Pendampingan Pengembangan Kurikulum Berbasis Moderasi Beragama dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Bagi Mts dan MA Al-Muayyad Tegowanu Grobogan

Pengabdian

Authors

  • Slamet Panuntun STAI Walisembilan Semarang
  • Subaidi Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara
  • Aliwan STAI Walisembilan Semarang

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4830

Keywords:

religious moderation, curriculum development, information technology, community service, Islamic school

Abstract

The development of education in madrasahs plays an important role in shaping students’ religious, moderate, and adaptive character in response to contemporary challenges. In the digital era, religious education is required to systematically integrate the values of religious moderation into the curriculum and to be supported by the effective use of information technology. However, limitations in teachers’ competencies remain, particularly in integrating religious moderation values and optimally utilizing information technology in the learning process. This Community Service Program aimed to assist in the development of a curriculum based on religious moderation and to enhance teachers’ competencies in the use of information technology at MTs and MA Al-Muayyad Tegowanu, Grobogan Regency. The method employed was training and mentoring using a participatory approach involving 29 teachers. The results indicate a significant improvement in teachers’ understanding of religious moderation, their ability to design curricula and learning tools integrated with moderation values, and their skills in utilizing information technology. As a result, learning activities became more inclusive, contextual, and engaging for students. This program provides a tangible contribution to strengthening religious moderation and developing technology-based learning in madrasahs and has the potential to be replicated in other Islamic educational institutions.

References

Aliwan, Moh Fahsin, Abdul Latif Zen. (2025). Pengelolaan sedekah sampah rosok dalam mendukung operasional musolla al-ikhlas di desa guyangan godong kabupaten grobogan. 3296, 64–74. https://doi.org/https://doi.org/10.26623/dimastik.v3i1.11636

Al-Attas, S. M. N. (1999). The concept of education in Islam. Kuala Lumpur: International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC).

Ar, M. (2020). Moderasi beragama dalam perspektif pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 121–134.

Arif, M. (2020). Implementasi moderasi beragama dalam kurikulum pendidikan Islam. Jurnal Studi Keislaman, 6(1), 45–60.

Azra, A. (2020). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium III. Jakarta: Kencana.

Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.

Hamalik, O. (2017). Proses belajar mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hermawan, A. (2021). Pendidikan karakter berbasis nilai dan implikasinya terhadap sikap toleransi siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 85–97.

Hidayat, R., & Syamsul, B. (2021). Internalisasi moderasi beragama dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 18(2), 203–219.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Moderasi beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Mulyasa, E. (2017). Pengembangan dan implementasi kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nasution, S. (2020). Literasi digital dan penguatan karakter peserta didik. Jurnal Teknologi Pendidikan, 22(2), 98–110.

Piaget, J. (1970). Science of education and the psychology of the child. New York: Orion Press.

Rahmawati, D. (2021). Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Edukasi Islam, 10(1), 67–80.

Rusman. (2018). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. Jakarta: Rajawali Pers.

Suprapto. (2020). Pengembangan kurikulum berbasis nilai moderasi beragama. Jurnal Kurikulum dan Pembelajaran, 5(2), 141–153.

Sutrisno. (2019). Pendidikan Islam dan tantangan moderasi beragama di era digital. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 4(1), 1–15.

Suyanto, & Jihad, A. (2019). Menjadi guru profesional. Jakarta: Erlangga.

Tilaar, H. A. R. (2015). Pedagogik kritis: Perkembangan, substansi, dan implikasinya dalam pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Tyler, R. W. (2013). Basic principles of curriculum and instruction. Chicago: University of Chicago Press.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Wahyuni, S. (2021). Tantangan pemanfaatan teknologi informasi di madrasah. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(2), 112–125.

Zuhdi, M. (2018). Pendidikan Islam moderat dalam konteks keindonesiaan. Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 1–14.

Downloads

Published

06-01-2026

How to Cite

Slamet Panuntun, Subaidi, & Aliwan. (2026). Pendampingan Pengembangan Kurikulum Berbasis Moderasi Beragama dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Bagi Mts dan MA Al-Muayyad Tegowanu Grobogan : Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 16824–16830. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4830