Pemberdayaan KTH Jekoni dalam Pengembangan Agroforestri Kopi Robusta Sabet Berbasis Perhutanan Sosial Melalui Peningkatan Kualitas dan Pemasaran Digital

Pengabdian

Authors

  • Rusdi Faizin Universitas Teuku Umar
  • Ego Ibnu Wijaksena Universitas Teuku Umar
  • Maulidil Fajri Universitas Teuku Umar
  • Banta Diman Universitas Teuku Umar
  • Rahmat Pramulya Universitas Teuku Umar
  • Dedy Darmansyah Universitas Teuku Umar

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.4437

Keywords:

pemberdayaan, kopi robusta, agroforestri, pascapanen, pemasaran digital

Abstract

This community service program aims to improve production capacity, post-harvest quality, and robusta coffee marketing strategies at the Jekoni KTH in Sabet Village, Aceh Jaya. The main problems include substandard cultivation practices, inconsistent harvest quality, and marketing that still relies on collectors without product identification. Activities are carried out in a participatory manner through training in Good Agricultural Practices, natural post-harvest processing methods, hygienic storage, packaging design, and digital promotion. The results show a significant increase in farmer knowledge and skills, coffee quality with a red fruit harvest above 80%, a cupping score of 83.00, and the development of the "Green Coffee Sabet" product with ready-to-sell packaging and Instagram promotion. Overall, this activity increases the empowerment of partners to become independent and strengthens the competitiveness of local coffee through quality improvement and digital marketing.

References

Andriany, P., & Hakim, R. F. (2012). Pengaruh Konsumsi Kopi Ulee Kareng (Arabika) Terhadap Ph Saliva Pada Usia Dewasa Muda: Effect Of Ulee Kareng Cofee (Arabica) Consumption On Salivary Ph Of Young Adults. Dentika: Dental Journal, 17(2), 150–152.

Aziz, S. A., Jayanthi, R., & Dinaseviani, A. (2023). Pengembangan Usaha dari Sumber Daya Lokal Sektor Pertanian: Kasus Pada Produk Kopi Tersertifikasi Indikasi Geografis (IG). Proceedings Series on Physical & Formal Sciences, 5, 164–170.

Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Industri. (2025). Tren 2025: Peluang dan Daya Saing Kopi Indonesia. Tanamanindustri.Bsip.Pertanian.Go.Id. https://tanamanindustri.bsip.pertanian.go.id/berita/tren-2025-peluang-dan-daya-saing-kopi-indonesia

BPS Aceh Jaya. (2023). Luas Areal Tanaman Perkebunan Rakyat Menurut Jenis Tanaman di Kabupaten Aceh Jaya. Acehjayakab.Bps.Go.Id.

Damayanti, T., Setiadi, H., Widyawati, & Rizqihandari, N. (2018). Pengaruh Sertifikasi Indikasi Geografis Kopi Gayo Terhadap Rantai Nilai Tambah Kopi di Dataran Tinggi Gayo, Aceh Tengah. In lontar.ui.ac.id.

Ibrahim, M. S. D., Wahyuno, D., & Hartati, R. R. S. (2016). Ketahanan genotipe unggul beberapa spesies kopi terhadap penyakit karat daun (Hemileia vastatrix) asal Cisaat Sukabumi. Prosiding Seminar, 865–874.

Isyariansyah, M. D., Sumarjono, D., & Budiraharjo, K. (2018). Analisis faktor-faktor produksi yang mempengaruhi produksi kopi robusta di Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 2(1), 31–38.

Jamil, M. N. F., Abdika, M. F., Thaher, Y. Q. M., & Wikansari, R. (2023). Peran Pemerintah Dalam Meningkatkan Volume Ekspor Kopi. Journal of Economics and Management, 1(3), 132–138.

Kabupaten Aceh Tengah. (2023). Uni Eropa Berikan Pengakuan Atas Indikasi Geografis Kopi Arabika Gayo. Acehtengahkab.Go.Id. https://acehtengahkab.go.id/berita/kategori/pemasaran-kopi-gayo/uni-eropa-berikan-pengakuan-atas-indikasi-geografis-kopi-arabika-gayo

Kementerian Hukum RI. (2025). Indikasi Geografis sebagai Pilar Ekonomi: Strategi Pelindungan dan Optimalisasi. Dgip.Go.Id. https://www.dgip.go.id/artikel/detail-artikel-berita/indikasi-geografis-sebagai-pilar-ekonomi-strategi-pelindungan-dan-optimalisasi

Mahyuda, M., Amanah, S., & Tjitropranoto, P. (2018). Tingkat adopsi good agricultural practices budidaya kopi arabika gayo oleh petani di Kabupaten Aceh Tengah. Jurnal Penyuluhan, 14(2).

Maleachi, S. (2024). Analisis Pengelolaan Panen dan Pasca Panen Kopi Sebagai Faktor–Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Biji Kopi Robusta di Kota Pagar Alam. Jurnal Global Ilmiah, 1(7), 482–488.

Mentari, D., & Abdullah, T. (2017). Perkembangan Usaha Bubuk Kopi Merek Ulee Kareng di Desa Lamgapang Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar, 1960-2015. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 2(2).

Muhammad Dika Pratama, A. C., Tarjoko, T., & Purwanto, P. (2021). Pengaruh ketinggian tempat terhadap sifat fisiologi dan hasil kopi arabika (Coffea arabica) di dataran tinggi Desa Sarwodadi Kecamatan Pejawaran Kabupaten Banjarnegara. Jurnal Ilmiah Media Agrosains, 7(1), 1–7.

Pramulya, R. (2016). Apakah Platform Sustainability of Coffee merupakan Solusi Pembangunan Ekonomi yang Tepat Pasca-Konflik? Sebuah Peluang dan Tantangan. Seminar Ekologi, Kebudayaan Dan Pembangunan.

Soemardjito, J., Perdana, Y. R., Widadi, N., & Simbolon, E. R. (2023). Peluang Efisiensi Distribusi Komoditas Ekspor Melalui Peningkatan Akses Infrastruktur Transportasi. Conference: Simposium Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Ke-26 Institut Teknologi Bandung (ITB).

Sumartono, E., Siswahyono, S., Nugroho, M. N. D., & Nurdianty, E. (2023). Pertanian Berkelanjutan: Penyuluhan Model Kopi Organik Bengkulu. Wikrama Parahita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 41–52.

Downloads

Published

20-12-2025

How to Cite

Faizin, R., Wijaksena, E. I., Fajri, M., Diman, B., Pramulya, R., & Darmansyah, D. (2025). Pemberdayaan KTH Jekoni dalam Pengembangan Agroforestri Kopi Robusta Sabet Berbasis Perhutanan Sosial Melalui Peningkatan Kualitas dan Pemasaran Digital: Pengabdian . Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(2), 14074–14084. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.4437