Pemanfaatan Limbah Pertanian menjadi Kompos Diperkaya Trichoderma sp. di Kelompok Tani Keramat 1 Kabupaten Kubu Raya
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.8062Keywords:
Kompos, padi, pengabdian masyarakat, Trichoderma sp.Abstract
Petani Kelompok Tani Keramat 1, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, mengelola sawah tadah hujan bertanah asam dengan ketergantungan pada pupuk anorganik, sementara limbah rumput dan batang pisang belum dimanfaatkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan petani mengolah limbah pertanian dan kotoran sapi menjadi kompos yang diperkaya isolat lokal Trichoderma sp. Kegiatan dilaksanakan pada Juli 2025 dengan melibatkan 15 petani melalui orientasi lapangan, sosialisasi, demonstrasi, praktik pembuatan kompos, dan penjelasan aplikasinya pada tanaman. Evaluasi deskriptif dilakukan melalui observasi keterlibatan peserta dan kematangan kompos. Seluruh peserta mengikuti praktik yang menghasilkan 40 kg kompos matang dalam 34 hari, berwarna hitam kecokelatan, tidak berbau, dan bertekstur remah. Namun, kompos belum diaplikasikan karena padi telah memasuki fase siap panen saat kompos matang, sehingga cara aplikasinya hanya dijelaskan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa petani mampu mengikuti seluruh tahapan pembuatan kompos berbahan lokal, tetapi pengaruhnya terhadap kesuburan tanah, kesehatan tanaman, dan hasil padi belum diketahui. Kegiatan lanjutan perlu dilakukan melalui demplot padi berpembanding yang disesuaikan dengan kalender tanam serta analisis laboratorium kompos.
References
Badan Standardisasi Nasional. (2004). SNI 19-7030-2004: Spesifikasi kompos dari sampah organik domestik. Badan Standardisasi Nasional.
Bernal-Vicente, A., Ros, M., & Pascual, J. A. (2012). Inoculation of Trichoderma harzianum during maturation of vineyard waste compost to control muskmelon Fusarium wilt. BioResources, 7(2), 1948–1960.
BPS Provinsi Kalimantan Barat. (2023). Pada tahun 2023, luas panen padi di Kalimantan Barat diperkirakan sebesar 223,24 ribu hektar dengan produksi sekitar 688,41 ribu ton gabah kering giling (GKG) [Berita Resmi Statistik]. Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. https://kalbar.bps.go.id/en/pressrelease/2023/10/16/1231/
BPS Provinsi Kalimantan Barat. (2024). Pada tahun 2023, luas panen padi di Kalimantan Barat mencapai 224,07 ribu hektare dengan produksi padi sebesar 700,29 ribu ton gabah kering giling (GKG) [Berita Resmi Statistik]. Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. https://kalbar.bps.go.id/en/pressrelease/2024/03/01/1356/
Harman, G. E., Howell, C. R., Viterbo, A., Chet, I., & Lorito, M. (2004). Trichoderma species—Opportunistic, avirulent plant symbionts. Nature Reviews Microbiology, 2(1), 43–56. https://doi.org/10.1038/nrmicro797
Muntarjo, H., Rianto, F., & Ramadhan, T. H. (2023). Eksplorasi dan uji antagonisme Trichoderma sp. isolat lokal Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau terhadap Rigidoporus lignosus penyebab penyakit jamur akar putih pada tanaman karet. Jurnal Pertanian Agros, 25(2), 1667–1674.
Ningrum, I. C., Nosa, S. A., Nugraheni, I. A., & Winarno, W. (2026). Efektivitas banana fertilizer berbasis limbah kulit pisang terhadap pertumbuhan tanaman pisang raja bagus. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4, 11–2026.
Ikawati, R., Rianto, F., & Palupi, T. (2022). The Increasing Tomato Plant Yield in Ultisol Soil with Various Types of Organic Fertilizer Enriched with Trichoderma sp. Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), 50(2), 186–192. https://doi.org/10.24831/jai.v50i2.40040
Putra, I. P. E. K., Sataral, M., & Yatim, H. (2021). Kombinasi Pupuk NPK dengan Kompos Posbidik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi Sawah. Pangan, 30(2), 99–06.
Rahmayuni, E., Arriva, F., & Herma, W. (2026). Respons Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Terung (Solanum Melongena L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Kepok. Embrio Jurnal, 18(1), 15–17.
Setiawati, M. R., Herdiyantoro, D., Damayani, M., & Pujawati, S. (2018). Analisis C, N, C/N Ratio Tanah dan Hasil Padi yang Diberi Pupuk Organik dan Pupuk Hayati Berbasis Azolla Pada Lahan Sawah Organik. Jurnal Soilrens, 16(2), 30–36.
Wihardjaka, A., & Harsanti, E. S. (2021). Dukungan Pupuk Organik Untuk Memperbaiki Kualitas Tanah Pada Pengelolaan Padi Sawah Ramah Lingkungan. Pangan, 30(1), 53–64.
Wihardjaka, A., Pramono, A., & Sutriadi, M. T. (2020). Peningkatan produktivitas padi sawah tadah hujan melalui penerapan teknologi adaftif dampak perubahan iklim. Jurnal Sumberdaya Lahan, 14(1), 25–36.
Witasari, W. S., Sa’diyah, K., & Hidayatulloh, M. (2021). Pengaruh Jenis Komposter dan Waktu Pengomposan terhadap Pembuatan Pupuk Kompos dari Activated Sludge Limbah Industri Bioetanol. Jurnal Teknik Kimia Dan Lingkungan, 5(1), 31–40. https://doi.org/10.33795/jtkl.v5i1.209
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Safriadi Safriadi, Edy Syahputra, Tris Haris Ramadhan, Fadjar Rianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












