Membangun Generasi Gereja yang Berkarakter Kristiani dan Terampil dalam Menghadapi Tantangan Zaman di Jemaat GPM Benteng Karang
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.8025Keywords:
Hasil Belajar; IPS; Media Sutilan; Penelitian Tindakan KelasAbstract
Perkembangan teknologi digital menghadirkan peluang dan tantangan bagi pembentukan karakter generasi muda gereja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Jemaat GPM Benteng Karang, Klasis Pulau Ambon Timur, bertujuan memperkuat karakter Kristiani, keterampilan hidup, literasi digital, daya kritis, kreativitas, kemandirian ekonomi, serta kepedulian sosial-ekologis remaja dan peserta katekisasi. Kegiatan menggunakan pendekatan Community Based Research (CBR) melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan metode sosialisasi, diskusi, simulasi, dan pelatihan praktis. Materi meliputi kekudusan digital, manajemen diri, nilai hidup dan pilihan bijak, spiritualitas ekologi, kewirausahaan, pembuatan buket bunga, berpikir kritis melalui penelitian ilmiah, komunikasi, kecerdasan spesial, serta dampak sosial AI. Hasil menunjukkan keterlibatan aktif peserta melalui diskusi, berbagi pengalaman, latihan, dan praktik. Kegiatan meningkatkan pemahaman tentang penggunaan teknologi secara etis, pengambilan keputusan berdasarkan nilai Kristiani, pengembangan potensi diri, keterampilan kreatif bernilai ekonomi, serta sikap kritis terhadap informasi dan AI.
References
Agustini, N., Yuliana, R., & Pratiwi, D. (2025). Pelatihan pembuatan buket bunga sebagai produk kreatif bernilai jual untuk pemberdayaan masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 85–92.
Christie, M. (2025). Pemuridan kontekstual dan kekudusan digital bagi generasi muda Kristen. Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 12(1), 18–34.
Giawa, Y. (2021). Integrasi literasi digital dalam pendidikan agama Kristen. Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 3(2), 45–56.
Kemendikbud RI. (2024). Nilai-nilai pendidikan karakter. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Nuzalifa, A., & Annisha, R. (2025). Critical journal review sebagai strategi berpikir kritis mahasiswa. Journal of Educational Research and Evaluation, 9(2), 892–898.
Pandie, J. (2022). Literasi digital dan degradasi moral generasi muda. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 6(1), 77–89.
Poluan, R. (2025). Pendidikan Kristen di era digital: Resiliensi iman dan keterampilan praktis. Jurnal Pendidikan Teologi, 8(1), 101–115.
Simangunsong, J., Hutapea, R., & Manullang, S. (2025). Spiritualitas ekologi dalam tradisi Kristen: Tantangan Gen Z. Jurnal Ekoteologi Kristen, 7(2), 249–250.
Sihombing, I. N. I. (2022). Entrepreneurship Kristen: Etika, spiritualitas, dan panggilan pelayanan dalam dunia usaha. Eureka Media Aksara.
Siringo Ringo, S., Sianturi, R. M., & Romika, R. (2024). Tantangan pendidikan Kristen dalam membantu remaja menghadapi krisis identitas di era digital. Jurnal Silih Asah, 1(2). https://doi.org/10.54765/silihasah.v1i2.59
Zai, Y., & Moimau, A. (2025). Dampak sosial kecerdasan buatan bagi remaja Kristen. Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Teknologi, 5(1), 33–45.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cynthia L. Sapulette, Wilhelmus Labobar, Onisimus Amtu, Franklin Untailawan, Yamres Pakniany, Hendra Helwaun, Claudia M. Pattiruhu, Flora Maunary, Sanny T. Sapulete, Meike E. Toisuta, Franklin S. Dahoklory, Asweres A. F. Termas, Fiona A. Toisuta, Ledy Manusama, Sendry Dahoklory, Vabio Lekahena

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












