091514 Buntu Turunan Kec. Hatonduhan: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 1483–1490. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7444