Semantik Al-Qur’an (Toshihiko Izutsu)
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2766Keywords:
Al-Qur’an, Semantik, Toshihiko IzutsuAbstract
Babak awal dalam kesadaran semantik, dalam jagad penafsiran al-Qur’an, dimulai sejak sarjana yang bernama Muqatil ibn Sulayman. Meski karya tafsir Mujahid dalam poin tertentu melampaui apa yang telah dilakukan Ibn Sulayman. Karya Ibn Sulayman yang menjadi focus ulasan sebagai babak awal dari kesadaran semantik adalah al-Asybah wa al-Nazha’ir fi al-Qur’an al-Karim dan tafsir Muqatil ibn Sulaiman.Kata semantik merupakan suatu ungkapan yang sangat ambigu (dua pemahaman) dan elusif (sulit dipahami maknanya). Setiap orang yang ingin membicarakan secara tuntas mengenai studi semantic dari obyek apa saja dengan ukuran konsistensi maka mau tak mau harus mencari jalan lain kerah jenis definisi tertentu, yang sampai batas tertentu tidak dapat menghindari sifat sewenang-wenang. Semantik jika dinyatakan secara singkat meliputi suatu studi analitik mengenai suatu segmen (bagian) atau segmen-segmen yang dipermasalahkan. Dalam pengertian ini, semantik semacam suatu ontologi yang kongkret, hidup dan dinamik, bukan semacam ontologi sistematik statis yang dihasilkan seorang filsuf pada tingkat pemikiran metafisika yang abstrak. Analisis semantic ini akan membentuk ontology wujud dan eksistensi pada tingkat kongkret sebagaimana tercermin pada ayat-ayat al-Qur’an. Tujuannya adalah memunculkan tipe ontologi hidup yang dinamik dari al-Qur’an dengan penelaahan analitis dan metodologis terhadap konsep-konsep pokok, yaitu konsep-konsep yang tampaknya memainkan peran menentukan dalam pembentukan visi qur’ani terhadap alam semesta.
References
Toshihiko Izutsu, Konsep-konsep Etika Religius dalam Qur’an, cet. I, (Yogyakarta: Tiara Wacana, 1993)
Toshihiko Izutsu, Relasi Tuhan dan Manusia (Pendekatan Semantik terhadap al-Qur’an), (Yogyakarta: Tiara Wacana, 2003)
Toshihiko Izutsu, Konsep-konsep Etika Religius dalam Qur’an, cet. II, (Yogyakarta: Tiara Wacana, 2003)
Toshihiko Izutsu, Konsep Kepercayaan dalam Teologi Islam (Analisis Semantik Iman dan Islam), (Yogyakarta: Tiara Wacana, 1994)
Dr. Phil. M. Nur Kholis Setiawan, al-Qur’an Kitab Sastra Terbesar, (Yogyakarta: eLSAQ Press, 2005)
Pius A Partanto, Kamus Ilmiah Populer, (Surabaya: Arkola, 1994)
http://irvansoleh.blogspot.com/2009/04/semantik-al-quran-dalam-pandangan.html
http://irvansoleh.blogspot.com/2009/04/semantik-al-quran-dalam-pandangan.html
http://www.stainpress.com/?tag=toshihiko-izutsu
http://irvansoleh.blogspot.com/2009/04/semantik-al-quran-dalam-pandangan.html
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ahmadiy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












