Membaca Pendidikan Islam dalam Lensa Madzhab Kritis: Kritik terhadap Hegemoni Kurikulum Konservatif di Era Kurikulum Merdeka

Penelitian

Authors

  • Ashri Hidayati Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Nusantara Bandung
  • Purwoko Purwoko Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Nusantara Bandung
  • Ifah Khadijah Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Nusantara Bandung
  • Usep Suherman Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Nusantara Bandung

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1495

Keywords:

Islamic education, critical approach, Merdeka Curriculum

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi pendidikan Islam dalam kerangka Kurikulum Merdeka melalui pendekatan kritis sebagai respons terhadap dominasi paradigma konservatif. Pendidikan Islam di Indonesia masih cenderung normatif dan tekstual, yang membatasi ruang refleksi dan partisipasi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, mengacu pada pemikiran teoretikus pendidikan kritis dan penelitian kontemporer tentang reformasi kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi kurikulum konservatif menghambat pengembangan kemampuan berpikir kritis dan potensi transformatif pendidikan Islam. Pendekatan kritis, sebagaimana dikembangkan oleh Paulo Freire dan dikontekstualisasikan dalam pendidikan Islam, mampu mendorong kesadaran sosial, keterlibatan aktif, dan orientasi pembebasan dalam pembelajaran. Namun, efektivitas pendekatan ini dipengaruhi oleh konteks sosial, budaya, dan kelembagaan. Oleh karena itu, pendidikan Islam di era Kurikulum Merdeka memerlukan strategi integratif yang menggabungkan nilai-nilai keislaman dengan pedagogi kritis secara kontekstual dan berkelanjutan.

References

Afida, I., Diana, E., & Puspita, D. M. Q. A. (2021). Merdeka belajar dan pendidikan kritis Paulo Friere dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Falasifa: Jurnal Studi Keislaman, 12(02). https://doi.org/10.36835/falasifa.v12i02.553

Anwar, E. C. (2021). Studi kritis pendidikan toleransi di Indonesia. Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 30–52. https://doi.org/10.21274/taalum.2021.9.1.30-52

Anwar, S. (2024). Education as a Practice of Liberation: A Synthesis of Freire’s and Habermas’ Philosophical Contributions to Emancipatory Consciousness. AIM: Journal of Islamic Education Management, 2(3), 228–247.

Anwar, S., Maulani, F., Lutfiah, W., Syadiah, S. I. H., & Azizah, A. S. N. (2025). Integrasi Nilai Ketauhidan dan Ekopedagogi dalam Kurikulum Madrasah Ibtidaiyah untuk Penguatan Karakter Peduli Lingkungan. TSAQAFATUNA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 7(1).

Awhinarto, & Suyadi. (2020). Otak karakter dalam pendidikan Islam: Analisis kritis pendidikan karakter Islam berbasis neurosains. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1). https://doi.org/10.21831/jpk.v10i1.29693

Dawiyatun. (2020). Islam dan pendidikan kritis: Menata ulang Islam yang memihak. Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1). https://doi.org/10.19105/rjpai.v1i1.3005

Fahrudin, A., Ansari, A., & Ichsan, A. S. (2021). Pembelajaran konvensional dan kritis kreatif dalam perspektif pendidikan Islam. Hikmah, 18(1). https://doi.org/10.53802/hikmah.v18i1.101

Fauziah, Z., & Khoiriyah, S. (2024). Pembelajaran berdiferensiasi: Analisis kritis terhadap konsepsi pembelajaran berdiferensiasi dan praktiknya di Indonesia. Pakar Pendidikan, 22(2). https://doi.org/10.24036/pakar.v22i2.612

Fitri, F. L. (2023). Analisis kritis terhadap kebijakan standar kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan di lembaga pendidikan Islam swasta. Ar-Rosikhun: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(2). https://doi.org/10.18860/rosikhun.v2i2.21914

Hadi, N. (2019). Analisis kritis konsep kurikulum pendidikan Islam Indonesia di sekolah (SD, SMP, SMA, & SMK). El-Bidayah: Journal of Islamic Elementary Education, 1(1). https://doi.org/10.33367/jiee.v1i1.671

Hadi, I. A. (2018). Analisis kritis pemikiran pendidikan progresif Muhammad ‘Athiyah Al-Abrasyi. Inspirasi, 2(2). https://doi.org/10.61689/inspirasi.v2i2.17

Hidayat, R. A. U., Hidayat, P., & Umayah, S. (2021). Pengetahuan dan pemahaman guru-guru Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) terhadap literasi kritis di Indonesia. Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2). https://doi.org/10.24042/ajipaud.v4i2.9806

Hidayatullah, S., Maswani, & Ghofur, A. (2023). Pengembangan media pembelajaran akidah akhlak berbasis Google Sites dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis. Pakar Pendidikan, 21(2). https://doi.org/10.24036/pakar.v21i2.351

Iqbal, M., Hanani, S., Yani Harahap, N. I., & Pratama, A. R. (2023). Kritik Karl Marx terhadap manajemen pendidikan Islam: Perspektif sosiologi kritis. Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 2(4). https://doi.org/10.56444/soshumdik.v2i4.1226

