Melindungi Generasi Digital: Menerapkan Kontrol Orang Tua pada Gawai Anak untuk Pengalaman Online yang Aman

Pengabdian

Authors

  • Cindy Febrianthy IAI Rakeyan Santang Karawang
  • Irena Laras Institut Agama Islam Rakeyan Santang Karawang
  • Saepudin Institut Agama Islam Rakeyan Santang Karawang
  • Agus Jaenal Institut Agama Islam Rakeyan Santang Karawang
  • Marwah Triyati Institut Agama Islam Rakeyan Santang Karawang

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4793

Keywords:

Perlindungan Anak, Literasi Digital Orang Tua, Kontrol Orang Tua, Google Family Link, Penggunaan Gawai Ana

Abstract

Meningkatnya penggunaan gawai pada anak usia dini di era digital membawa dampak positif sekaligus risiko terhadap perkembangan anak, khususnya terkait kecanduan gawai, paparan konten tidak sesuai usia, serta lemahnya pengawasan aktivitas daring. Kondisi ini menuntut peran aktif orang tua dalam pengasuhan digital sebagai bagian dari upaya perlindungan anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital orang tua serta membekali mereka dengan keterampilan praktis dalam mengontrol penggunaan gawai anak melalui pemanfaatan aplikasi Google Family Link. Kegiatan dilaksanakan di TKN Pembina Karawang dengan sasaran orang tua/wali murid, menggunakan metode edukatif-partisipatif yang meliputi penyuluhan, pelatihan praktik langsung penggunaan aplikasi parental control, serta evaluasi melalui observasi dan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua mengenai risiko penggunaan gawai pada anak dan pentingnya pengawasan digital sebagai bagian dari perlindungan anak. Selain itu, orang tua mampu menerapkan pengaturan batas waktu layar, pembatasan aplikasi, serta pemantauan aktivitas daring anak secara lebih terstruktur. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi perlindungan anak, peningkatan literasi digital orang tua, dan penerapan teknologi kontrol orang tua dapat menjadi strategi efektif dalam menciptakan pengalaman digital anak yang lebih aman dan sehat.

References

Alawiyah, T., Rahmawati, I., & Suryadi, A. (2022). Pola pengasuhan digital orang tua terhadap penggunaan gadget pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4327–4338. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2602

Amali, N. A. K., Ridzuan, M. U. M., Rahmat, N. H., Seng, H. Z., & Mustafa, N. C. (2023). Exploring learning environment through Bronfenbrenner’s ecological systems theory. Journal of Academic Research in Progressive Education and Development, 12(2), 144-162.

Amalia, R., Prasetyo, Y., & Nugroho, A. (2020). Pemanfaatan Google Family Link sebagai kontrol orang tua terhadap penggunaan smartphone anak. Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan, 13(2), 85–94.

Amilia, F., Sari, D. P., & Wahyuni, S. (2021). Screen dependency disorder pada anak akibat penggunaan gadget berlebihan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(1), 45–53.

Ariston, Y., & Frahasini. (2018). Dampak penggunaan gadget bagi perkembangan sosial anak sekolah dasar. Journal of Educational Review and Research, 1(2), 86–91.

Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik telekomunikasi Indonesia 2022. BPS RI.

data.ai. (2023). State of Mobile 2023. data.ai Intelligence.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2022). Indeks literasi digital Indonesia 2022. Kominfo RI.

Laily, N., & Chandra, R. (2021). Dampak positif penggunaan gadget terhadap perkembangan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 7(2), 101–110.

Livingstone, S., & Helsper, E. J. (2008). Parental mediation of children’s internet use. Journal of Broadcasting & Electronic Media, 52(4), 581–599. https://doi.org/10.1080/08838150802437396

Livingstone, S., Ólafsson, K., Helsper, E. J., Lupiáñez-Villanueva, F., Veltri, G. A., & Folkvord, F. (2017). Maximizing opportunities and minimizing risks for children online: The role of digital skills in emerging strategies of parental mediation. New Media & Society, 19(1), 82–99. https://doi.org/10.1177/1461444816640349

Nafaida, R., Hasanah, U., & Putri, A. (2020). Dampak penggunaan gadget terhadap kesehatan fisik anak. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 8(1), 12–20.

Nathanson, A. I. (2001). Parenting in the age of media. Communication Research, 28(2), 201–221. https://doi.org/10.1177/009365001028002003

OECD. (2021). Children and digital risks. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/5d8d4b7f-en

Ramdani, Z., & Azizah, L. (2019). Pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 13(1), 33–41.

Sari, T. P., & Mitsalia, A. A. (2016). Pengaruh penggunaan gadget terhadap personal sosial anak usia prasekolah. Jurnal Profesi, 13(2), 72–78.

Sisbintari, A., & Setiawati, F. A. (2021). Hubungan intensitas penggunaan gadget dengan perkembangan motorik kasar anak. Jurnal Pendidikan Anak, 10(1), 15–24.

Twenge, J. M., & Campbell, W. K. (2018). Associations between screen time and lower psychological well-being among children and adolescents. Preventive Medicine Reports, 12, 271–283. https://doi.org/10.1016/j.pmedr.2018.10.003

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

We Are Social & Meltwater. (2023). Digital 2023: Indonesia.

Wijaya, A., & Nugroho, R. (2021). Dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan bahasa dan kreativitas anak. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 15(2), 145–156.

Wulandari, D., Rahman, F., & Utami, S. (2021). Dampak penggunaan gadget terhadap perilaku dan perkembangan anak. Jurnal Psikologi Perkembangan, 9(2), 88–99.

Downloads

Published

20-01-2026

How to Cite

Febrianthy, C., Irena Laras, Saepudin, Agus Jaenal, & Marwah Triyati. (2026). Melindungi Generasi Digital: Menerapkan Kontrol Orang Tua pada Gawai Anak untuk Pengalaman Online yang Aman: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 18125–18133. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4793