Pengaruh Urbanisasi terhadap Perubahan Sosial Masyarakat Permukiman Kumuh (Slum Area) di Jalan Ampera Raya, Medan Timur
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4607Keywords:
Urbanisasi, Perubahan Sosial,Permukiman Kumuh, Mobilitas Penduduk, Medan TimurAbstract
Urbanisasi yang berlangsung pesat di Kota Medan menyebabkan tumbuhnya kawasan permukiman kumuh sebagai akibat ketidakseimbangan antara pertumbuhan penduduk dan ketersediaan hunian layak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses urbanisasi berkontribusi terhadap terbentuknya permukiman kumuh di Jalan Ampera Raya, Medan Timur, serta mengidentifikasi bentuk perubahan sosial yang muncul sebagai dampaknya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada 50 responden yang merupakan penduduk kawasan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus perpindahan penduduk didominasi oleh alasan ekonomi, terutama keterbatasan lapangan kerja di daerah asal seperti Samosir, Nias, Tarutung, dan Sidikalang. Pendatang memanfaatkan lahan kosong di sekitar rel kereta api untuk membangun hunian sederhana secara swadaya sehingga mendorong terbentuknya permukiman dengan kepadatan tinggi, sanitasi buruk, dan infrastruktur terbatas. Urbanisasi juga memicu perubahan sosial yang signifikan, termasuk pergeseran mata pencaharian dari sektor agraris ke pekerjaan informal, meningkatnya heterogenitas masyarakat, munculnya bentuk solidaritas sosial baru, serta pergeseran pola interaksi dan gaya hidup. Meskipun demikian, dinamika sosial di kawasan ini memperlihatkan kemampuan adaptasi masyarakat dalam kondisi keterbatasan. Penelitian ini menegaskan bahwa urbanisasi bukan hanya menghasilkan persoalan fisik permukiman kumuh, tetapi juga membentuk struktur sosial baru yang kompleks sehingga membutuhkan penataan kawasan dan pendekatan kebijakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
References
Bintarto. (1983). Interaksi Desa dan Kota serta Permasalahannya. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Daldjoeni, N. (2003). Geografi Kota dan Desa. Bandung: Alumni.
Fitriani, A. (2021). Dinamika sosial masyarakat pendatang akibat urbanisasi di Kota Medan. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Haryono, S. (2015). Urbanisasi dan Permasalahan Sosial di Perkotaan Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hamuna, B., & Sari, R. (2019). Dampak urbanisasi terhadap kerentanan lingkungan dan sosial masyarakat pesisir Kota Jayapura. Jayapura: Universitas Cenderawasih.
Hastuti, S. (2020). Dampak urbanisasi terhadap kesenjangan sosial dan solidaritas komunitas miskin perkotaan di Jakarta. Jakarta: Universitas Indonesia.
Riyadi, S., & Bratakusumah, D. S. (2003). Perencanaan Pembangunan Daerah: Strategi Menggali Potensi dalam Mewujudkan Otonomi Daerah. Jakarta: Gramedia.
Setiadi, E. M., & Kolip, U. (2011). Pengantar Sosiologi: Pemahaman Fakta dan Gejala Permasalahan Sosial. Jakarta: Kencana.
Soetomo. (2012). Urbanisasi dan Permukiman Kumuh di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suharto, E. (2009). Kemiskinan dan Perlindungan Sosial di Indonesia. Bandung: Alfabeta.
Suyanto, B. (2015). Hubungan urbanisasi dengan tumbuhnya permukiman kumuh di Kota Surabaya. Surabaya: Universitas Airlangga.
Wibowo, H. (2013). Pertumbuhan permukiman kumuh akibat migrasi desa–kota di Yogyakarta. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Widianingsih, I. (2020). “Dampak Urbanisasi terhadap Perubahan Sosial Masyarakat di Kawasan Kumuh Perkotaan.” Jurnal Sosiologi dan Pembangunan, 8(2), 155–170.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Asysyifa Qolbi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












