Penguatan Literasi Siswa Sekolah Dasar melalui Program KKN Institut Madani Nusantara di Desa Buniwangi Kecamatan Gegerbitung
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3146Keywords:
Literacy, Primary Education, Community Service ProgramAbstract
Buniwangi Village, Gegerbitung Subdistrict, Sukabumi Regency, still struggles with low basic literacy among school students. Many children are not fluent in reading Latin script despite being able to read the Qur’an. This condition is influenced by limited learning facilities, lack of reading materials, and teacher-centered methods. Through the Community Service Program (KKN) of Institut Madani Nusantara, students promoted literacy by organizing shared reading activities, introducing and simulating the National Assessment (ANBK), and integrating religious readings with Latin texts. The program received positive responses from both students and teachers and encouraged community involvement in supporting children’s literacy. As a result, awareness of literacy’s importance increased, providing an initial step toward strengthening a reading culture in Buniwangi Village..
References
Arikunto, S. (2017). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Bariroh, S. (2020). Implementasi kegiatan literasi membaca di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 145–154.
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.
Faizah, U., Suyono, & Sumarno. (2016). Gerakan literasi sekolah dasar. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Fia, L. (2019). Evaluasi kegiatan literasi membaca di sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan, 36(1), 88–97.
Hanum, F., & Rahmawati, R. (2020). Gerakan literasi sekolah sebagai upaya meningkatkan minat baca siswa. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 5(1), 77–88.
Hasanah, N. (2019). Tahapan literasi membaca dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 6(1), 35–44.
Indriyani, D., Wahyuni, T., & Utami, R. (2019). Peran literasi dalam pengembangan kompetensi abad 21. Jurnal Pendidikan, 20(1), 56–65.
Jariah, A., & Marjani. (2019). Prinsip-prinsip dasar kegiatan literasi di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 4(2), 101–112.
Kemendikbudristek. (2021). Asesmen Nasional: Panduan untuk Guru dan Sekolah. Jakarta: Pusat Asesmen dan Pembelajaran.
Kimiaissa’adah, A. (2019). Pengembangan kemampuan literasi membaca pada siswa sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 38(3), 467–478.
Khotimah, H., Fadilah, N., & Prasetyo, R. (2018). Persiapan sarana literasi sekolah dasar. Jurnal Sekolah Dasar, 27(2), 75–84.
Kurniasih, E., & Sari, Y. (2018). Pengaruh minat baca terhadap prestasi akademik siswa SD. Jurnal Ilmu Pendidikan, 17(2), 67–75.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.
Mulyasa, E. (2019). Implementasi kurikulum 2013 revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mustofa, M., & Fauzi, A. (2021). Tantangan guru dalam membangun budaya literasi di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 12(2), 89–101.
Nugraha, A. (2020). Integrasi pembelajaran literasi dan religiusitas pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 44–56.
OECD. (2016). PISA 2015 results in focus. Paris: OECD Publishing.
OECD. (2018). PISA 2018 results: What students know and can do (Vol. I). Paris: OECD Publishing.
Pradana, M. (2017). Penguatan budaya literasi melalui pojok baca sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 18(1), 23–31.
Pratiwi, I. M. (2019). The impact of low literacy on students’ academic achievement in Indonesia. International Journal of Education, 11(2), 50–60.
Rahman, A. (2022). Pendidikan karakter berbasis literasi. Yogyakarta: Deepublish.
Retnawati, H. (2014). Hambatan guru matematika sekolah menengah pertama dalam menerapkan kurikulum 2013. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 33(3), 390–403. https://doi.org/10.21831/cp.v3i3.2229
Rosyidah, N., & Suyanto, T. (2020). Literacy culture in Indonesian rural schools: Challenges and opportunities. Indonesian Journal of Education Studies, 23(2), 108–118.
Sari, D. M., & Handayani, R. (2021). Strategi peningkatan literasi membaca di sekolah dasar berbasis kearifan lokal. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 5(2), 123–135.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Teguh, S., & Pramono, A. (2022). Literasi digital bagi anak usia sekolah dasar di pedesaan. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(3), 201–215.
UNESCO. (2017). Reading the past, writing the future: Fifty years of promoting literacy. Paris: UNESCO Publishing.
Wandasari, Y. (2017). Gerakan literasi sekolah dasar: Konsep dan implementasi. Bandung: Alfabeta.
Wirawan, S. (2011). Evaluasi program pendidikan: Teori, aplikasi, dan penelitian. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Yusuf, M., & Arifin, Z. (2019). Peningkatan budaya literasi melalui pembelajaran inovatif di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 4(1), 25–36.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Linda Hindriana, Azmi Abdulhakim, Wildan Khoir Lubis, Raihan Naufal Lisaputra, Maria Ulfa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












