Scoping Review tentang Intervensi Telenursing pada Pasien Tuberkulosis Paru: Aplikasi, Efektivitas, dan Tantangan

Penelitian

Authors

  • Agung Anggara Lukmenda Institut Teknologi dan kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat
  • Suriadi Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1347

Keywords:

Telenursing, Tuberkulosis Paru, Pemantauan Pengobatan, Intervensi Kesehatan, Teknologi Kesehatan, Kepatuhan Pengobatan

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis paru (TB) adalah salah satu penyakit infeksi yang sangat berbahaya dan menular di seluruh dunia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), TB menyumbang jumlah kematian yang signifikan, terutama di negara-negara berkembang. Salah satu tantangan terbesar dalam pengelolaan TB adalah kepatuhan pasien terhadap pengobatan yang jangka Panjang (Parameswari & ., 2024). Dalam beberapa tahun terakhir, telenursing telah muncul sebagai metode yang potensial untuk mengatasi masalah ini. Telenursing memanfaatkan teknologi komunikasi untuk memberikan perawatan kesehatan jarak jauh, termasuk pemantauan pengobatan, edukasi, dan dukungan emosional kepada pasien (Mawarti et al., 2023). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki intervensi telenursing pada pasien tuberkulosis paru, dengan fokus pada efektivitas, keuntungan, dan tantangan yang ada. Scoping review ini mengumpulkan berbagai studi yang membahas implementasi telenursing dalam pengelolaan TB, menganalisis hasil-hasil yang diperoleh, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Metode: Studi ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan scoping review. Kami melakukan pencarian sistematis di berbagai database seperti PubMed, Scopus, dan Google Scholar, dengan kata kunci yang relevan mengenai telenursing, tuberkulosis paru, dan teknologi kesehatan. Literatur yang ditemukan akan dianalisis untuk mengidentifikasi tren, temuan, serta tantangan yang dihadapi dalam penggunaan telenursing pada pasien TB. Hasil: Telenursing terbukti efektif dalam meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan tuberkulosis, serta meningkatkan akses pasien terhadap perawatan kesehatan. Meskipun banyak keuntungan yang ditemukan, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan kurangnya pelatihan tenaga kesehatan menjadi hambatan signifikan. Kesimpulan: Intervensi telenursing memiliki potensi besar dalam manajemen pasien tuberkulosis paru, tetapi penerapannya memerlukan infrastruktur yang memadai dan dukungan pelatihan bagi tenaga kesehatan. Kebijakan yang mendukung telenursing dapat mempercepat implementasinya secara luas.

References

Areas Lisboa Netto, T., Diniz, B. D., Odutola, P., Dantas, C. R., de Freitas, M. C. F. L. C., Hefford, P. M., & Bes, T. M. (2024). Video-observed therapy (VOT) vs directly observed therapy (DOT) for tuberculosis treatment: A systematic review on adherence, cost of treatment observation, time spent observing treatment and patient satisfaction. PLoS Neglected Tropical Diseases, 18(10), e0012565. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0012565

Ariani, S., Yuliani, R. D., & Sidoarjo, U. M. (2025). Tantangan dalam Integrasi Data Kesehatan dari Berbagai Sistem Electronic Health Record dalam Sistem Kesehatan Nasional Universitas Muhammadiyah Sidoarjo , Indonesia Rekam Medis Elektronik ( Electronic Health Records / EHR ) telah menjadi.

Atamou, L., Setiawan, A., & Rahmadiyah, D. C. (2022). Penggunaan Teknologi Layanan Short Message Service terhadap Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Tuberkulosis: Literatur Review. Jurnal Keperawatan, 14(1), 253–264. https://doi.org/10.32583/keperawatan.v14i1.88

Chhetri, S., Dasu, K. K. V., Kavya, K. N., N, S. B., S, U. S., N, S., & Chadda, V. K. (2024). Optimal Intervention Strategies and Cost-effectiveness Analysis study of Tuberculosis with reference to TPT, Malnutrition and Diabetes Management. 1–41. http://arxiv.org/abs/2405.16500

Elfiyunai, N. N., Nursalam, Sukartini, T., & Efendi, F. (2023). A systematic review on telenursing as a solution in improving the treatment compliance of tuberculosis patients in the COVID-19 pandemic. Healthcare in Low-Resource Settings, 11(S1), 93–97. https://doi.org/10.4081/hls.2023.11194

Ilmu, F., Dan, S., Politik, I., Kristen, U., & Maluku, I. (2024). MODEL INOVASI PELAYANAN PUBLIK BERBASIS DAYA SAING DAERAH. 6(2), 76–92.

Indrawan, K. A., Manela, C., Sawitri, R., & Pamungkas, A. A. (2024). Peran Rumah Sakit Dalam Pelaksanaan Telemedicine : Mewujudkan Akses Kesehatan yang Lebih Baik di Era Digital. 233–240.

