Unrequited Love: Regulasi Emosi pada Anak Muda (Studi Kualitatif Fenomenologi)
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1252Keywords:
Emotional Regulation, Unrequited Love, Young AdultAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami regulasi emosi anak muda melalui pendekatan kualitatif fenomenologi serta mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana emosi anak-anak mengendalikan cinta tak berbalas. Di Desa Tuutu, Kecamatan Tondano Barat, tiga subjek berusia 20 tahun diobservasi dan diwawancarai secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaknyamanan untuk berbicara tentang cinta dapat menyebabkan isolasi, sementara dukungan sosial dari teman-teman berperan penting dalam mengurangi rasa sakit emosional. Studi ini menekankan betapa pentingnya dukungan sosial dan proses refleksi untuk membantu anak muda mengatasi masalah emosional yang muncul dari cinta tak berbalas
References
Murshed, A. H. A. (2020). Unrequited Love in the Selected Novels of Orhan Pamuk. SMART MOVES JOURNAL IJELLH, 8(10). doi:10.24113/ijellh.v8i10.10794
Hendriana, A. A., & Hendriani, W. (2015). Regulasi Emosi pada Wanita Dewasa Awal yang Ditolak Cintanya (Studi Kasus Pada Cinta Tak Terbalas). Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 4(1), 57-62.
Kristanti, Y., & Hadiwirawan, O. (2022). Pandangan Cinta Romantis Menurut Anak Muda. Seurune, Jurnal Psikologi Unsyiah, 5(2), 140-157. doi:10.2655/2655-9161
Berliyanti, A. D., Ma’arif, R. F., & Fuadah, N. R. (2023). Pengaruh Cinta Lawan Jenis terhadap Motivasi dan Proses Belajar Siswa SMAMIO. Jurnismio, 1(1), 1-12.
Friniar, S., Gismin, S. S., & Aditya, A. M. (2023). Pengaruh Regulasi Emosi terhadap Penerimaan Diri Wanita Dewasa Awal yang Mengalami Bodyshaming. Jurnal Psikologi Karakter, 3(1), 21-27. doi:10.56326/jpk.v3i1.1997
Sari, N. W. (2023). Regulasi Emosi Mahasiswa Usia Dewasa Muda yang Pernah Terlibat Toxic Relationship. Jurnismio, 7(2), 135-144.
Rahmansyah, H., & Affandi, G. R. (2023). Overview of Emotion Regulation in Vocational High School Students in Surabaya. Psikologia: Jurnal Psikologi, 8(1), 10.21070/psikologia.v9i0.1704.
Hanum, K. K., & Darmawanti, I. (2022). Strategi Regulasi Emosi Pada Mahasiswa Dengan Banyak Peran. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 9(3), 19-29.
Azizah, E. A., & Hendriani, W. (2023). Efektivitas Penggunaan Strategi Regulasi Emosi Ditinjau Dari Perbedaan Gender: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis. Psychopolytan: Jurnal Psikologi, 6(2), 21-30.
Iskandar, S. N., Minarni, & Zubair, A. G. H. (2021). Regulasi Emosi dan Emotional Abuse Pada Dating Violence. Jurnal Psikologi Karakter, 1(2), 117-122.
Pratama, M. W., & Jannah, M. (2024). Eksplorasi Regulasi Emosi pada Generasi Z di Mojokerto. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 11(1), 256-263. doi:10.26740/cjpp.v11i1.61279.
Ratnasari, S., & Suleeman, J. (2017). Perbedaan Regulasi Emosi Perempuan dan Laki-laki di Perguruan Tinggi. Jurnal Psikologi Sosial, 15(1), 35-46. doi:10.7454/jps.2017.4.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nova Lisye Sinaulan, Marssel Michael Sengkey, Valerisha Umbokahu, Gisela Tamboto, Rizki Murdjo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












