Pembelajaran Bentuk Arsitektur Bagi Anak Usia Dini di Gaussian Kamil School Semarang
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i2.8168Keywords:
pembelajaran; bentuk arsitektur; anak usia diniAbstract
proses tumbuh kembang anak yang berkelanjutan. Pada tahap ini, anak berada dalam masa emas (golden age) yang sangat menentukan perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotoriknya. Oleh karena itu, pengembangan pembelajaran yang menyenangkan, aplikatif, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini menjadi sangat penting untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Gaussian Kamil School Semarang merupakan lembaga pendidikan dari KB, TK, dan SD yang mengusung konsep pembelajaran aktif dan tematik. Fokus kegiatan ini ada pada para siswa TK B. Salah satu tantangan dalam pendidikan anak usia dini adalah menyampaikan konsep-konsep kompleks secara sederhana dan menarik. Konsep arsitektur, yang mencakup bentuk-bentuk bangunan, fungsi ruang, hingga struktur dasar, sebenarnya sangat potensial untuk dikemas menjadi materi belajar yang menarik dan mendukung pengembangan kemampuan visual- spasial, motorik, serta daya imajinasi anak. Namun, sekolah belum memiliki pendekatan atau modul pembelajaran khusus yang mengenalkan bentuk- bentuk arsitektur secara sistematis dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Tujuan: Tujuan pelaksanaan ini adalah meningkatkan pemahaman dan pengetahuan anak usia dini melalui pembelajaran bentuk-bentuk arsitektur, untuk selanjutnya menumbuhkan jiwa kreativitas melalui imajinasi bentuk- bentuk dari perangkat manual maupun digital. Pada kasus mitra, metode: metode yang dilakukan adalah melalui pre-test sebelum pelatihan dan post-test sesudah pelatihan dilakukan. Hasil: hasil dari kegiatan ini adalah anak usia dini mampu mengenali bentuk- bentuk arsitektur dengan baik.
References
Halisah, F. N., & Muthohar, S. (2024). Mengembangkan Kreativitas Anak Melalui Permainan Konstruktif. Aulad : Journal on Early Childhood, 3(7), 839–849. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.797
Hidayana, D., Izzah, I., & Kiromi, I. H. (2024). Peningkatan Kemampuan Anak dalam Mengenal Warna dengan Menggunakan Media Balok pada Anak Usia Dini. In Journal of Education Research (Vol. 5, Number 2).
Khairani, M. (2017). Psikologi Belajar. Aswaja Pressindo.
Komariyah, S. (2022). Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Melalui Permainan Lompat Geometri Pada Anak Kelompok B TKDiponegoro 109 Pageraji. AUDIENSI: Jurnal Pendidikan Dan Perkembangan Anak, 1(2), 105–112.
Mudlofir, A., & Fatimatur Rusydiyah, E. (2016). Desain Pembelajaran Inovatif. PT Raja Grafindo Persada.
Rahmani, W., & Widyasari, N. (2017). MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA MELALUI MEDIA TANGRAM. Holistika: Jurnal Ilmiah PGSD, 1(2), 131–136.
Ratna, W., & Pusari, W. (2015). UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN VISUAL SPASIAL ANAK MELALUI BERMAIN DI SENTRA BALOK PADA KELOMPOK A TK HIMAWARI SEMARANG. 1(4).
Safira, & Fidesrinur. (2018). PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI MELALUI MAZE GEOMETRI PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN. Jurnal AUDHI, 1(1), 1–9.
Wati, E. R. (2016). Ragam Media Pembelajaran. Kata Pena.
Zakiah, N., & Komariah, S. (2023). Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Melalui Bermain Konstruktif Pada Kelompok Bermain Usia 3-5 Tahun Kelas B di PAUD Tunas Melati Kid’s Kotabumi Lampung Utara. Al Jayyid: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1, 49–67.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kania Kinasih, Akhmad Fathurohman, Dina Mariani, Husnaya Ausa Naila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












