Peningkatan Penerapan Prasarana Park and Ride di Stasiun Cikarang Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7503Keywords:
Analytical Hierarchy Process (AHP), Park and Ride, Stasiun Cikarang, Aksesibilitas, Transportasi TerintegrasiAbstract
Stasiun Cikarang merupakan salah satu simpul utama KRL Commuter Line di timur Jabodetabek yang dilengkapi fasilitas park and ride untuk mendukung integrasi antarmoda. Penelitian ini bertujuan menentukan prioritas kriteria dan strategi pengembangan fasilitas park and ride menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Data diperoleh melalui penilaian perbandingan berpasangan oleh tiga responden ahli (regulator, operator, dan akademisi) serta survei terhadap 266 pengguna yang ditentukan dengan rumus Slovin. Hasil AHP menunjukkan bahwa Aksesibilitas menjadi prioritas utama (0,310), diikuti Kebutuhan Pengguna (0,283), Keamanan dan Keselamatan (0,211), Kenyamanan (0,123), serta Biaya dan Pengelolaan (0,072), dengan seluruh nilai Consistency Ratio < 0,1. Survei pengguna menunjukkan fasilitas dinilai baik, namun masih perlu perbaikan pada jalur inklusif, area drop-off, dan penerangan. Alternatif strategi yang paling didukung adalah Modernisasi Sistem Keamanan dan Keselamatan (94,7%), diikuti Revitalisasi dan Perluasan Kapasitas Fasilitas (75,2%) serta Peningkatan Aksesibilitas dan Integrasi Antarmoda (74,4%). Penelitian ini merekomendasikan pengembangan bertahap dengan prioritas pada peningkatan aksesibilitas dan kapasitas parkir, diikuti penguatan sistem keamanan sebagai dasar kebijakan pengelolaan park and ride di Stasiun Cikarang.
References
Chen, C., Gong, H., & Paaswell, R. (2014). Service quality, accessibility and intermodal integration in park-and-ride facilities. Journal of Advanced Transportation, 48(7), 742–757.
Farhan, B., & Murray, A. T. (2008). Siting park-and-ride facilities using a multi-objective spatial optimization model. Transportation Research Part A: Policy and Practice, 42(5), 776–791.
Holguín-Veras, J., Reilly, J., Aros-Vera, F., & Yushimito, W. (2012). Park-and-ride facility planning considerations. Transportation Research Record, 2276, 12–20.
Ibrahim, M. F., Rahman, M. M., & Hassan, M. K. (2020). Factors influencing park-and-ride usage. Journal of Transport Geography, 87, 102–118.
Meek, S., Ison, S., & Enoch, M. (2011). Evaluating the performance of park and ride. Transport Policy, 18(4), 783–794.
Mingardo, G. (2013). Transport and parking demand management: A review of park-and-ride facilities. Transportation Research Part A: Policy and Practice, 49, 1–12.
Ortegón-Sánchez, A., & Tyler, N. (2016). Integrating accessibility and public transport through park-and-ride. Transportation Research Procedia, 14, 1824–1833.
Saaty, T. L. (1980). The Analytic Hierarchy Process. New York: McGraw-Hill.
Saaty, T. L. (1994). Fundamentals of Decision Making and Priority Theory with the Analytic Hierarchy Process. Pittsburgh: RWS Publications.
Sugiarto, S., Isya, M., & Anggraini, R. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi pengembangan fasilitas park and ride pada stasiun komuter di Indonesia. Jurnal Transportasi, 21(2), 95–106.
Wibowo, S. S., & Olszewski, P. (2005). Park-and-ride and feeder mode integration. Journal of the Eastern Asia Society for Transportation Studies, 6, 2458–2472.
Yulianti, D., & Mulyono, A. T. (2019). Analisis faktor pengembangan fasilitas park and ride pada sistem transportasi perkotaan. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 4(2), 97–108.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Salma Ayu Azizah, Angga Aprya Paboyo, Irfan Febrian, R. Caesario Boing

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












