Penerapan Teknologi Pengolahan Air Bersih Berbasis Filtrasi Sederhana untuk Masyarakat Desa Papringan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3464Abstract
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat pesisir terhadap air bersih melalui penerapan teknologi pengolahan air berbasis filtrasi sederhana di Desa Papringan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. Permasalahan utama yang dihadapi warga adalah rendahnya kualitas air sumur akibat tingginya tingkat kekeruhan, kandungan logam berat, serta kontaminasi mikroba yang disebabkan oleh intrusi air laut dan limbah rumah tangga. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas yang melibatkan warga dalam seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, pembuatan, hingga pemeliharaan alat filtrasi. Sistem filtrasi yang dikembangkan menggunakan bahan lokal seperti pasir silika, arang aktif, ijuk, dan kerikil, dengan desain yang mudah diterapkan dan berbiaya rendah.
Hasil pengujian menunjukkan penurunan kekeruhan air sebesar 93,8% dan kandungan Escherichia coli hingga 96%, menjadikan air layak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. Selain peningkatan kualitas air, terjadi pula peningkatan literasi masyarakat terhadap sanitasi dan kesehatan lingkungan sebesar 36,8%, serta penurunan pengeluaran air bersih rumah tangga hingga 60%. Pembentukan Kelompok Masyarakat Peduli Air Bersih menjadi langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan program melalui sistem perawatan mandiri berbasis gotong royong. Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak teknis dan sosial, tetapi juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-6 tentang air bersih dan sanitasi layak. Dengan demikian, penerapan teknologi filtrasi sederhana berbasis bahan lokal terbukti efektif, inklusif, dan dapat direplikasi di wilayah pesisir lain di Indonesia sebagai model pengelolaan air bersih berkelanjutan.
References
Asian Development Bank. (2020). Water, Sanitation, and Hygiene in Developing Asia: Innovations for
Inclusive Growth. Manila: ADB.
Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas. (2024). Laporan Tahunan Kualitas Air Bersih dan Sanitasi
Kabupaten Banyumas 2024. Banyumas: Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas
Harahap, R., & Hakim, A. (2023). The impact of appropriate technology on rural household welfare: A
study in water resource management. Environmental Technology & Innovation, 32, 103198.
https:/doi.org/10.1016/j.eti.2023.103198
Irawan, A., Suherman, D., & Astuti, S. (2020). Multi-stakeholder collaboration in community-based
water management: Lessons from coastal Indonesia. Sustainability, 12(8), 3321.
https:/doi.org/10.3390/su12083321
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2010). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor
/MENKES/PER/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. Jakarta: Kemenkes RI.
Pratiwi, N., & Adiansyah, M. (2024). Local governance support for sustainable rural water innovation
in Indonesia. Journal of Environmental Policy and Management, 34(1), 59–72.
https:/doi.org/10.1016/j.jepp.2024.02.007
Rahardjo, B., & Pramono, S. (2020). Integrating local knowledge and scientific innovation in
community-based water management. International Journal of Water Resources Development, 36(8), 1356–1370.
https:/doi.org/10.1080/07900627.2020.1757843
Rahmawati, S., Yuliani, D., & Prakoso, B. (2023). Performance of a Multi-Media Filtration System for
Improving Turbidity and Bacteriological Quality of Domestic Water. Journal of Water Process Engineering, 53, 103718.
https:/doi.org/10.1016/j.jwpe.2023.103718
Santosa, A., Widodo, H., & Wicaksono, A. (2022). Application of Simple Filtration Technology for
Household Water Treatment in Rural Coastal Areas. Environmental Technology & Innovation, 28, 102781.
https:/doi.org/10.1016/j.eti.2022.102781
Setiadi, R., & Handayani, D. (2021). Environmental and behavioral impacts of household-level water
treatment innovation. Environmental Research and Public Health, 18(16), 8614.
https:/doi.org/10.3390/ijerph18168614
Sudarmanto, B., Widyastuti, R., & Hidayah, M. (2022). Enhancing public awareness on sanitation
through community-based education programs in coastal villages. Journal of Environmental Management, 315, 115186.
https:/doi.org/10.1016/j.jenvman.2022.115186
Susanto, D., & Rachman, F. (2021). Community-Based Water Treatment System Using Local
Materials: Case Study in Rural Indonesia. International Journal of Sustainable Built Environment, 10(1), 95–104.
https:/doi.org/10.1016/j.ijsbe.2021.02.004
Nugroho, T., Firdaus, A., & Nasution, H. (2022). Linking university research and community
engagement for sustainable water innovation. Sustainability Science, 17(4), 1785–1798.
https:/doi.org/10.1007/s11625-022-01123-4
Tahir, M., & Rahman, A. (2020). Evaluation of Simple Filtration Models for Low-Cost Drinking
Water Treatment. Water Practice and Technology, 15(4), 1168–1176.
https:/doi.org/10.2166/wpt.2020.088
World Health Organization (WHO). (2023). Global Status Report on Water, Sanitation and Hygiene:
Progress on Household Drinking Water, Sanitation and Hygiene 2023. Geneva: World Health Organization.
Yusuf, M., & Hakim, R. (2021). Integrating community participation in sustainable water supply
systems: An Indonesian case study. Water Policy, 23(2), 435–452.
https:/doi.org/10.2166/wp.2021.004
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Susatyo Adhi Pramono, Iwan Rustendi, Heru Bayuaji Sanggoro, Muhammad Edwin Rachmanudin, Johanes Bonivasius Muda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












