Upaya Penanggulangan Stunting Anak Melalui Kolaborasi KKN UINSU dan Posyandu Huta III Dolok

Pengabdian

Authors

  • Munandar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • M.Fikri Pratama Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nur Fitria Habiba Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Vina Ameera Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Hapni Hasibuan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Ihsanatantri Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Tamrin Tarigan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Riska Mutia Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Mutiah Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Rusmia Nita Sari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Qory Zakirah Anshori Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7873

Keywords:

Stunting, Posyandu, KKN, Edukasi Gizi

Abstract

Stunting merupakan masalah gangguan pertumbuhan pada anak akibat kurangnya asupan gizi jangka panjang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran Posyandu melalui kolaborasi bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Tahun 2026 di Huta III Dolok. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan 34 mahasiswa KKN, 25 kader Posyandu aktif, dan 35 balita usia 0–59 bulan. Hasil skrining antropometri berbasis indikator TB/U mengonfirmasi adanya 4 anak yang terindikasi stunting. Intervensi edukasi gizi melalui penyuluhan terbukti efektif meningkatkan nilai rata-rata pengetahuan ibu balita dari batas awal 58,2 menjadi 86,4. Implementasi demonstrasi makanan tambahan "Nugget Lele Kelor" berhasil memperkuat kemandirian pangan tingkat keluarga. Kolaborasi ini berhasil memperkuat sistem monitoring tumbuh kembang anak di Huta III Dolok secara berkelanjutan.

References

Astuti, D. (2026). Stunting incidence factors based on environmental health and economic status perspectives: A narrative review. Journal of Evidence-Based Nursing and Public Health, 3(1), 20–36. https://doi.org/10.61511/jevnah.v3i1.2026.2601

Ayukarningsih, Y., Sa’adah, H., Alif Kusmayadi, M., & Ramadhan, M. Z. (2024). STUNTING: EARLY DETECTION WITH ANTHROPOMETRIC MEASUREMENTS AND MANAGEMENT. Journal of Health and Dental Sciences, 4(1), 91–104. https://doi.org/10.54052/jhds.v4n1.p91-104

Lutter, C. K., Grummer-Strawn, L., & Rogers, L. (2021). Complementary feeding of infants and young children 6 to 23 months of age. Nutrition Reviews, 79(8), 825–846. https://doi.org/10.1093/nutrit/nuaa143

Mulyaningsih, T., Mohanty, I., Widyaningsih, V., Gebremedhin, T. A., Miranti, R., & Wiyono, V. H. (2021). Beyond personal factors: Multilevel determinants of childhood stunting in Indonesia. PLOS ONE, 16(11), e0260265. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0260265

Rachmah, S., Mawaddah, N., & Rahim, R. A. A. (2025). The Relationship Between Supplementary Feeding Consumption Made from Local Foods and the Nutritional Status of Wasting and Stunting Toddlers. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 5(2), 131–146. https://doi.org/10.58545/jkki.v5i2.549

WHO guideline for complementary feeding of infants and young children 6-23 months of age. (2023). World Health Organization.

Yasmine, H. A., Setyorini, D., & Yulianita, H. (2024). Peran Kader Posyandu dalam Upaya Pencegahan Stunting. Journal of Telenursing (JOTING), 6(1), 1582–1589. https://doi.org/10.31539/joting.v6i1.10190

Downloads

Published

05-09-2026

How to Cite

Munandar, Pratama, M., Nur Fitria Habiba, Vina Ameera, Hapni Hasibuan, Ihsanatantri, Tamrin Tarigan, Riska Mutia Nasution, Mutiah Nasution, Rusmia Nita Sari, & Qory Zakirah Anshori. (2026). Upaya Penanggulangan Stunting Anak Melalui Kolaborasi KKN UINSU dan Posyandu Huta III Dolok: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 3674–3680. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7873