Pemanfaatan Pekarangan dengan Tanaman Sayuran dan TOGA untuk Menjaga Kesehatan dan Pangan Keluarga Desa Air Putih

Pengabdian

Authors

  • Elfin Efendi Universitas Asahan
  • Zunaida Sitorus Universitas Asahan
  • Hisar Kasih Sitorus Universitas Asahan
  • Raffy Pratama Putra Universitas Asahan
  • Nabil-Al Akbar Risqi Margolang Universitas Asahan

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7840

Keywords:

Yard, Vegetables, Family Medicinal Plants, Health, food

Abstract

Pemanfaatan pekarangan rumah merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendukung kesehatan keluarga. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan rumah melalui budidaya tanaman sayuran dan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Air Putih, Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, sosialisasi, persiapan alat dan bahan, praktik penanaman, pemeliharaan, pendampingan, dan evaluasi. Jenis tanaman yang dikembangkan meliputi sayuran seperti kangkung, bayam, bayam Brazil, sawi, cabai, dan tanaman TOGA seperti jahe, kunyit, kencur, kumis kucing, keji beling, bunga telang, kunyit putih, sirih merah dan serai. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan evaluasi sederhana, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan pekarangan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan budidaya tanaman secara sederhana. Masyarakat juga memperoleh alternatif untuk menyediakan bahan pangan segar bagi keluarga serta mengenal pemanfaatan tanaman TOGA sebagai pendukung pemeliharaan kesehatan. Penggunaan polybag dan wadah bekas menjadi alternatif dalam mengatasi keterbatasan lahan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan pekarangan memiliki potensi untuk mendukung ketahanan pangan, meningkatkan kesadaran kesehatan, serta menciptakan lingkungan rumah yang lebih produktif. Keberlanjutan kegiatan melalui pemeliharaan dan penanaman kembali secara mandiri diperlukan agar manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang.

References

Ashari, Saptana, & Purwantini, T. B. (2012). Potensi dan Prospek Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Mendukung Ketahanan Pangan. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 30(1), 13–30.

Badan Ketahanan Pangan. (2020). Petunjuk Teknis Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Indonesia 2024. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2016 tentang Formularium Obat Herbal Asli Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2019). Petunjuk Teknis Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan Melalui Kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Nurwati, N., Surtinah, S., & Masykur, A. (2015). Analisis Pemanfaatan Pekarangan Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Di Kota Pekanbaru. Jurnal Ilmiah Pertanian, 11(2), 1–8.

Riah, R., & Widyastuti, D. A. (2019). Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Budidaya Tanaman Sayuran Dan Tanaman Obat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 1–8.

Widyawati, N. (2015). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Untuk Kesehatan Keluarga. Jakarta: Agromedia.

World Health Organization. (2019). WHO Global Report On Traditional And Complementary Medicine 2019. Geneva: World Health Organization.

Downloads

Published

01-09-2026

How to Cite

Elfin Efendi, Zunaida Sitorus, Hisar Kasih Sitorus, Raffy Pratama Putra, & Nabil-Al Akbar Risqi Margolang. (2026). Pemanfaatan Pekarangan dengan Tanaman Sayuran dan TOGA untuk Menjaga Kesehatan dan Pangan Keluarga Desa Air Putih: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 3496–3502. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7840