Pengembangan Produk Pangan Inovatif Dengan Added Value Produk Gula Semut di Kelurahan Hargotirto, DIY

Authors

  • Olivia Elfatma , Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta
  • Yuliana Debora Anggraini Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta
  • Wandha Atmaka Aji Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta
  • Subakho Aryo Saloko Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta
  • Yessi Munawaroh Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta
  • Dewi Puspita Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta
  • Ruccy Widiawati Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta
  • Ihsan Mustaqim Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta
  • Alvito Hariansa Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta
  • Jeki Pranata Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta
  • Rani Muherje Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta
  • Trinety Octavia Z Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta
  • Ririn Putriyani Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta
  • Reza Dwi Saputra Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3662

Keywords:

Gula Semut, Wedang, Partisipatif, Kokap, Empon-empon

Abstract

Kelurahan Hargotirto, Kapenewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo ditetapkan sebagai 75 Desa Wisata terbaik berkelas dunia diresmian oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, M. Sandiaga Uno. Potensi kelapa melimpah dimanfaatkan warga untuk produksi gula semut. Salah satu mata pencaharian disana adalah penderes nira dan pengrajin gula semut. Mayoritas gula semut warga tidak dapat terserap pasar apalagi untuk eksport karena tidak memiliki standar mutu yang stabil. Dari aspek pemasaran, kurangnya pengetahuan mengenai teknik pengemasan dan media pemasaran menjadi salah satu faktor penyebab tingkat penjualan rendah. Perlu adanya perbaikan pengemasan dan added value produk gula semut. Proses perbaikan dilakukan dengan mengembangkan potensi sumberdaya yang dimiliki, melalui peningkatan keterampilan serta update teknologi diharapkan mitra dapat lebih mandiri, menggunakan metode pendekatan pola partisipatif, seperti: serangkaian pelatihan dan pendampingan produksi berupa inovasi produk/value added dari gula semut. Hasil pelatihan adalah inovasi varian rasa gula semut dengan merk “wedang palem”, memperoleh variasi gula  semut: a) wedang palem varian kopi hargotirto, sereh jeruk lemon, jeruk lemon, jeruk lemon. Produk/value added dilakukan dengan menambahkan komoditas yang ada di Hargotirto seperti kopi, lemon, dan empon-empon.

References

Gunawan, S., Suhartono, M. J., & ... (2023). Planned Granulated Palm Sugar Business Development as a Program to Strengthen the Economy of Hargotirto Village Kulon Progo. Proceeding of …, 2020. http://conference.loupiasconference.org/index.php/icoissee3/article/view/363%0Ahttp://conference.loupiasconference.org/index.php/icoissee3/article/download/363/326

Ii, B. A. B., Hargotirto, A. D., & Hargotirto, D. (n.d.). 0 80’ 0 11’. 31–45.

Imaduddin, M., Nihayati, L., Nugroho, T. W., Murti, W. B., Sa’adah, L., & Kurniasari, D. (2021). Pendampingan pembuatan alat permainan edukatif topik ekologi berbasis STEAM pada kelompok guru PAUD Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 17(1), 27–37. https://doi.org/10.20414/transformasi.v17i1.2702

Merbawani, E., & Rijanta, R. (2016). Strategi Penghidupan Masyarakat Penghasil Gula Semut di Desa Hargotirto Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Jurnal Bumi Indonesia, 5(1), 110. http://lib.geo.ugm.ac.id/ojs/index.php/jbi/article/view/259

Musita, N. (2019). Pengembangan Produk Gula Semut dari Aren dengan Penambahan Bubuk Rempah. Warta Industri Hasil Pertanian, 36(2), 106. https://doi.org/10.32765/wartaihp.v36i2.5212

Prastowo, L. Y., & Wahyuningsih, A. S. (2020). Kajian Mitigasi Bencana Tanah Longsor Berdasarkan Permendagri No 33 Tahun 2006. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 1(1). https://doi.org/10.15294/jppkmi.v1i1.41420

Pratama, A., Oktavima Wisdaningrum, & Magdalena Putri Nugrahani. (2020). Pendampingan dan Penerapan Teknologi Untuk Peningkatan Produktivitas Usaha Mikro Gula Semut. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 275–284. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v4i2.3490

Raharjo, S. (2021). Portal Resmi - Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. In Jogjaprov.Go.Id. https://jogjaprov.go.id/berita/tingginya-potensi-ekonomi-kreatif-di-diy

Wilberta, N., Sonya, N. T., & Lydia, S. H. R. (2021). ANALISIS KANDUNGAN GULA REDUKSI PADA GULA SEMUT DARI NIRA AREN YANG DIPENGARpH DAN KADAR AIR. BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi), 12(1), 101. https://doi.org/10.24127/bioedukasi.v12i1.3760

Wisnawa, I. G. Y., & Marantika, A. K. (2017). Pelatihan Pemetaan Partisipatif Paket Ekowisata Bagi Pemandu Lokal Di Sekitar Kawasan Bendungan Titab- Ularan, Buleleng. Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 258–263.

Downloads

Published

21-11-2025

How to Cite

Olivia Elfatma, Yuliana Debora Anggraini, Wandha Atmaka Aji, Subakho Aryo Saloko, Yessi Munawaroh, Dewi Puspita, Ruccy Widiawati, Ihsan Mustaqim, Alvito Hariansa, Jeki Pranata, Rani Muherje, Trinety Octavia Z, Ririn Putriyani, & Reza Dwi Saputra. (2025). Pengembangan Produk Pangan Inovatif Dengan Added Value Produk Gula Semut di Kelurahan Hargotirto, DIY. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(2), 10568–10573. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3662