The Impact of Green Sukuk on Financial Performance and Sustainable Economic Growth: A Comparative Study of Indonesia and Malaysia
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7562Keywords:
Sukuk Hijau, Kinerja Keuangan, Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, Studi Perbandingan, Akuntansi KeberlanjutanAbstract
Krisis perubahan iklim global telah mendorong pergeseran paradigma di sektor keuangan Islam melalui pengembangan instrumen pembiayaan hijau yang berlandaskan keadilan sosial dan keberlanjutan lingkungan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi secara empiris pengaruh penerbitan sukuk hijau terhadap kinerja keuangan penerbit/negara dan implikasinya terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, dengan menggunakan studi komparatif antara dua yurisdiksi keuangan Islam utama di Asia Tenggara, yaitu Indonesia dan Malaysia. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif, data sekunder dikumpulkan dari laporan keuangan, laporan keberlanjutan tahunan, dan indikator makroekonomi selama periode pengamatan yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerbitan sukuk hijau secara signifikan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja keuangan, yang diukur dengan rasio profitabilitas dan efisiensi biaya modal. Lebih lanjut, analisis komparatif mengungkapkan perbedaan signifikan dalam efektivitas tata kelola pelaporan akuntansi lingkungan dan kontribusi makro terhadap indikator ekonomi hijau antara kedua negara. Malaysia menunjukkan tingkat kematangan regulasi yang lebih tinggi dan standar pengungkapan akuntansi hijau yang lebih terstruktur, sedangkan Indonesia unggul dalam pertumbuhan volume penerbitan sukuk hijau ritel dan pemerintah.
References
Alam, N., Gupta, L., & Zameni, A. (2019). Green sukuk: Versatility and sustainability in Islamic finance . Palgrave Macmillan.
Azhgaliyeva, D., Kapoor, A., & Liu, Y. (2020). Green bonds and green sukuk for infrastructure development: Trends, challenges, and prospects. Asian Development Bank Institute Working Paper Series , (1152), 1–24.
Connelly, B.L., Certo, S.T., Ireland, R.D., & Reutzel, C.R. (2011). Signaling theory: A review and assessment. Journal of Management , 37 (1), 39–67.https://doi.org/10.1177/0149206310388419
Gray, R., Kouhy, R., & Lavers, S. (1995). Corporate social and environmental reporting: A review of the literature and a longitudinal study of UK disclosure. Accounting, Auditing & Accountability Journal , 8 (2), 47–77.https://doi.org/10.1108/09513579510146996
Ministry of Finance of the Republic of Indonesia. (2022). Indonesia sovereign green sukuk report 2022. Directorate General of Financing and Risk Management.
Financial Services Authority. (2023). Report on the development of the Indonesian green capital market . OJK.
Rehbi, H., & Ben-Slama, M. (2023). The greenium in Islamic capital markets: Empirical evidence from global green sukuk issuances. Journal of Sustainable Finance & Investment , 13 (3), 1145–1162.https://doi.org/10.1080/20430795.2021.1982421
Romer, P. M. (1990). Endogenous technological change. Journal of Political Economy , 98 (5, Part 2), S71–S102.https://doi.org/10.1086/261725
Sarea, A., Al-Sartawi, A.M., & Khalid, R. (2022). Environmental accounting disclosure and financial performance: Evidence from Islamic banking sector in Southeast Asia. Journal of Islamic Accounting and Business Research , 13 (6), 890–908.https://doi.org/10.1108/JIABR-08-2021-0220
Schwab, K. (2018). Shaping the future of the fourth industrial revolution . Currencies.
Securities Commission Malaysia. (2021). Sustainable and responsible investment roadmap for the Malaysian capital market . Securities Commission.
Teece, D. J., Pisano, G., & Shuen, A. (1997). Dynamic capabilities and strategic management. Strategic Management Journal , 18 (7), 509–533.https://doi.org/10.1002/(SICI)1097-0266(199708)18:7<509::AID-SMJ882>3.0.CO;2-Z
World Bank. (2021). Mobilizing Islamic finance for infrastructure: The case of green sukuk . World Bank Group.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Oki Sania Riski

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












