Manajemen Pendidikan Nasional dalam Era Desentralisasi: Analisis Systematic Literature Review terhadap Pelaksanaan Otonomi Daerah di Sektor Pendidikan
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1436Keywords:
ARKAS, manajemen keuangan, digitalisasi, akuntabilitas, pelatihanAbstract
Kebijakan desentralisasi pendidikan pasca reformasi menjadi tonggak penting dalam penyelenggaraan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis berbagai literatur yang membahas pelaksanaan otonomi daerah dalam sektor pendidikan. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan pendekatan kualitatif menganalis berbagai hasil studi dari jurnal terakreditasi nasional, laporan kebijakan, dan dokumen peraturan perundang-undangan dalam rentang waktu 2012–2025. Literatur dikumpulkan melalui penelusuran sistematis di basis data seperti Google Scholar, SINTA, Garuda, dan DOAJ dengan menggunakan kata kunci terkait desentralisasi pendidikan, manajemen pendidikan, dan otonomi daerah. Hasil menunjukkan bahwa desentralisasi membawa peluang besar dalam peningkatan mutu pendidikan berbasis kebutuhan lokal melalui manajemen berbasis sekolah (MBS) dan pelibatan masyarakat. Namun, tantangan utama yang muncul meliputi ketimpangan sumber daya, lemahnya kapasitas manajerial, dan belum optimalnya sinergi antar level pemerintahan. Studi ini merekomendasikan reformulasi kebijakan yang lebih partisipatif dan kontekstual, peningkatan kapasitas SDM daerah, serta harmonisasi regulasi pusat-daerah untuk mengoptimalkan manfaat desentralisasi pendidikan.
References
Alimuddin, Qalby dan Halizah. (2024). Analisis Yuridis terhadap Kebijakan Desentralisasi Pendidikan
dalam Perspektif Hukum Tata Negara. Jurnal Penelitian Multidisiplin Terpadu, 8(6), 703-712.
Andrea, D. L. (2020). Penyelenggaraan otonomi daerah bidang pendidikan berdasarkan undang-undang
nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. Jurnal Ilmu Hukum Kyadiren, 1(2), 157-
Doi: https://doi.org/10.46924/jihk.v1i2.128.
Arif Rahman Hakim, & Suklani. (2024). Manajemen Guru Pada Otonomi Daerah
(Desentralisasi). Tanzhimuna : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(02), 111–124. Doi :
https://doi.org/10.54213/tanzhimuna.v3i02.376.
Ervannudin, N., & Widodo, B. W. (2016). Desentralisasi Pendidikan dan Peran Aktif Masyarakat
Menuju Pendidikan Berkualitas. Jurnal Penelitian, 10(1), 147-172. Doi:
https://doi.org/10.15575/jbpd.v5i3.29265.
Erdayani, Afandi dan Afandi. (2023). Analisis Kebijakan Desentralisasi Pendidikan Indonesia. Jurnal
Birokrasi dan Pemerintah Daerah, 5(3), 55-68. Doi:
https://doi.org/10.15575/jbpd.v5i3.29265.
Hidayat, N. (2016). Otonomi daerah dan desentralisasi pendidikan:(Studi pada jenjang pendidikan
menengah Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto). Society, 4(1), 35-50. Doi:
https://doi.org/10.33019/society.v4i1.34.
Ibrahim, B. (2018). Manajemen Berbasis Sekolah: Strategi Alternatif dalam Persaingan Mutu. Tarbawi:
Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, 4(1), 57-72. Doi:
https://doi.org/10.32678/tarbawi.v4i01.1771.
Indrawan, I. (2024). Fungsi Lembaga Dalam Pelaksanaan Otonomi Pendidikan. IHSAN: Jurnal
Pendidikan Islam, 2(1), 71-80. Doi: https://doi.org/10.61104/ihsan.v2i1.104.
Khumaidi, A., & Hamdani, U. L. (2024). Evaluasi dampak kebijakan desentralisasi pendidikan terhadap
kualitas pendidikan di Indonesia. Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic
Education, 5(4), 468-481. Doi: https://doi.org/10.32832/idarah.v5i4.16859.
Kurniawan, Riswan dan Hilman. (2022). Dinamika Pengelolaan Pendidikan dalam Sistem
Desentralistik, 2(2), 52-60. Doi: https://doi.org/10.54371/jiepp.v2i2.221
M. Munir Mansyur. (2023). Refleksi Otonomi Pendidikan: Tantangan Dan Peluang Di Era Saat
Ini. Risda: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 7(1). Doi:
https://ejournal.staiarrosyid.ac.id/index.php/risda/article/view/131.
Matin, H. N. A., Darmawan, C., & Bestari, P. (2025). Civic Governance and Good Governance:
Dinamika Kebijakan Desentralisasi Pendidikan Di Era Otonomi Daerah. Integralistik, 36(1).
Doi: https://doi.org/10.15294/j473yx66.
Mubarok, dkk. (2023). Kebijakan Sentralisasi dan Manajemen Strategik dalam Pendidikan. Jurnal
Pelita Nusantara: Kajian Ilmu Sosial Multidisiplin, 1(2), 188-195. Doi:
https://doi.org/10.59996/jurnalpelitanusantara.v1i2.190.
Putera, G, N, K. (2020). Desentalisasi Pendidikan: Sekolah Sebagai Cermin Kemandirian. D.I.
Yogyakarta: CV. Jivaloka Mahacipta
Pradana, G. W., & Ma’ruf, M. F. (2020). Desentralisasi pendidikan.Surabaya: UNESA University Press.
Nasihah, Fauzi dan Muin. (2023). Pelaksanaan Kebijakan Otonimi Daerah dalam Bidang Pendidikan.
Qalam: Jurnal Ilmu Kependidikan, 12(1), 19-28. Doi: https://doi.org/10.33506/jq.v12i1.2238.
Ridwan, I., & Sumirat, I. R. (2021). Kebijakan desentralisasi pendidikan di era otonomi daerah. Jurnal
Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel), 7(1).
Sampaleg Donna, Baharuddin. (2023). Analisis Manfaat Perencanaan Pendidikan dalam Otonomi
Daerah pada Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Kecamatan Babelan. Al Qalam: Jurnal
Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 17(2), 756-769. Doi: http://dx.doi.org/10.35931/aq.v17i2.1953.
Sumpena, S., Nurhamidah, S., & Hilman, C. (2022). Kebijakan desentralisasi pendidikan dan
implementasinya dalam pendidikan di Indonesia. Jurnal Inovasi, Evaluasi Dan Pengembangan
Pembelajaran (JIEPP), 2(2), 41-51. Doi: https://doi.org/10.54371/jiepp.v2i2.222.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. (2014).
Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244. Jakarta: Sekretariat Negara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Annissa Fitriani Rizka, Laila Sari Ramadhan, Siti Zulaikha, Muh. Takdir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












