Analisis Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 SD Negeri 38 Sungai Ambawang
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3189Keywords:
EGRA, Students, Reading Ability, Early Reading Ability, EGRA Test, studentsAbstract
Early reading skills are essential competencies that must be mastered by students from the beginning of elementary school as a foundation for academic success. However, observations at SD Negeri 38 Sungai Ambawang revealed that many first-grade students still face difficulties in reading. This study aims to analyze the early reading abilities of first-grade students based on the EGRA (Early Grade Reading Assessment) test. This research applied a descriptive qualitative approach using the EGRA test, which consists of five components: letter recognition, word reading, reading meaningless words, oral reading fluency and comprehension, and listening comprehension. The subjects were 11 first-grade students. The results showed that only 2 students were able to recognize all letters, while 3 could not recognize any letters. In word reading, 1 student read fluently, 7 read partially, and 3 could not read. In meaningless word reading, only 2 students performed well. For fluency and comprehension, 3 students answered all questions, 5 answered partially, and 3 did not answer. In listening, 2 answered all, 6 partially, and 3 did not respond. In conclusion, students’ early reading skills remain low, influenced by limited literacy stimulation, monotonous teaching, and lack of media. More varied strategies and stronger teacher–parent collaboration are needed to improve early literacy.
References
Anonim. (2021). Pelatihan Penyegaran EGRA bagi Asesor. Jakarta: USAID Prioritas
Azizah. (2023). Analisis kesulitan membaca permulaan pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(3), 1462-1470.
Burhan. (2021). Menganalisis faktor penghambat kemampuan membaca siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan, 2(3), 253-269.
Cleidimar Rosalino Pereria, et.al "Dyslexia and Learning Difficulty in Reading a "Writing", Current Scientific Journal, (v.3, n.2, 2023).
Damayanti, F., & Puspita, N. (2023). Keterkaitan Kosakata Kontekstual dengan Peningkatan Literasi Awal Anak. Jurnal Edukasi Anak Usia Dini, 10(2), 45–56.
Fitriana, S., & Sukmawati, R. (2023). Pembelajaran Multisensori untuk Pengenalan Membaca di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Inklusif, 7(3), 90–102.
Fitriani, E., & Yuliana, S. (2023). Strategi Meningkatkan Pemahaman Bacaan pada Anak yang Masih Mengeja. Jurnal Edukasi Anak Usia Dini, 10(2), 100–112.
Fitriyah, L., & Handoko, A. (2023). Peran Teknik Mendongeng dalam Meningkatkan Kemampuan Menyimak Anak Usia Dini. Jurnal Psikologi dan Pendidikan Anak, 12(1), 58–70.
Fitriyani, S., & Nuraini, T. (2023). Pendekatan Multisensori dalam Pengenalan Huruf Anak. Jurnal Edukasi Anak, 10(3), 121-133.
Halimatussakdiah. (2019). Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas Rendah Yogyakarta: Penerbit Ombak
Hartono, B. (2024). Dekoding sebagai Strategi Membangun Kemampuan Membaca Awal. Jurnal Pendidikan Dasar Literasi, 8(1), 22–33.
Harun, R., Sari, P., & Ahmad, L. (2023). Peran Fonik dalam Perkembangan Membaca Permulaan Anak. Jurnal Pendidikan Bahasa, 11(2), 112–124.
Hasan, H., Bora, M. A., Afriani, D., Artiani, L. E., Puspitasari, R., Susilawati, A., ... & Hakim, A. R. (2025). Metode penelitian kualitatif. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.
Hasanah, A., & Lena, M. S. (2021). Analisis kemampuan membaca permulaan dan kesulitan yang dihadapi siswa sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(5), 3296-3307.
Inne Marthyanne Pratiwi dan Vina Anggia Nastitie Ariawan, Analisis Kesulitan Siswa Dalam Membaca Permulaan Di Kelas Satu Sekolah Dasar, (Sekolah Dasar: Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan, 2020).
Irdawati, Yunidar, Darmawan, Darmawan Meningkatkan kemampuan membaca permulaan dengan menggunakan media gambar kelas I di MIN Buol. Jurnal Kreatif Online, 2022, 5.4. Kualitatis dan R&D). Bandung: Alfabeta
Kemdikbudristek. (2024). Modul Literasi Fase A: Menyimak dan Berbicara. Jakarta: Direktorat Sekolah Dasar.
Kemdikbudristek. (2024). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Fase A. Jakarta: Direktorat SD.
