Kontruksi Tafsir Nusantara: Studi Penafsiran Ayat Zikir dan Do’a (QS. al-A’raf Ayat 55 dan 205)

Penelitian

Authors

  • Rigeffinaldi UIN IB Padang
  • Zulbadri UIN IB Padang
  • Rusydi 2320080019@uinib.ac.id

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.811

Keywords:

Konstruksi, Tafsir Nusantara, Zikir, Do’a

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi tafsir Nusantara terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan zikir dan doa, khususnya pada QS. Al-A’raf ayat 55 dan 205. Fokus utama penelitian ini adalah melihat bagaimana mufassir-mufassir Nusantara menafsirkan ayat-ayat tersebut dalam konteks doa dan zikir berjemaah secara jahar, serta menilai tingkat subjektivitas dan objektivitas dalam penafsiran mufassir Nusantara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis data dengan teknik content analysis. Tafsir-tafsir yang dikaji meliputi Tafsir al-Misbah, Tafsir al-Azhar, Tafsir an-Nur, Tafsir al-Qur’an Hidayatul Insan, dan Tafsir Kemenag RI. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi dalam penafsiran ayat zikir dan doa berjemaah. Beberapa mufassir menafsirkan secara subjektif berdasarkan pengalaman pribadi dan pengaruh lingkungan, sementara yang lain berusaha untuk tetap obyektif dalam mengikuti pedoman penafsiran klasik. Penelitian ini juga menemukan bahwa subjektivitas dalam penafsiran tidak selalu berkonotasi negatif. Sebagian mufassir menggunakan pengalaman pribadi dan latar belakang sosial-budaya untuk menjelaskan makna ayat sesuai konteks masyarakat Nusantara. Namun, subjektivitas yang berlebihan dapat mengabaikan kaidah penafsiran yang benar, sehingga penting untuk menjaga keseimbangan antara subjektivitas dan objektivitas.

References

al-Bantani, Nawawi, Tafsir Marah Labid, Terj., Bandung: Sinar Bari Algensindo, 2017

al-Shiddieqy, Muhammad Hasbi, 2000, Tafsir al-Qur’anul Majid An-Nur, Jilid I, Cet. II, Jakarta: Pustaka Rizki Putra

Berger, Peter dan Thomas Luckmann, 1966, The Social Construction of Reality, Australia: Penguin Books

Fitriayana dkk, 2023, Penggunaan Pengeras Suara dalam Berdoa atau Zikir Perspektif Qur’an Surah Al-A’raf ayat 205: Studi Tafsir Analisis Al-Azhar Karya Buya Hamka, Jurnal Tasqofah, Vol. 3, No. 5

Hamka, 1988, Tafsir al-Azhar, Jilid 3, Jakarta: PT Pustaka Panjimas

Hamka, 2003, Tafsir al-Azhar, Jilid. 4, Jakarta: Pustaka Nasional PTE LTD

Harkaan, Abu, 2010, Dzikir Bersama Bid’ah atau Sunnah, Semanggi: At-Tibyan 2

KBBI, 1990, Jakarta: Balai Pustaka

Kemenag RI, 2010, al-Qur’an dan Tafsirnya, Jakarta: Lentera Abadi

Muhammad, 2010, Dzikir Bersama Bid’ah atau Sunnah, Solo: at-Tibyan.

Muhtarom, Ali, 2016, Peningkatan Spiritualitas Melalui Zikir Berjemaah, Jurnal ‘Anil Islam, Vol. 9, No. 2

Nasution, Ahmad Yani, 2015, Analisis Zikir Dan Doa Berjemaah Perspektif Empat Imam Mazhab, Jurnal Madani, Vol. 1, No. 1

Poerwadarminta, 2017, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta: PT. Balai Pustaka (Persero).

Shihab, M.Quraish, 2008, Lentera al-Qur’an, Bandung: Mizan.

Shihab, Quraish, 2002, Tafsir al-Misbah, Vol 10, Jakarta: Lentera Hati

Shihab, Quraish, 2005, Tafsir al-Misbah, Vol 15, Jakarta: Lentera Hati

Shihab, Quraish, 2006, Wawasan al-Qur’an tentang zikir dan do’a, Jakarta: Lentera Hati

Ulinuha, Muhammad, 2019, Metode Kritik Ad-Dakhil Fi Tafsir, Jakarta: Qaf

Washil, Izzuddin, 2016, Problem Dalam Bi al-Ma’tsur, Tafsir Bi ar-Ra’yi, dan Tafsir Bi Isyari, Jurnal Diya al-Afkar, Cirebon: IAIN Syeikh Sunyaragi, Vol. 4, No. 1

Downloads

Published

24-05-2025

How to Cite

Rigeffinaldi, Zulbadri, & Rusydi. (2025). Kontruksi Tafsir Nusantara: Studi Penafsiran Ayat Zikir dan Do’a (QS. al-A’raf Ayat 55 dan 205): Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 1932–1941. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.811