Pengaruh Pemberian Murrotal Al-Qur'an Terhadap Penurunan Nyeri pada Ibu Bersalin di Klinik Nining Tahun 2026
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7472Keywords:
Nyeri persalinan Murrotal Al-Qur'an PersalinanAbstract
Nyeri persalinan yang patologis dapat mengganggu kemajuan persalinan. di wilayah Kota Medan, data Dinas Kesehatan setempat (2024) memperkirakan jumlah persalinan mencapai sekitar 10.100 kasus. Dari jumlah tersebut, sekitar 3% ibu bersalin dilaporkan mengalami gangguan kemajuan persalinan akibat nyeri hebat dan kelelahan, atau setara dengan 303 kasus Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian Murrotal Al-Qur’an terhadap penurunan nyeri pada ibu bersalin di Klinik Nining Tahun 2026. Jenis penelitian ini yaitu pre eksperimen dengan desain pretest and posttest one group design. Penelitian ini telah dilaksanakan d Klinik Nining pada bulan Maret – Mei 2026. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu bersalin di Klinik Nining pada bulan Maret - Mei 2026 yang berjumlah 42 orang dengan jumlah sampel 11 orang, teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Setelah data terkumpul maka data akan dianalisa secara univariat dan bivariate dengan menggunakan uji t test paired. Hasil penelitian didapatkan tingkat nyeri pada ibu bersalin kala I sebelum pemberian murottal Al-Qur’an sebesar 4,91 dengan standar deviasi 1,044 dan sesudah adalah 3,45 dengan standar deviasi 0,688. Hasil uji statistik terdapat pengaruh pemberian Murrotal Al-Qur’an terhadap penurunan nyeri pada ibu bersalin dengan nilai p value 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan terdapat pengaruh pemberian Murrotal Al-Qur’an terhadap penurunan nyeri pada ibu bersalin. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk dapat memberikan terapi non farmakologis dalam mengatasi nyeri persalinan salah satunya pemberian terapi mendengarkan murrotal Al-Qur’an.
References
Alamsyah, F., & Darmawan, E. (2021). Efektivitas Terapi Musik dalam Mengurangi Nyeri Persalinan. Jurnal Kesehatan Maternitas, 10(2), 55-62.
Asril, F. (2020). Pendekatan Non-Farmakologis dalam Menangani Nyeri Persalinan. Jurnal Kebidanan, 13(4), 73-80.
Damayanti, A., et al. (2018). Jenis-Jenis Persalinan dan Tanda-Tanda Persalinan. Jakarta: Penerbit Kesehatan.
Dinas Kesehatan Kota Medan. (2024). Profil Kesehatan Kota Medan Tahun 2023. Painan: Dinas Kesehatan Kota Medan.
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2023. Padang: Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.
Fritasari, A. (2018). Tanda dan Proses Persalinan. Surabaya: Penerbit Ilmu Kesehatan.
Handayani, S. (2023). Manajemen Nyeri Persalinan pada Ibu Primigravida melalui Pendekatan Non-Farmakologis Berbasis Spiritual. Jurnal Kebidanan Holistik, 11(2), 45–53.
Jannah, R. (2018). Pengaruh Lantunan Al-Qur’an terhadap Kesehatan Mental Ibu Bersalin. Jurnal Kesehatan Mental, 17(4), 300-307.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI.
Kumalasari, D. (2020). Komplikasi pada Persalinan dan Penatalaksanaan. Bandung: Media Abadi.
Maulana, A. (2008). Fisiologi Persalinan dan Kehidupan Bayi Baru Lahir. Malang: Universitas Brawijaya Press.
Nuraeni, D. (2022). Pengaruh Terapi Murrotal Al-Qur’an terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan dan Nyeri pada Ibu Bersalin Kala I. Jurnal Kesehatan dan Keperawatan, 10(1), 20–27.
Putri, D. (2023). Efektivitas Terapi Relaksasi Berbasis Spiritual terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif. Jurnal Keperawatan Maternitas, 9(2), 38–45
Pratiwi, M. (2021). Pendekatan Spiritual dalam Mengatasi Kecemasan Ibu Bersalin. Jurnal Kebidanan Holistik, 10(4), 74-81.
Rahmawati, L. (2024). Asuhan Kebidanan Komprehensif dalam Pengendalian Nyeri Persalinan Menggunakan Metode Non-Farmakologis. Jurnal Ilmu Kebidanan Indonesia, 13(1), 28–36.
Rojaya, H., et al. (2018). Al-Qur’an: Pengertian dan Hikmah di Baliknya. Jakarta: Penerbit Agama.
Rohmi, N. (2022). Pengaruh Terapi Murottal Al-Qur’an terhadap Intensitas Nyeri pada Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif di Puskesmas Cempaka. Jurnal Ilmiah Kebidanan, 8(2), 72–78.
Sholichah, D. (2020). Proses Persalinan Fisiologis dan Patologis. Jurnal Obstetri, 29(3), 75-83.
Stoppard, M. (2008). Tanda Persalinan Palsu dan Perbedaannya dengan Persalinan Asli. New York: Health Press.
Sutrisno, A., & Hidayat, M. (2021). Pengaruh Pendekatan Relaksasi dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Persalinan pada Ibu Primigravida. Jurnal Keperawatan, 13(2), 90-95.
Widodo, M., & Tiar, S. (2022). Penerapan Terapi Non-Farmakologis untuk Mengurangi Nyeri Persalinan di Rumah Sakit. Jurnal Kesehatan dan Kebidanan, 8(3), 120-127.
World Health Organization. (2023). Trends in Maternal Mortality: 2000–2023 Estimates. Geneva: World Health Organization (WHO Press).
Yuliani, E. (2023). Pendekatan Spiritual dalam Terapi Non-Farmakologis untuk Menurunkan Nyeri Persalinan. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan, 12(3), 50–58.
Yulistiani, R. (2023). Efektivitas Murottal Al-Qur’an terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif di RSIA Bunda Asri. Jurnal Riset Kebidanan, 9(1), 33–39.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Gita Rahmadani Gita, Gita Rahmadani, Sonia Wulandari, Sri Ilawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












