Penguatan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pencegahan BBLR Melalui Edukasi Kesehatan Di Puskesmas Alai Padang

Pengabdian

Authors

  • Novia Rita Aninora Universitas Negeri Padang
  • Rionitara Wikarya Universitas Negeri Padang
  • Putri Permata Sari Universitas Negeri Padang
  • Epi Satria Universitas Negeri Padang
  • Hasanalita Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.4197

Keywords:

BBLR, Edukasi kesehatan, Ibu hamil, Pengetahuan

Abstract

Pencegahan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu isu kesehatan yang sangat penting, mengingat dampaknya yang besar terhadap kesehatan ibu dan bayi. Tujuan utama dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengukur peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah mengikuti penyuluhan mengenai BBLR. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Puskesmas Alai Kota Padang pada 20 September 2025, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test, yang melibatkan 25 responden yang menerima edukasi melalui media video. Data diperoleh melalui kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah penyuluhan, yang kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menilai perubahan pengetahuan. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman ibu hamil tentang BBLR, faktor risikonya, dan cara-cara pencegahan, dengan rata-rata pengetahuan yang meningkat dari 59,4% menjadi 79,8%. Kesimpulannya, program edukasi yang terstruktur terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai BBLR. Untuk pengabdian berikutnya, disarankan untuk mengembangkan metode edukasi yang lebih sesuai dengan kondisi lokal

References

Abdul. (2023). Faktor yang berhubungan dengan kejadian bayi berat lahir rendah: kekurangan gizi ibu selama kehamilan, anemia, dan kekurangan energi kronis. Jurnal Universitas Galuh.

Anwar, M., Sari, R., & Nasution, N. (2020). Penguatan pengetahuan kesehatan melalui program penyuluhan bagi masyarakat dalam penanggulangan BBLR. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 134–140.

Gleason, M., & Lasky, T. (2020). Prenatal care for high-risk pregnancies: Improving outcomes and reducing disparities. Journal of Maternal Health, 25(6), 116–128. https://doi.org/10.1016/j.jmh.2020.02.001

Kementerian Kesehatan Republik. (2022). Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Misra, R., McKean, M., & West, T. (2016). Empowering communities through education: A model for social change. Journal of Community Psychology, 44(3), 443–458. https://doi.org/10.1002/jcop.21814

Sari, D., Fajar, A., & Anwar, H. (2019). Analisis dampak program penyuluhan terhadap pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan BBLR. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 10(2), 78–85.

Setiawan, F., Sari, R., & Nasution, N. (2019). Penguatan pengetahuan kesehatan melalui program penyuluhan bagi masyarakat dalam penanggulangan BBLR. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 134–140.

Suswinarto, D. Y. (2024). Pengaruh edukasi tentang BBLR terhadap peningkatan pengetahuan ibu. Jurnal Poltekkes Palu.

WHO. (2014). Global nutrition targets 2025: Low birth weight policy brief. World Health Organization.

Yuliawati, I. (2018). Pengaruh faktor sosial dan budaya terhadap implementasi pengetahuan tentang pencegahan BBLR. Jurnal Kesehatan Ibu Dan Anak, 15(1), 23–30.

Downloads

Published

12-12-2025

How to Cite

Novia Rita Aninora, Rionitara Wikarya, Putri Permata Sari, Epi Satria, & Hasanalita. (2025). Penguatan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pencegahan BBLR Melalui Edukasi Kesehatan Di Puskesmas Alai Padang : Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(2), 12997–13002. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.4197