Implementasi Digitalisasi Navigasi Berbasis Smart Coastal Village 4.0 dalam Meningkatkan Keselamatan Pelayaran dan Literasi Digital Nelayan Pesisir

Pengabdian

Authors

  • Mudiyanto Universitas Hang Tuah
  • Djamaludin Malik Universitas Hang Tuah
  • Bambang Ispribandono Universitas Hang Tuah
  • Kuncowati Universitas Hang Tuah
  • Teguh Wiyono Universitas Hang Tuah

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7578

Keywords:

edukasi; keamanan pelayaran; keselamatan pelayaran; nelayan tradisional; simulasi

Abstract

Keselamatan dan keamanan pelayaran merupakan aspek penting dalam aktivitas penangkapan ikan, namun masih banyak nelayan tradisional yang memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai penggunaan alat keselamatan, identifikasi risiko pelayaran, dan prosedur tanggap darurat di laut. Kondisi tersebut meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan pelayaran yang dapat mengakibatkan kerugian jiwa maupun materi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan melalui edukasi, simulasi, dan pendampingan mengenai keselamatan dan keamanan pelayaran. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tanjungan, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, dengan melibatkan 40 orang nelayan sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi penggunaan alat keselamatan (life jacket, lifebuoy, APAR, dan alat komunikasi), simulasi prosedur keadaan darurat, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 58,4 menjadi 86,9, atau mengalami peningkatan sebesar 48,8%. Persentase peserta yang memiliki kategori pengetahuan baik meningkat dari 27,5% menjadi 87,5%, sedangkan keterampilan penggunaan alat keselamatan meningkat dari 35,0% menjadi 90,0%. Selain itu, 95,0% peserta menyatakan mampu menerapkan prosedur keselamatan dasar sebelum melaut, dan 92,5% peserta menyatakan puas terhadap materi serta metode pelatihan yang diberikan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan edukasi yang dipadukan dengan simulasi dan pendampingan efektif dalam meningkatkan kompetensi nelayan terhadap aspek keselamatan dan keamanan pelayaran. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk budaya keselamatan (safety culture) di kalangan nelayan sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan pelayaran dan mendukung aktivitas penangkapan ikan yang lebih aman, tertib, dan berkelanjutan.

References

Amalia, R., Hidayat, T., & Prasetyo, A. (2022). Peningkatan budaya keselamatan kerja pada masyarakat pesisir melalui edukasi keselamatan pelayaran. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(4), 221–229.

Hermanto. (2023). Sosialisasi keselamatan pelayaran bagi masyarakat nelayan dan awak kapal ikan. Jurnal Pengabdian Andalas, 2(1), 28–35.

Indrayani, N., Setyaningsih, Y., & Sulistiyani, S. (2023). Work safety aspects on the sea on small-scale fishermen in Jember Regency. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 12(2), 194–205.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2021). Pedoman keselamatan pelayaran bagi kapal perikanan skala kecil. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. (2022). Statistik kelautan dan perikanan Indonesia 2022. KKP RI.

Purnomo, D., Arifin, F., & Siregar, M. (2024). Strategi peningkatan kesadaran keselamatan dan keamanan pelayaran pada masyarakat nelayan. Jurnal Pengabdian dan Inovasi Indonesia, 5(1), 44–53.

Pusat Data, Statistik, dan Informasi Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2023). Kelautan dan Perikanan dalam Angka Tahun 2023. KKP RI.

Rahman, M., Putra, H., & Lestari, D. (2022). Efektivitas metode pre-test dan post-test dalam evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(1), 67–75.

Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Pelayaran. Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Susanna, E., Sari, D., & Firmansyah, A. (2025). Penyuluhan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) bagi nelayan sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja. Jurnal Pendekar, 5(1), 15–23.

Wiyono, S., Marsudi, S., & Setiawan, A. (2023). Pelatihan teknik keselamatan pelayaran bagi masyarakat Desa Kamal, Madura. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pesisir, 2(1), 33–42.

Yuliana, N., Kurniawan, R., & Prabowo, H. (2022). Edukasi penggunaan alat keselamatan kapal bagi nelayan tradisional di wilayah pesisir Jawa Timur. Jurnal Abdimas Bahari, 3(2), 101–109.

Yusuf, M., Widodo, S., & Raharjo, B. (2024). Pemberdayaan masyarakat nelayan melalui pelatihan keselamatan pelayaran berbasis partisipatif. Jurnal Pengabdian Bahari Indonesia, 6(1), 55–64.

Zainuddin, A., Nugroho, B., & Suryanto, E. (2023). Implementasi budaya keselamatan (safety culture) pada nelayan tradisional melalui program pengabdian masyarakat. Jurnal Maritim Indonesia, 8(2), 118–127.

Downloads

Published

04-08-2026

How to Cite

Mudiyanto, Djamaludin Malik, Bambang Ispribandono, Kuncowati, & Teguh Wiyono. (2026). Implementasi Digitalisasi Navigasi Berbasis Smart Coastal Village 4.0 dalam Meningkatkan Keselamatan Pelayaran dan Literasi Digital Nelayan Pesisir: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 2322–2328. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7578