Kemdikbudristek. (2024). Panduan Literasi Dasar di Sekolah Dasar. Jakarta: Direktorat Sekolah Dasar.
Kemdikbudristek. (2024). Panduan Pembelajaran Literasi Awal Fase A Kurikulum Merdeka. Jakarta: Direktorat Pendidikan Dasar.
Kemdikbudristek. (2024). Panduan Pembelajaran Literasi Dasar SD Fase A. Jakarta: Direktorat Sekolah Dasar.
Kurniasari, A., & Lestari, D. (2024). Strategi Peningkatan Pemahaman Mendengarkan melalui Cerita Bergambar. Jurnal Pendidikan Bahasa Anak, 9(1), 34–46.
Kurniawan, D., & Ayu, N. (2024). Penggunaan Permainan Fonetik dalam Pembelajaran Membaca Awal. Jurnal Pendidikan Inovatif, 8(3), 76–89.
Lis. (2022). Mengidentifikasi kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 SDN 12 Surabaya. Jurnal Ilmu Pendidikan.
Marlina, D., & Hartati, L. (2024). Kesulitan Belajar Huruf pada Anak dan Penanganannya. Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 9(1), 50-62.
Muammar. (2020). Membaca Permulaan di Sekolah Dasar. Mataram
Mukti, K. W. T., Trisiana, A., & Restuningsih, A. (2023). Analisis Kemampuan Membaca Permulaan Peserta Didik Kelas II Sekolah Dasar Menggunakan Tes Early Grade Reading Assesment. Journal On Teacher Education, 4(3), 377-388.
Muslih, M. A., & Hasan, N. (2022). Analisis Kemampuan Membaca pada anak usia dini. Jurnal Dunia Pendidikan
Nini Subini, (2019) Mengatasi Kesulitan Belajar Pada Anak Jogjakarta: Javalitera
Prasetyo, H., & Laili, M. (2024). Pengaruh Membaca Nyaring terhadap Pemahaman Bacaan Anak. Jurnal Literasi Anak, 9(1), 55–67.
Raharjo, T., & Pertiwi, F. (2023). Pengaruh Lingkungan Belajar terhadap Kemampuan Menyimak Anak Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 10(2), 66–75.
Rahman, Budi; Haryanto, Haryanto. 2020. Peningkatan keterampılan membaca permulaan melalui media flashcard pada siswa kelas I SDN Bajayau Tengah
Rahmawati, D., & Nugroho, S. (2022). Pentingnya Lingkungan Rumah dalam Literasi Awal Anak. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 8(2), 78–87.
Salsabila, R., & Winata, E. (2023). Penggunaan Metode Multisensori dalam Pengajaran Fonik untuk Siswa SD. Jurnal Edukasi Anak Usia Dini, 10(3), 88–97.
Siti Rukhayati. (2020). Hubungan tes EGRA terhadap tingkat kemampuan membaca siswa kelas 3 SDN 05 Banyuanyar. Jurnal Edukasi Pendidikan.
skandar, D. & Laila, N. (2023). Kemampuan Fonologis Anak dalam Membaca Kata Nonsens. Jurnal Psikologi dan Pendidikan Anak, 11(2), 93–105. Putri, A., &
Sugiyono. (2020) Metode Penelitian Pendidikan (Pendidikan Kualitatif)
usanti, R., & Ramadhan, T. (2023). Perkembangan Keterampilan Membaca Nyaring pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 87–98.
Utami, R., & Hasanah, E. (2023). Pendekatan Interaktif dalam Pembelajaran Menyimak di Kelas Rendah. Jurnal Edukasi Dasar, 8(3), 91–104.
Wibowo, D., & Lestari, A. (2024). Strategi Meningkatkan Kemampuan Membaca Kata pada Siswa SD. Jurnal Literasi Dasar, 9(1), 67–78.
Widodo, H., & Anisa, R. (2023). Analisis Kemampuan Membaca Kata Tidak Bermakna sebagai Indikator Literasi Fonik. Jurnal Literasi Anak, 7(2), 55–68.
Yusuf, A. H., Fitriani, R., & Sari, N. (2023). Perkembangan Literasi Dini Anak Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 12(1), 34-45.
Zainuddin. (2023). Metode Penelitian. Jawa Tengah: Eureka Media Aksara
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Marsela Afrianti Futri, Yunika Afryaningsih, Yuni Listiarini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