Khasanah, V. A., & Muthali’in, A. (2023). Penguatan dimensi bernalar kritis melalui kegiatan proyek dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, 11(2). https://doi.org/10.24269/dpp.v11i2.7100

Kollo, N., & Suciptaningsih, O. A. (2024). Keterampilan berpikir kritis siswa melalui penerapan Kurikulum Merdeka. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan (JIIP), 7(2). https://doi.org/10.54371/jiip.v7i2.3845

Komarudin, D., & Anwar, S. (2024). Environmental Awareness: A Phenomenological Study of Al-Faruq and Bahrul Hidayah Islamic Boarding Schools in Bandung. International Journal of Nusantara Islam, 12(2), 150–160. https://doi.org/https://doi.org/10.15575/ijni.v12i2.44051

Suherman, U., Cipta, E. S., Anwar, S., Kadir, W. A., Fakhrurrozi, M. F., Namira, S. H., & Halimatussadiyah, W. (2025). Implementing a Kindness-Based Leadership Strategy in Islamic Elementary Education. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(1), 281–292.

Misbahuddin. (2022). Studi kritis agresivitas pendidikan Islam Muhammadiyah di Selayar (1931–1938). Al-Qalam, 28(1). https://doi.org/10.31969/alq.v28i1.1034

Nafisah, N. S. (2024). Analisis wacana kritis tentang film Ranah 3 Warna dan implikasinya terhadap pendidikan agama Islam. Bandung Conference Series: Islamic Education, 4(1). https://doi.org/10.29313/bcsied.v4i1.10592

Ramdani, D., Ameliya, A., Fresty, K., & Hudi, I. (2024). Pendidikan kewarganegaraan sebagai pendidikan karakter: Analisis kritis terhadap pendidikan kewarganegaraan di Indonesia. JPKF-Widyakarya, 2(3). https://doi.org/10.59581/garuda.v2i3.3892

Raito, R., & Tirayanti, G. (2023). Pengaruh pendekatan saintifik terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Masagi, 2(1). https://doi.org/10.37968/masagi.v2i1.404

Royani, A., Hamid, A., & Ma’arif, M. A. (2019). Problematika dan kebijakan pendidikan Islam: Sebuah telaah kritis. Fenomena, 18(1). https://doi.org/10.35719/fenomena.v18i1.23

Salamudin, C., & Alimi, M. (2023). Pengaruh model pembelajaran induktif dalam mata pelajaran pendidikan agama Islam terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Masagi, 2(1). https://doi.org/10.37968/masagi.v2i1.502

Santoso, B., Triono, M., & Zulkifli. (2023). Tantangan pendidikan Islam menuju era Society 5.0: Urgensi pengembangan berpikir kritis dalam pembelajaran PAI di sekolah dasar. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 5(1). https://doi.org/10.36232/jurnalpendidikandasar.v5i1.2963

Sari Suci, S. I., Dewi, H. R., & Zainuddin. (2024). Media pembelajaran matematika komik peluang (Kolang) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP. Jurnal Muara Pendidikan, 9(1). https://doi.org/10.52060/mp.v9i1.1998

Siswadi, G. A. (2023). Ragam persoalan pendidikan di Indonesia dalam tinjauan kritis filsafat pendidikan. Darsan, 5(1). https://doi.org/10.55115/darsan.v5i1.2937

Slam, Z. (2021). Pembelajaran make a match online untuk meningkatkan kemampuan bernalar kritis mahasiswa dalam pendidikan Pancasila. Elementar: Jurnal Pendidikan Dasar, 1(1). https://doi.org/10.15408/elementar.v1i1.20891

Suci, S. I., Dewi, H. R., & Zainuddin. (2024). Media pembelajaran matematika komik peluang (Kolang) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP. Jurnal Muara Pendidikan, 9(1). https://doi.org/10.52060/mp.v9i1.1998

Ulinnuha, L., Waskito, T., & Putri, Y. (2024). Analisis pemikiran pendidikan kritis perspektif Ibnu Thufail. Bujie, 2(1). https://doi.org/10.62448/bujie.v2i1.54

Umiarso, & Makhful. (2018). Puasa dan Pendidikan Agama Islam dalam membangun manusia penaka “Tuhan”: Tinjauan kritis terhadap sisi epistemologik dan aksiologik (pembelajaran) Pendidikan Agama Islam. Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam, 12(1). https://doi.org/10.21580/nw.2018.12.1.2362

Wulandari, T. R., Kurniawati, N. I., Muluk, M. I. A., & Syafi’i, I. (2024). Analisis kritis tantangan pendidikan agama Islam dalam membentuk sikap sosial siswa. Al-Hasanah: Islamic Religious Education Journal, 2(1). https://doi.org/10.51729/921015

Yolanza, R., & Mardianto. (2022). Analisis kemampuan berfikir kritis siswa sekolah menengah atas pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Belajea: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1). https://doi.org/10.29240/belajea.v7i1.4339

Downloads

Published

09-07-2025

How to Cite

Ashri Hidayati, Purwoko, P., Ifah Khadijah, & Usep Suherman. (2025). Membaca Pendidikan Islam dalam Lensa Madzhab Kritis: Kritik terhadap Hegemoni Kurikulum Konservatif di Era Kurikulum Merdeka: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 899–909. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1495