Pelatihan Peer Educator Untuk Mendukung Manajemen Program Kesehatan Remaja dan Rujukan UKS di SMA Negeri 1 Kota Jambi

Authors

  • Margareta Pratiwi Universitas Prima Indonesia
  • Iswadi Universitas Prima Indonesia
  • Tiarnida Nababan Universitas Prima Indonesia
  • Refi Ikhtiari Universitas Prima Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4907

Keywords:

peer educator, remaja, UKS, manajemen program, rujukan

Abstract

Permasalahan kesehatan remaja di sekolah sering terlambat terdeteksi karena keterbatasan literasi kesehatan, rendahnya pemanfaatan UKS, serta belum optimalnya sistem rujukan internal sekolah ke UKS maupun layanan kesehatan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas siswa sebagai peer educator untuk mendukung manajemen program kesehatan remaja dan memperkuat mekanisme rujukan UKS di (nama sekolah), (kota/kabupaten). Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu (1) persiapan: koordinasi dengan pihak sekolah dan UKS, pemetaan kebutuhan, serta penyusunan modul; (2) pelaksanaan: pelatihan peer educator menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi kasus, simulasi konseling sebaya, serta praktik alur rujukan UKS; dan (3) pendampingan dan evaluasi: monitoring pelaksanaan edukasi sebaya, penguatan pencatatan sederhana UKS, serta evaluasi hasil. Sasaran kegiatan adalah (jumlah) siswa perwakilan kelas/OSIS/PMR sebagai peer educator, guru pembina UKS, dan petugas UKS. Evaluasi dilakukan dengan pretest–posttest pengetahuan, penilaian keterampilan melalui observasi simulasi (komunikasi, identifikasi masalah, dan rujukan), serta pemantauan output program (jumlah sesi edukasi sebaya, jumlah konsultasi ke UKS, dan ketepatan rujukan). Hasil yang diharapkan adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan peer educator, meningkatnya akses remaja terhadap layanan UKS, serta terbentuknya alur rujukan yang jelas dan terdokumentasi. Program ini berpotensi menjadi model pemberdayaan siswa untuk memperkuat pelayanan UKS dan keberlanjutan program kesehatan remaja di sekolah

References

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 73 Tahun 2014 tentang Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 25 Tahun 2014 tentang Upaya Kesehatan Anak.

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menko PMK Nomor 1 Tahun 2022 tentang Rencana Aksi Nasional Peningkatan Kesejahteraan Anak Usia Sekolah dan Remaja (RAN PIJAR).

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Surat Edaran Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Nomor 1725/C.C4/DM.00.02/2024 tentang Gerakan Sekolah Sehat.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi; Kementerian Kesehatan; Kementerian Agama; & Kementerian Dalam Negeri. (2022). Keputusan Bersama Nomor 03/KB/2022; HK.01.08/MENKES/1325/2022; 835 Tahun 2022; 119-5091.A Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Peningkatan Status Kesehatan Peserta Didik.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Pedoman Standar Nasional Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR).

World Health Organization. (2021). Guideline on school health services. World Health Organization.

World Health Organization & UNESCO. (2021). Making every school a health-promoting school: Global standards and indicators. World Health Organization.

United Nations Population Fund (UNFPA) & Youth Peer Education Network (Y-PEER). (2005). Standards for Peer Education Programmes. UNFPA.

Interagency Youth Working Group (IYWG) / FHI. (2010). Evidence-Based Guidelines for Youth Peer Education. FHI.

Dodd, S., Widnall, E., Russell, A. E., Curtin, E. L., Simmonds, R., Limmer, M., & Kidger, J. (2022). School-based peer education interventions to improve health: A global systematic review of effectiveness. BMC Public Health, 22, 2247.

National Population and Family Planning Board (BKKBN); Statistics Indonesia (BPS); Ministry of Health (Kemenkes); & ICF. (2018). Indonesia Demographic and Health Survey 2017. The DHS Program/ICF.

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Laporan Tematik Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023: Potret Kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan.

UNICEF Indonesia. (2019). Buku Panduan Siswa: Aksi Bergizi. UNICEF.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Petunjuk Teknis Penggerakan Aksi Bergizi di Sekolah/Madrasah/Pesantren. Kementerian Kesehatan.

Downloads

Published

10-01-2026

How to Cite

Margareta Pratiwi, Iswadi, Tiarnida Nababan, & Refi Ikhtiari. (2026). Pelatihan Peer Educator Untuk Mendukung Manajemen Program Kesehatan Remaja dan Rujukan UKS di SMA Negeri 1 Kota Jambi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 17110–17114. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4907