Integrasi Kurikulum Tahfidz Al-Qur'an Dengan Pendidikan Formal di PPTQ Nurul Istiqlal Wonosari Klaten
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3155Keywords:
Integrasi Kurikulum, Tahfidz Al-Qur'an, Pendidikan Formal, Pondok PesantrenAbstract
The integration of the Al-Qur'an memorization curriculum with formal education is one of the Islamic education models that integrates Al-Qur'an memorization learning with the national curriculum. This study aims to analyze the implementation of the integration of the Al-Qur'an memorization curriculum with formal education at the Nurul Istiqlal Al-Qur'an Memorization Islamic Boarding School (PPTQ) in Wonosari, Klaten. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that PPTQ Nurul Istiqlal applies a curriculum integration system that combines Al-Qur'an memorization learning with the formal education curriculum in a balanced manner. This integration model includes aspects of time management, learning methods, evaluation, and adequate support for facilities and infrastructure. The implementation of this curriculum integration provides a positive contribution to the achievement of students' competencies in both cognitive, affective, and psychomotor aspects.
References
Abdurrab, N. (2009). Panduan Tahsin Tilawah Al-Qur'an dan Ilmu Tajwid. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.
Ahsin, W. (2000). Bimbingan Praktis Menghafal Al-Qur'an. Jakarta: Bumi Aksara.
Al-Attas, S. M. N. (1980). The Concept of Education in Islam: A Framework for an Islamic Philosophy of Education. Kuala Lumpur: Muslim Youth Movement of Malaysia.
Al-Qattan, M. K. (2009). Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur'an. Jakarta: Litera AntarNusa.
Anwar, K. (2018). Implementasi Pembelajaran Tahfidz Al-Qur'an di Pondok Pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 201-220.
Arief, A. (2019). Integrasi Kurikulum Pesantren dan Sekolah: Studi Kasus di Pondok Pesantren Modern. *Al-Ta'dib:
Beane, J. A. (1997). Curriculum integration: Designing the core of democratic education. Teachers College Press.
Barnawi, H., & Arifin, Z. (2012). Manajemen Pendidikan dan Pengembangan Sarana Prasarana di Lembaga Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.
Baharun, M. (2017). Peran ustadz sebagai pembimbing spiritual dan model peran dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur'an. Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 150-162.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Daulay, H. (2014). Integrasi pendidikan agama dalam kurikulum nasional untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Jakarta: Prenadamedia Group.
Dhofier, Z. (2011). Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kyai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia. Jakarta: LP3ES.
Fogarty, R. J. (1991). How to integrate the curricula (3rd ed.). Palatine, IL: IRI/Skylight Publishing.
Hadi, S. (2017). Strategi manajemen waktu dalam pembelajaran tahfidz: Studi kasus di PPTQ Nurul Istiqlal. Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 123-135.
Haedari, A. (2006). Pendidikan Pesantren: Studi tentang penegakan disiplin dan pola pembinaan santri.
Hasbullah. (2015). Program kunjungan rumah sebagai pendekatan pembelajaran personal di pondok pesantren. Jurnal Pendidikan Pesantren, 9(1), 33-44.
Hasanah, N. (2020). Kurikulum tahfidz Al-Qur’an: Integrasi program tahfidz dengan kurikulum nasional. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 45-60.
Hidayat, M., & Abdillah, R. (2019). Integrasi kurikulum tahfidz Al-Qur'an dengan pendidikan formal sebagai strategi optimalisasi tujuan pendidikan karakter dan spiritualitas. IHTIROM: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(1), 578-587. https://doi.org/10.70412/itr.v4i1.135
Khalilullah, A. (2013). Implementasi metode talaqqi, muroja'ah, dan tasmi' dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur'an. Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 45-56.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek). (2022). Kurikulum Merdeka: Pedoman penerapan kurikulum. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kunandar. (2013). Penilaian Autentik dalam Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Kusumawati, I., & Nurfuadi. (2024). Integrasi kurikulum pesantren dalam kurikulum nasional pada pondok pesantren modern. Sanskara Pendidikan Dan Pengajaran, 2(01), 1–7. https://doi.org/10.58812/spp.v2i01.293
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Newbury Park, CA: SAGE Publications.
Maduningtias, L. (2022). Manajemen integrasi kurikulum pesantren dan nasional: Dialektika dan dinamika integrasi kurikulum pesantren dengan kurikulum nasional. Afkar Journal, 20(1), 1-15. https://doi.org/10.20414/tsaqafah.v20i1.2958
Majid, A. (2014). Integrasi nilai-nilai Al-Qur'an dalam pembelajaran formal untuk pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Muhaimin. (2012). Paradigma pendidikan Islam: Upaya mengefektifkan pendidikan Islam di Indonesia. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muhammad, A. S. (2000). Metode Tahfidz Al-Qur'an: Proses dan Keutamaan Menghafal Al-Qur'an. Tesis, Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta.
Mulyasa, E. (2013). Manajemen pengembangan profesionalisme guru. Remaja Rosdakarya.
Munir, A. (2017). Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran: Akses informasi, multimedia, dan pengerjaan tugas akademik. Jurnal Pendidikan Teknologi, 10(2), 123-135.
Nasution, S. (2006). Asas-asas kurikulum (edisi ke-1). Jakarta: Bumi Aksara.
Nata, M. (2016). Integrasi kurikulum tahfidz Al-Qur'an dengan pendidikan formal: Strategi, tantangan, dan solusi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Sardar, Z. (1989). Islamic futures: The shape of ideas to come. London: Mansell.
Shochib, M. (2018). Pentingnya komunikasi intensif antara pondok pesantren dan orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan santri. Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 145-158.
Sholeh, M. (2016). Manfaat menghafal Al-Qur'an bagi perkembangan kognitif peserta didik: Peningkatan daya ingat, konsentrasi, dan kemampuan berpikir. Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 45-56.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suhid. (2009). Pendidikan Islam dan pengembangan potensi santri.
Taba, H. (1962). Curriculum development: Theory and practice. New York: Harcourt, Brace and World.
Tomlinson, C. A. (2014). The Differentiated Classroom: Responding to the Needs of All Learners (2nd ed.). ASCD.
Uno, H. B., & Mohamad, M. (2011). Strategi pembelajaran student-centered learning: Teori dan aplikasinya di pendidikan formal. Jakarta: Bumi Aksara.
Zarkasyi, A. J. (2015). Integrasi kurikulum dalam pendidikan Islam: Menghindari dikotomi keilmuan.
Zulkifli, A. (2018). Tahfidz Al Qur'an dan Kecerdasan Spiritual Santri dalam Pengembangan Kepribadian. Jurnal Kamaya, 12(1), 45-58.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fahmi Azis Lukianto, Fauzal Maula L Rosjid, Buyung Al gifari, Khuriyah Suryo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












