Pemberdayaan Kelompok Rentan: Analisis Efektivitas dan Keberlanjutan mandiri Pasca-Pelatihan Keterampilan bagi Anak di LKSA Sidoarjo

Penelitian

Authors

  • Alia Rahman Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Husnul Muttaqin

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7815

Abstract

Upaya pemberdayaan melalui pelatihan keterampilan merupakan salah satu strategi yang digunakan untuk meningkatkan kemandirian kelompok rentan, termasuk anak-anak di Lembaga Perlindungan Anak (LKSA). Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas program pelatihan aksesoris yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo dalam meningkatkan pemberdayaan peserta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi melalui studi lapangan yang dilakukan secara intensif selama empat bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan tersebut berdampak positif pada peningkatan keterampilan, kepercayaan diri, dan motivasi peserta untuk mengembangkan kemampuan mereka secara mandiri. Peserta yang tidak memiliki pengalaman sebelumnya mampu memproduksi aksesoris sederhana setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, pelatihan tersebut juga membuka peluang bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan sebagai potensi usaha. Namun, efektivitas program masih menghadapi kendala pada aspek keberlanjutan, seperti keterbatasan waktu pelatihan dan minimnya pendampingan lanjutan. Oleh karena itu, penguatan program diperlukan melalui pelatihan lebih lanjut, pendampingan berkelanjutan, dan dukungan dalam pengembangan usaha agar pemberdayaan peserta dapat berlangsung secara optimal dan berkelanjutan.

Kata kunci : Efektivitas; Pelatihan aksesori; Pemberdayaan; LKSA; Kemandirian ekonomi

Downloads

Published

17-09-2026

How to Cite

Rahman, A., & Muttaqin, H. (2026). Pemberdayaan Kelompok Rentan: Analisis Efektivitas dan Keberlanjutan mandiri Pasca-Pelatihan Keterampilan bagi Anak di LKSA Sidoarjo: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 3972–3979. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7815