Jat, A. S., & Grønli, T. M. (2023). Harnessing the Digital Revolution: A Comprehensive Review of mHealth Applications for Remote Monitoring in Transforming Healthcare Delivery. Lecture Notes in Computer Science (Including Subseries Lecture Notes in Artificial Intelligence and Lecture Notes in Bioinformatics), 13977 LNCS, 55–67. https://doi.org/10.1007/978-3-031-39764-6_4

Kurnianingsih, N., & Yona, S. (2024). Efektivitas Telenursing: Mobile Phone Reminder terhadap Kepatuhan Minum Obat Antiretroviral (ARV) Pada Pasien HIV/AIDS (ODHA):A Systematic Review. MAHESA : Malahayati Health Student Journal, 4(5), 2004–2035. https://doi.org/10.33024/mahesa.v4i5.14559

Lee, S., Rajaguru, V., Baek, J. S., Shin, J., & Park, Y. (2023). Digital Health Interventions to Enhance Tuberculosis Treatment Adherence: Scoping Review. JMIR MHealth and UHealth, 11(1), 1–12. https://doi.org/10.2196/49741

Luwarsih, H. W., Sukartini, T., & Sulistiawati, R. D. (2023). Intervensi berbasis tekhnologi untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan pada pasien TB paru : Tinjauan sistematis. 9(1), 81–89.

Markussen, D. L., Wathne, J. S., Ritz, C., van Werkhoven, C. H., Serigstad, S., Bjørneklett, R. O., Ulvestad, E., Knoop, S. T., Jenum, S., & Grewal, H. M. S. (2024). Determinants of non-adherence to antibiotic treatment guidelines in hospitalized adults with suspected community-acquired pneumonia: a prospective study. Antimicrobial Resistance and Infection Control, 13(1). https://doi.org/10.1186/s13756-024-01494-2

Martini, E., Sarfika, R., Yuliharni, S., Studi, P., Keperawatan, M., Keperawatan, F., Andalas, U., Barat, S., Keperawatan, D., Keperawatan, F., & Barat, S. (2024). Gambaran Tingkat Kepatuhan Pengobatan Pasien TB Paru. 20(2), 108–119.

Mawarti, H., Umaroh, S. A., & Mukhoirotin, M. (2023). Pengaruh Telenursing Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberculosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Dukuhklopo Kabupaten Jombang. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 10(7), 2253–2260. https://doi.org/10.33024/jikk.v10i7.10308

Meo, J. M., Sutrawiarsih, A., Selvia, L., Hia, A., Chris, E., Gultom, V., & Octaria, M. (2024). Gambaran Perilaku Pencegahan Penularan Tuberkulosis Di Satu Rukun Tetangga Indonesia Bagian Barat. Ejournal.Unsrat.Ac.Id, 12(2), 218–226. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jkp/article/view/56431

nurhalisah, nurhalisah, Suarnianti, S., & Restika BN, I. (2023). Analisis Disparitas Prevalensi Tuberculosis Paru Di Tinjau Dari Faktor Sosiodemografi. JIMPK : Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 3(3), 112–120. https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jimpk/article/view/1080

Parameswari, N., & . S. (2024). Potensi Liposom Sebagai Nanocarrier Antituberkulosis Pada Sediaan Inhalasi. Jurnal Farmasi Udayana, 12(2), 125. https://doi.org/10.24843/jfu.2023.v12.i02.p08

Paru, T. (2025). Optimalisasi peran kader pmo (pengawasan menelan obat) dalam kepatuhan minum obat pada penderita tuberkulosis paru. 5(1), 28–41.

Patel, K. B., Turner, K., Alishahi Tabriz, A., Gonzalez, B. D., Oswald, L. B., Nguyen, O. T., Hong, Y. R., Jim, H. S. L., Nichols, A. C., Wang, X., Robinson, E., Naso, C., & Spiess, P. E. (2023). Estimated Indirect Cost Savings of Using Telehealth Among Nonelderly Patients With Cancer. JAMA Network Open, 6(1), e2250211. https://doi.org/10.1001/jamanetworkopen.2022.50211

Ridho, A., Alfian, S. D., van Boven, J. F. M., Levita, J., Yalcin, E. A., Le, L., Alffenaar, J. W., Hak, E., Abdulah, R., & Pradipta, I. S. (2022). Digital Health Technologies to Improve Medication Adherence and Treatment Outcomes in Patients With Tuberculosis: Systematic Review of Randomized Controlled Trials. Journal of Medical Internet Research, 24(2), 1–13. https://doi.org/10.2196/33062

Wihastiningrum, Z. D., & Kusuma, A. S. (2025). Strategi Komunikasi Inovatif dalam Mengeliminasi Tuberkulosis di Wonogiri : Studi Kasus Mentari Sehat Indonesia Abstrak. 6(2), 1096–1114.

Yulianti, M. G., Triharini, M., & Wahyudi, A. S. (2024). Hambatan Penggunaan Telenursing terhadap Keselamatan Pasien di Rumah Sakit: Systematic Review. Jurnal Keperawatan, 17(1), 165–174. http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/Keperawatan

Yuliati, & Jenniver, C. (2022). Pengaruh Metode Telenursing terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Klien Skizofrenia. Journal of Finance and Business Digital, 1(2), 119–144. https://doi.org/10.55927/jfbd.v1i2.1291

Zahro, A. L. A., Widiyanto, A., & Isnani, N. (2022). Journal of Language and Health Volume 3 No 2 , October 2022. 3(2), 71–78.

Downloads

Published

20-06-2025

How to Cite

Agung Anggara Lukmenda, & Suriadi. (2025). Scoping Review tentang Intervensi Telenursing pada Pasien Tuberkulosis Paru: Aplikasi, Efektivitas, dan Tantangan: Penelitian . Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 4812–4819. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1347